Pendiri Majalah Tempo Goenawan Mohamad Raih Penghargaan The Japan Foundation Awards 2022

Goenawan Mohamad dikerumuni wartawan di depan gedung Mahkamah Agung setelah sidang gugatan TEMPO pada Juni 1996. Setelah lengsernya Soeharto pada 1998, majalah Tempo kembali terbit hingga hari ini, bahkan, saat ini Tempo sudah menginjak usianya ke-50. Dok. TEMPO/Rully Kesuma

TEMPO.CO, Jakarta - Goenawan Mohamad menjadi salah seorang penerima The Japan Foundation Award 2022. Pendiri Majalah Tempo ini menjadi dinominasikan para ahli dan masyarakat umum setelah penyaringan melalui 74 nominasi.

The Japan Foundation Awards sejak 1973, telah mempersembahkan penghargaan itu untuk individu dan organisasi yang telah memberikan kontribusi signifikan untuk mempromosikan persahabatan internasional antara Jepang dan negara-negara lain melalui kegiatan akademik, seni, dan budaya lainnya. 

Dalam rilisnya, Goenawan Soesatyo Mohamad yang lahir pada 29 Juli 1941 adalah seorang intelektual pada generasinya di Asia yang merambah segala aspek yaitu jurnalis, aktivis sipil, penyair, dan sastrawan.

The Japan Foundations Awards 2022 untuk GM

Goenawan Mohamad atau yang kerap dipanggil GM memulai kariernya sebagai redaktur Harian KAMI (1969-1970). Lalu, pada 1971, ia meluncurkan majalah mingguan Tempo yang terus menekankan pentingnya kebebasan dan demokrasi di Indonesia. Namun, Majalah Tempo sempat dibredel rezim Soeharto karena pemberitaan majalah tentang pembelian kapal perang pada 1994. Meskipun mengalami kemunduran, tetapi Goenawan tidak tunduk pada tekanan dan tetap melanjutkan pendiriannya. Akhirnya, ketika Presiden Soeharto mengundurkan diri dan rezim berganti pada 1998, ia menghidupkan kembali Majalah Tempo dengan meluncurkan versi bahasa Inggris dan Koran Tempo.

Goenawan pun telah dianugerahi banyak penghargaan, antara lain Penghargaan Louis M. Lyons untuk Hati Nurani dan Integritas dalam Jurnalisme dari Universitas Harvard Nieman Fellowship (1997), Penghargaan Kebebasan Pers Internasional dari Committee to Protect Journalists (CPJ) (1998), International Press Freedom Award dari Committee to Protect Journalists (CPJ) (1998), dan penghargaan Editor of the Year dari World Press Review (1999).

Saat pekerjaannya sebagai jurnalis menjadi sukses, GM memperluas kegiatannya untuk memasukkan bidang puisi, drama, dan seni rupa bersama dengan tulisan-tulisannya. Hal ini ditunjukkan dengan jelas oleh pendirian Pusat Kesenian Komunitas Salihara, sebuah pusat penuh untuk mempromosikan seni berbasis budaya Indonesia. Dari sini, ia dianugerahi Ordo Seni dan Budaya Prancis dan Ordo Kebudayaan Indonesia.

Pada 1997, Goenawan Mohamad datang ke Jepang melalui Asia Leadership Fellowship yang didukung  Japan Foundation dan the International House of Japan. Saat itu, ia melanjutkan berpartisipasi dalam berbagai program yang terkait dengan Japan Foundation, menerima undangan dari akademisi Jepang, dan melakukan banyak penelitian organisasi. Akibatnya, kontribusinya semakin luas dalam pertukaran pengetahuan dengan Jepang. 

Kehadiran Goenawan Mohamad dalam pertukaran intelektual antara Indonesia dan Jepang dalam perspektif global yang berfokus pada Asia akan tetap signifikan ke depan. Alhasil, ia dianggap layak untuk menerima Japan Foundation Award 2022. Ia pun memiliki kemungkinan besar untuk menjadi calon penerima Nobel di masa depan dan akan masuk dalam daftar penerima penghargaan internasional bergengsi, seperti Haruki Murakami, novelis terkenal dunia  asal Jepang yang menerima penghargaan itu pada 2012.

