Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal, Diduga Ada Peran Cukong Malaysia

Konferensi pers penyeludupan PMI ilegal di Mapolda Kepulauan Riau. TEMPO/Yogi Eka Sahputra

TEMPO.CO, Batam - Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri berhasil menyelamatkan tujuh orang korban Tenaga Kerja Indonesia atau TKI ilegal yang akan dikirim ke Malaysia. Polisi juga berhasil menangkap satu orang tersangka berinisial A (42 tahun) yang berperan sebagai penampung sekaligus mengurus pemberangkatan TKI ilegal ke Malaysia dari Batam. 

Pengungkapan kasus dilakukan oleh Subdit IV Dit Reskrimum Polda Kepri tanggal 22 September 2022. Berawal dari laporan pihak keluarga korban kepada polisi.

"Laporan itu menyebutkan salah satu keluarga pelapor akan diberangkatkan ke Malaysia secara non prosedural dan keluarga korban ini keberatan,"  ujar Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Jefri Ronald Parulian Siagian, saat Konferensi Pers di Mapolda Kepri, Senin 26 September 2022.

Jefri melanjutkan, melalui laporan keluarga tersebut ia menelusuri beberapa titik pelabuhan yang menjadi rencana lokasi pelabuhan korban akan diberangkatkan. "Kita periksa melalui foto keluarga, ditemukan korban akan dijadwalkan akan berangkat melalui Pelabuhan Harbour Bay," katanya. 

Ketika dilakukan pemeriksaan di lokasi pelabuhan, polisi juga mendapati satu orang yang diduga berperan membantu memberangkatkan para pekerja ke Negeri Jiran. "Setidaknya jumlah korban ada tujuh orang dan ketujuh orang ini berasal dari Lampung, Palembang, dan juga berasal dari Madura," katanya. 

Jefri melanjutkan, modus penyeludupan TKI ilegal ini dengan cara cukong yang berada di Malaysia memberikan modal kepada tersangka untuk merekrut warga Indonesia yang ingin bekerja di Malaysia. "Cukong memberikan setidaknya uang sebesar Rp 18 juta kepada tersangka," ujar Jefri. 

Barang bukti yang diamankan adalah tujuh buah passport, 1 unit handphone, uang tunai Rp.5,6 juta, satu unit Mobil merk Toyota Calya dan 7 tiket Boarding Pass. Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 81 Jo Pasal 83 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dengan ancaman paling lama 10 Tahun dan denda paling banyak Rp. 15 miliar.

YOGI EKA SAHPUTRA

Baca: Pengiriman Pekerja Migran ke Malaysia Disetop, Ini Biang Keroknya






Nurul Izzah Putri Anwar Ibrahim Terjun ke Politik Demi Bela Sang Ayah Saat Usia 19 Tahun

16 jam lalu

Nurul Izzah Putri Anwar Ibrahim Terjun ke Politik Demi Bela Sang Ayah Saat Usia 19 Tahun

Demi membela Anwar Ibrahim, sang istri Wan Azizah, dan putri sulungnya, Nurul Izzah terjun ke dunia politik Malaysia. Saat itu Izzah masih 19 tahun.


Anwar Ibrahim Disarankan Rekrut Menteri dari Kalangan Profesional

16 jam lalu

Anwar Ibrahim Disarankan Rekrut Menteri dari Kalangan Profesional

PM Malaysia Anwar Ibrahim seharusnya tidak membatasi kabinetnya kepada anggota parlemen atau politisi yang mendukung pemerintahannya.


Kisah Wan Azizah Istri PM Malaysia Anwar Ibrahim, Pontang-panting Bela Suaminya Saat Dijebloskan ke Penjara

17 jam lalu

Kisah Wan Azizah Istri PM Malaysia Anwar Ibrahim, Pontang-panting Bela Suaminya Saat Dijebloskan ke Penjara

PM Malaysia ke-10 Anwar Ibrahim pernah 2 kali dijebloskan ke penjara. berikut upaya istrinya, Wan Azizah membersihkan nama baik suaminya.


Anwar Ibrahim Saat Dipenjara, B J Habibie Kirim Surat ke Otoritas Malaysia: Jangan Apa-apakan Adik Saya

18 jam lalu

Anwar Ibrahim Saat Dipenjara, B J Habibie Kirim Surat ke Otoritas Malaysia: Jangan Apa-apakan Adik Saya

Anwar Ibrahim Perdana Menteri Malaysia ke-10 itu sebut hubungannya dengan BJ Habibie sebagai abang-adik. Berikut beberapa kenangannya.


Sultan Brunei Jadi Sopir Anwar Ibrahim, dari Bandara ke Kantor PM Malaysia

18 jam lalu

Sultan Brunei Jadi Sopir Anwar Ibrahim, dari Bandara ke Kantor PM Malaysia

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah merupakan pemimpin asing pertama yang bertemu PM Malaysia Anwar Ibrahim.


10 Fakta Menarik Malaysia, Negara Monarki yang Dipimpin PM Baru Anwar Ibrahim

20 jam lalu

10 Fakta Menarik Malaysia, Negara Monarki yang Dipimpin PM Baru Anwar Ibrahim

Berikut fakta unik Malaysia, negara kesultanan yang pernah berganti nama dan pernah dijajah oleh Inggris


Alasan Anwar Ibrahim Ogah Pakai Mobil Dinas Mercy Baru: Jangan Boros

21 jam lalu

Alasan Anwar Ibrahim Ogah Pakai Mobil Dinas Mercy Baru: Jangan Boros

PM Malaysia Anwar Ibrahim menolak menggunakan mobil dinas Mercedes S600 yang baru dibeli untuknya. Sebelumnya dia menolak mengambil gaji.


Anwar Ibrahim Tolak Mobil Dinas Baru Mercedes-Benz S600, Gunakan yang Lama

1 hari lalu

Anwar Ibrahim Tolak Mobil Dinas Baru Mercedes-Benz S600, Gunakan yang Lama

PM Malaysia Anwar Ibrahim menolak menggunakan limusin Mercedes-Benz S600 sebagai mobil dinasnya, meski sudah terlanjur dibeli pemerintahan sebelumnya.


Dinikmati Warga Kaya, Anwar Ibrahim Tinjau Pemberian Subsidi

1 hari lalu

Dinikmati Warga Kaya, Anwar Ibrahim Tinjau Pemberian Subsidi

Malaysia Anwar Ibrahim sedang mempertimbangkan program subsidi BBM, listrik, minyak goreng, gula yang selama ini diberikan ke seluruh warga.


KBRI Gunakan Aplikasi untuk Data WNI di Malaysia

1 hari lalu

KBRI Gunakan Aplikasi untuk Data WNI di Malaysia

KBRI di Kuala Lumpur mulai menggunakan aplikasi KBRIKL APP untuk mendata jumlah dan keberadaan warga negara Indonesia di Malaysia.