Duit Bantuan Korban Badai Seroja dan Dana CSR Rp1 Miliar Kota Kupang Raib

Ilustrasi korupsi

TEMPO.CO, Kupang -  Dewan Perwakilan Rakrat Daerah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengungkap raibnya dana bantuan badai Seroja senilai Rp150 juta dan dana CSR senilai Rp860 juta.

"Dana Seroja itu merupakan bantuan langsung bagi masyarakat Kota Kupang yang harusnya dipertanggungjawabkan," kata kata anggota DPRD Kota Kupang, Ewalde Taek, Senin, 26 September 2022.

Dana Seroja itu merupakan bantuan dari Pemerintah Ambon bagi masyarakat Kota Kupang yang terdampak badai Seroja pada 2021. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy dalam kunjungannya ke Kota Kupang, Sabtu, 16 April 2022, bertempat di Hombu Dojo Shoto-Kai Sikumana Kota Kupang.

Selain dana Seroja, DPRD Kota Kupang juga menemukan dana bantuan CSR dari Indomart dan Bank Indonesia senilai Rp860 juta tidak dipertanggungjawabkan dan hilang. "Uangnya hilang begitu saja, tidak ada pertanggungjawaban penggunaan dan peruntukannya," kata Ketua DPRD kota Kupang, Yeskiel Loudoe.

Jumlah uang tersebut adalah dana CSR dari Indomaret untuk pemeliharaan lampu taman senilai Rp380 juta dan dana CSR dari Bank Indonesia untuk pembangunan rumah tenun di Kecamatan Alak senilai Rp480 juta.

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Foenay mengaku tidak tahu-menahu keberadaan bantuan dana Seroja tersebut. "Bantuan Seroja untuk Pemkot Kupang itu langsung diterima wali kota. Selanjutnya pengunaan tidak tahu," kata Fahrensy.

Dia juga mengaku tidak tahu-menahu soal penggunaan dana CSR senilai Rp860 juta untuk pemeliharaan taman dan rumah tenun. "Bantuan-bantuan itu tidak pernah tercatat dalam aset dan tidak tahu penggunaannya," tegas Fahrensy.

Menanggapi jawaban Sekda Kota Kupang, DPRD Kota Kupang meminta Inspektorat melakukan audit untuk ditindaklanjuti aparat hukum.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Pemerintah Akan Buka 200 Ribu Hektar Lahan Sorgum, Dimulai dari 15 Ribu Hektare di NTT

18 jam lalu

Pemerintah Akan Buka 200 Ribu Hektar Lahan Sorgum, Dimulai dari 15 Ribu Hektare di NTT

Moeldoko mengatakan pemerintah menargetkan pembukaan 200 ribu hektar untuk pengembangan komoditas sorgum.


Pemerintah Siapkan Pembangunan Rumah Khusus Korban Bencana Cianjur

3 hari lalu

Pemerintah Siapkan Pembangunan Rumah Khusus Korban Bencana Cianjur

Pemerintah daerah telah menyiapkan tanah seluas 2,5 hektare.


Gubernur NTT Tutup PORPROV NTT VIII Tahun 2022

4 hari lalu

Gubernur NTT Tutup PORPROV NTT VIII Tahun 2022

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) resmi menutup Porprov NTT VIII tahun 2022


Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

5 hari lalu

Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

Sebelum ada pencabutan Pergub Nomor 85 Tahun 2022 mengenai pengelolaan Taman Nasional Komodo, Pemprov NTT sempat mendapat surat dari Menteri KLHK.


Lebih Jauh Trauma Healing: Penyembuhan Psikis dan Meraih Lagi Kendali Hidup

7 hari lalu

Lebih Jauh Trauma Healing: Penyembuhan Psikis dan Meraih Lagi Kendali Hidup

Tujuan dari trauma healing adalah untuk memberikan perasaan kepada korban bahwa mereka memiliki kendali atas hidup mereka kembali.


Mengenal Post Traumatic Stress Disorder, Trauma para Korban Bencana Alam

8 hari lalu

Mengenal Post Traumatic Stress Disorder, Trauma para Korban Bencana Alam

Para korban bencana gempa bumi itu trauma setelah baru saja mengalami bencana alam, sehingga memilih bertahan di banyak tempat pengungsian.


Penjarahan saat Bencana, Ini Hukuman Bagi Pelaku

10 hari lalu

Penjarahan saat Bencana, Ini Hukuman Bagi Pelaku

Pelaku penjarahan saat terjadi bencana bisa dihukum berat. Ini rinciannya


Kasus Tumpahan Minyak Montara, Luhut: Perusahaan Asal Thailand Setuju Bayar Ganti Rugi Rp 2 Triliun

11 hari lalu

Kasus Tumpahan Minyak Montara, Luhut: Perusahaan Asal Thailand Setuju Bayar Ganti Rugi Rp 2 Triliun

Menko Luhut Pandjaitan membeberkan kabar terbaru kasus tumpahan minyak Montara. Salah satunya soal PTTEP yang setuju membayar ganti rugi Rp 2 triliun.


Perilaku Looting Behaviour, Penjarahan Saat Bencana yang Perlu Diwaspadai

11 hari lalu

Perilaku Looting Behaviour, Penjarahan Saat Bencana yang Perlu Diwaspadai

Looting behavior atau penjarahan merupakan perilaku yang sering ditemui saat terjadi bencana di suatu tempat.


KKP Tingkatkan Produktivitas Garam NTT

16 hari lalu

KKP Tingkatkan Produktivitas Garam NTT

Wilayah Oeteta dan Merdeka merupakan bagian dari wilayah Teluk Kupang yang sudah dimanfaatkan sebagai tempat dilakukannya kegiatan tambak garam