Mentan Dorong Peserta P4S Terapkan Smart Farming


INFO NASIONAL - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong petani yang tergabung di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) menerapkan smart farming.

Peranan P4S akan terus diperkuat melalui akselerasi networking dan kolaborasi dengan pemerintah dan private sector sehingga mampu mendongkrak pengembangan usaha tani di pedesaan sekaligus tumbuhnya petani milenial.

"Dengan kerja sama di lapangan kita bisa akselerasi pertanian ini makin maju. Oleh karena itu, dengan hadirnya P4S tentu saja menjadi lembaga - lembaga swadaya masyarakat yang Insyahallah Kementerian Pertanian akan mem-backup dan konsepsinya akan diperkuat," kata Mentan SYL pada acara Puncak Forum Nasional (Fornas) P4S dan Pembukaan Magang Petani P4S di Bali, Senin, 26 September 2022.

Dalam melakukan penguatan kapasitas kelembagaan P4S ini, Kementerian Pertanian mendorong melalui berbagai upaya, salah satunya melalui penguatan permodalan dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di bidang pertanian. Melalui program ini Petani dapat terbantu dalam mengembangkan budidaya pertanian mulai dari hulu hingga hilir.

"Kita bersyukur Pak Jokowi sudah siapkan KUR untuk permodalan. Ini bukan bantuan tapi permodalan dengan hitung- hitungan yang jelas. Jadi kita bicara bahwa pertanian dalam konteks bisnis yang terus berputar," tutur Mentan.

Dalam kesempatan ini, Mentan turut melantik kepengurusan P4S periode 2022 - 2027. Ia meminta mereka segera mengimplementasikan berbagai inovasi pertanian yang sudah didapatkan dalam berbagai pelatihan yang diberikan Kementan. 

"Contoh yang ada di Bali sudah bagus, enggak usah pake teori-teori deh. Jadi yang pertanian yang bagus di suatu tempat, yang best practice, langsung pindahkan juga ke tempat lain. Petani milenial yang bagus juga, ayo kerja karena Tuhan sudah berikan kita alam, matahari selalu ada, angin bertiup dengan cukup, air setiap saat ada, tanah di dataran rendah, tinggi bahkan bukit kita punya," kata Mentan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menambahkan Kementan melalui BPPSDMP mendorong beberapa P4S untuk menjadi sasaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait Pertanian Presisi dan Regeneratif. 

"Kegiatan Fornas P4S dilakukan secara hybrid dihadiri forum komunikasi nasional, forum komunikasi P4S provinsi, P4S model, dan P4S swadaya dan bersamaan dilakukan kegiatan magang bagi petani," ucap Dedi.

Dedi mengatakan P4S tumbuh secara swadaya dengan dilatar belakangi oleh motivasi petani atau pelaku usaha agribisnis yang sukses dalam usahanya untuk membagi pengalaman dan kiat-kiat keberhasilannya kepada sesama petani melalui proses pelatihan dan permagangan di bidang pertanian/perdesaan.

"P4S itu mitra Kementerian Pertanian dalam membangun sektor pertanian. P4S siap implementasikan smart faming dan implementasi KUR di daerah masing -masing,"kata Dedi. 

Kegiatan Fornas P4S berlangsung pada tanggal 24–27 September 2022, sementara kegiatan magang petani penerima manfaat program READSI di P4S di Bali akan berlangsung sampai tanggal 9 Oktober 2022. Adapun rangkaian yang telah dilaksanakan antara lain sosialisasi aplikasi tim lumbungin, focus group discussion, serta musyawarah nasional P4S ke-5. "Melalui rangkaian pelatihan dan kegiatan ini, P4S siap menjadi pusat memperbaharuan pertanian di desa masing -masing," kata Dedi.

Sebagai informasi, dalam acara Puncak P4S di Bali, Mentan menerima 4 penghargaan sekaligus, yakni penghargaan dari KTNA Nasional sebagai pelopor peningkat kapasitas petani melalui pelatihan sejuta petani dan penyuluh.

Selanjutnya, penghargaan DPM/DPA sebagai pelopor penguatan petani millenial melalui pelatihan sejuta petani dan penyuluhan, penghargaan Forum Komunikasi P4S sebagai pelopor P4S sebagai pembaharuan pedesaan, dan penghargaan dari DPP Perhiptani atas jasa sebagai inisiator pelatihan sejuta petani dan penyuluh secara hybrid. (*)






BPIP Minta Masyarakat Waspadai Terorisme

8 jam lalu

BPIP Minta Masyarakat Waspadai Terorisme

Terorisme adalah produk akhir dari sikap intoleransi dan radikalisme.


Rayakan Hari Disabilitas, Kemensos Serahkan ATENSI di 31 Titik

13 jam lalu

Rayakan Hari Disabilitas, Kemensos Serahkan ATENSI di 31 Titik

Asistensi Sosial ini merupakan implementasi dari Program Indonesia Melihat, Indonesia Mendengar, Indonesia Melangkah, Pembebasan Pasung, dan operasi katarak.


Komisi IV Minta Bulog Bersiap Serap Beras Petani saat Panen Raya

14 jam lalu

Komisi IV Minta Bulog Bersiap Serap Beras Petani saat Panen Raya

Panen raya diperkirakan berlangsung pada Maret 2023.


Pertamina Kini Digitalisasi Refuelling di 8 Depot Pengisian Pesawat Udara

17 jam lalu

Pertamina Kini Digitalisasi Refuelling di 8 Depot Pengisian Pesawat Udara

Delapan depot tersebut berada di Makassar, Bali, Surabaya, Jakarta, Medan, Batam, Pontianak, dan Padang.


Di Musda IX HIPPI Fadel Muhammad Jabarkan IKN dan Tantangan Jakarta

18 jam lalu

Di Musda IX HIPPI Fadel Muhammad Jabarkan IKN dan Tantangan Jakarta

Jakarta tetap menjadi pusat bisnis dan di Kalimantan Timur menjadi pusat pemerintahan.


Menilik Potensi Wisata Pulau Berhala

19 jam lalu

Menilik Potensi Wisata Pulau Berhala

Pulau Berhala merupakan areal peneluran penyu. Wisatawan juga dapat melihat lumba-lumba.


Gus Muhaimin Minta Masalah Kepulauan Widi Ditelusuri

19 jam lalu

Gus Muhaimin Minta Masalah Kepulauan Widi Ditelusuri

Kabar tentang lelang Kepulauan Widi sedang viral.


DPR Pastikan UU KUHP Telah Akomodir Seluruh Aspirasi Masyarakat

19 jam lalu

DPR Pastikan UU KUHP Telah Akomodir Seluruh Aspirasi Masyarakat

Bambang Pacul menyatakan DPR telah melakukan berbagai dialog publik dan sosialisasi dengan berbagai elemen masyarakat.


BPS Apresiasi Pemerintah Mampu Jaga Harga Pangan Stabil

19 jam lalu

BPS Apresiasi Pemerintah Mampu Jaga Harga Pangan Stabil

BPS menyarankan pemerintah sediakan gudang untuk menampung berbagai komoditas saat panen raya.


BPS: KSA Metode Terbaik untuk Hitung Produksi Beras

20 jam lalu

BPS: KSA Metode Terbaik untuk Hitung Produksi Beras

Setiap bulan 6.223 petugas BPS mengamati 229.437 titik di seluruh Indonesia.