PKS Belum Pastikan Ikuti NasDem Umumkan Capres dan Koalisi November

Pipin Sopian, calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera. Awal karier politiknya dimulai dari staf ahli DPR. Foto: Pipin Sopian

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Pipin Sopian, mengatakan ada dua opsi untuk mengumumkan capres dan cawapres pilihan partainya yang bakal berlaga di Pemilu 2024. Pertama, kata dia, pengumuman capres dilakukan bersama mitra koalisi. Opsi lain adalah masing-masing partai dalam koalisi mengumumkan sendiri.

“Memang ada opsi yang bisa jadi kita bareng-bareng umumin itu, atau yang kedua, alternatifnya masing-masing partai umumkan, secara bertahap dilakukan,” kata Pipin kepada Tempo, Selasa, 27 September 2022.

PKS disebut-sebut bakal berkoalisi dengan Partai Demokrat dan Partai NasDem. Ketiganya mengatakan telah menjalin komunikasi yang intensif. Adapun hingga saat ini, hanya Partai NasDem yang telah mengumumkan tiga nama bakal capres sebelum dikerucutkan menjadi satu nama. Partai NasDem juga menyebut bakal mengumumkan koalisi dan capres yang diusung pada 10 November 2022 mendatang.

Pipin mengatakan koalisi yang akan dibentuk bersama Partai NasDem dan Partai Demokrat menjunjung tinggi prinsip kesetaraan. Sehingga, keputusan capres dari masing-masing partai bakal dihormati. Menurutnya, penentuan tanggal untuk mengumumkan koalisi dan capres di antara tiga calon mitra koalisi belum satu suara. Ia menegaskan jika penjajakan komunikasi dengan dua partai lain masih berproses menuju final.

“Belum final penentuan capres cawapres, apa proker yang akan dibangun, dan strategi pemenangan seperti apa,” kata dia.

 Majelis Syuro PKS masih himpun suara dari kader

Saat ini, kata Pipin, Majelis Syuro PKS masih menghimpun suara dari para kader di tingkat bawah sebelum menentukan capres dan cawapres yang dipilih. Majelis Syuro merupakan badan internal yang berwenang menentukan mitra koalisi dan capres cawapres.

Menurut Pipin, Majelis Syuro bakal segera mengumumkan mitra koalisi dan capres pada November mendatang. “Bulan lalu Majelis Syuro sudah berjalan, belum tahu apakah diumumkan November atau Desember. Informasinya mudah-mudahan November, karena domainnya di majelis,” ujarnya.

Sebelumnya, Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, mengatakan partainya akan mengumumkan koalisi untuk Pilpres 2024 pada 10 November 2022. Menurut dia, Surya Paloh juga akan mengumumkan capres yang diusung.

"Kan ada tiga nama nanti akan diumumkan sama babeh gue (Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh) November," kata dia di Jalan Prof DR Soepomo, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.

IMA DINI SHAFIRA | LANI DIANA 

Baca: Duduk Satu Meja dengan Anies Baswedan, Ahmad Sahroni: Nama Capres Koalisi Diumumkan 10 November






Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

57 menit lalu

Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

Jokowi kembali menyerukan soal stabilitas politik menjelang Pemilu Presiden dan Legislatif yang akan tinggal setahun lagi, yaitu pada Februari 2024.


9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

2 jam lalu

9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

Menjelang Pilpres 2024 situasi politik mulai memanas. Presiden Jokowi setidaknya melalui 8 pernyataannya dianggap endorse kepada pihak tertentu.


Begini Komentar Prabowo soal Jokowi Dukung Capres Berambut Putih

19 jam lalu

Begini Komentar Prabowo soal Jokowi Dukung Capres Berambut Putih

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mendukung calon presiden berambut putih.


Jokowi Ajak Relawan Pilih Capres Berambut Putih, PDIP: Tak Endorse Siapa pun

22 jam lalu

Jokowi Ajak Relawan Pilih Capres Berambut Putih, PDIP: Tak Endorse Siapa pun

PDIP menganggap omongan Jokowi di acara relawan Nusantara Bersatu soal sosok capres berambut putih tak mendukung siapa pun. PDIP masih tunggu Megawati


Demokrat Kritik Analogi Jokowi: Keriput dan Rambut Putih Tanda Penuaan

1 hari lalu

Demokrat Kritik Analogi Jokowi: Keriput dan Rambut Putih Tanda Penuaan

Demokrat menilai ucapan Jokowi bahwa pemimpin yang memikirkan rakyat adalah yang berambut putih dan memiliki keriput sebagai pembodohan.


Demokrat Kritik Acara Nusantara Bersatu: Lebih Baik Dananya Untuk Korban Gempa Cianjur

1 hari lalu

Demokrat Kritik Acara Nusantara Bersatu: Lebih Baik Dananya Untuk Korban Gempa Cianjur

Partai Demokrat menyebut dana acara Nusantara Bersatu lebih baik disalurkan untuk korban Gempa Cianjur.


Jokowi Beri Dukungan Capres Berambut Putih Mengarah ke Ganjar, Begini Reaksi Gerindra

1 hari lalu

Jokowi Beri Dukungan Capres Berambut Putih Mengarah ke Ganjar, Begini Reaksi Gerindra

Presiden Jokowi kembali memberikan sinyal dukungan kepada capres. Kali ini, ia hanya menyebut capres yang dimaksud berambut putih dan berkeriput


UU IKN Direvisi Meski Baru Berumur 9 Bulan, Ini Kata Pengamat

2 hari lalu

UU IKN Direvisi Meski Baru Berumur 9 Bulan, Ini Kata Pengamat

Rencana pemerintah merevisi UU IKN yang baru berumur 9 bulan menuai kritik


Taufik Basari Jelaskan Alasan NasDem Abstain Usulan Revisi UU IKN,

3 hari lalu

Taufik Basari Jelaskan Alasan NasDem Abstain Usulan Revisi UU IKN,

Taufik Basari menyatakan NasDem abstain terkait usulan revisi UU IKN karena beberapa alasan.


PKS Instruksikan DPW dan DPD Turun Bantu Korban Gempa Cianjur

7 hari lalu

PKS Instruksikan DPW dan DPD Turun Bantu Korban Gempa Cianjur

Ahmad Syaikhu, menginstruksikan DPW Jawa Barat dan DPD Kabupaten Cianjur untuk turun ke lapangan membantu korban gempa Cianjur