Pada 18 Oktober 2022 nanti, Goenawan Mohamad akan berada di Tokyo untuk mengikuti upacara penghargaan The Japan Foundation Awards pada 18 Oktober 2022. Ia pun diharapkan memberikan kuliah umum selain pidato penerimaan anugerah itu pada kegiatan tersebut.

RACHEL FARAHDIBA R  I  SDA

Baca: 81 Tahun Goenawan Mohamad, Sastrawan Pendiri Majalah Tempo

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Mengenang 74 Tahun Arswendo Atmowiloto: Novelis dan Pengarang Serba Bisa Sejak 1980-an

2 hari lalu

Mengenang 74 Tahun Arswendo Atmowiloto: Novelis dan Pengarang Serba Bisa Sejak 1980-an

Arswendo Atmowiloto dikenal sebagai pengarang serba bisa dan sebagian besar karyanya berupa novel.


439 Media Meliput KTT G20 di Bali, 364 di Antaranya Media Asing

11 hari lalu

439 Media Meliput KTT G20 di Bali, 364 di Antaranya Media Asing

Setidaknya ada 439 media baik dari internasional maupun nasional yang meliput Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20.


Imigrasi Soekarno-Hatta Siapkan Hotline dan Konter Khusus Bagi 2.105 Jurnalis Asing di KTT G20

17 hari lalu

Imigrasi Soekarno-Hatta Siapkan Hotline dan Konter Khusus Bagi 2.105 Jurnalis Asing di KTT G20

Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana menginstruksikan kantor di Bandara Soetta, Bali, dan Surabaya memberikan layanan khusus kepada jurnalis asing


Dewan Pers dan Polri Teken Kerja Sama untuk Jamin Perlindungan Jurnalis

18 hari lalu

Dewan Pers dan Polri Teken Kerja Sama untuk Jamin Perlindungan Jurnalis

Dewan Pers dan Bareskrim Polri meneken perjanjian kerja sama untuk menjamin jurnalis dalam menjalankan kerja jurnalistiknya.


Mengenang Arie Hanggara, Bocah 7 Tahun Tewas Disiksa Ayahnya 38 Tahun Lalu

20 hari lalu

Mengenang Arie Hanggara, Bocah 7 Tahun Tewas Disiksa Ayahnya 38 Tahun Lalu

Kasus kematian Arie Hanggara pada 38 tahun lalu di tangan ayah kandungnya menjadi titik gelap dalam sejarah perlindungan anak di Indonesia.


Wartawan Tempo Jadi Salah Satu Pembicara Forum COP27 di Mesir

22 hari lalu

Wartawan Tempo Jadi Salah Satu Pembicara Forum COP27 di Mesir

Dalam Forum COP27, Majalah Tempo akan berbicara tentang liputan-liputannya yang sepanjang lima tahun ini juga berfokus pada isu-isu lingkungan.


Jurnalis Iran Ditahan setelah Menerbitkan Wawancara Ayah Mahsa Amini

24 hari lalu

Jurnalis Iran Ditahan setelah Menerbitkan Wawancara Ayah Mahsa Amini

Polisi Iran menahan jurnalis Nazila Maroufian setelah menerbitkan wawancara dengan ayah Mahsa Amini. Ia dipindahkan ke penjara Evin di Teheran.


Bamsoet Ajak Jurnalis Kaji Utusan Golongan ke MPR RI

24 hari lalu

Bamsoet Ajak Jurnalis Kaji Utusan Golongan ke MPR RI

KWP bisa menjadi tuan rumah menyelenggarakan diskusi tentang Utusan Golongan.


Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

28 hari lalu

Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

UGM memastikan kembali menggelar Anugerah Hamengku Buwono (HB) IX Award saat dies natalis ke-73.


Kutuk Serangan Siber terhadap Jurnalis, Dewan Pers Minta Polisi Segera Usut

32 hari lalu

Kutuk Serangan Siber terhadap Jurnalis, Dewan Pers Minta Polisi Segera Usut

Dewan Pers meminta kepada penegak hukum agar segera mengusut tuntas kasus intimidasi yang menimpa jurnalis