Survei CSIS: Generasi Muda Ingin Pemimpin Jujur dan Bebas Korupsi di Pemilu 2024

Reporter

Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, saat ditemui seusai diskusi Darurat Pemilu 2019 di Auditorium Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 27 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Centre for Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil survei terhadap keinginan generasi muda memiliki pemimpin jujur dan bebas korupsi pada pemilu 2024. Hasil survei ini mengalami perubahan minat masyarakat pada dua pemilu terakhir yaitu 2014 dan 2019.

Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes menyatakan, populasi masyarakat umum dan populasi muda saat 2014 dan 2019 cenderung menginginkan karakteristik pemimpin yang merakyat, sederhana, dan lainnya.

"Sekarang terjadi perubahan ya, menjelang pemilu 2024 nanti sebagian besar, sebagian dari populasi muda itu justru menginginkan corak atau karakter pemimpin yang jujur dan tidak korupsi", kata Arya di Auditorium CSIS, Senin, 26 September 2022.

Keinginan generasi muda untuk memiliki pemimpin bebas korupsi menduduki peringkat pertama dengan angka 34,8 persen dan diposisi kedua barulah karakteristik merakyat dan sederhana 15,9 persen.

Karena perolehan angka yang cukup tinggi, Arya menjelaskan bahwa generasi di masa yang akan datang membutuhkan pemimpin jujur, berintegritas, dan tentunya bersih dari korupsi.

Perubahan minat dipengaruhi pandemi

Masih berkaitan dengan karakteristik pemimpin, survei CSIS menunjukkan 3 keinginan teratas generasi muda untuk pemimpin dimasa akan datang, yakni harus memiliki kemampuan membuat perubahan (28,7 persen), kemampuan memimpin di saat situasi krisis (21,0 persen), dan kemampuan membuat kebijakan yang inovatif (14,8 persen).

Menurut Arya, keinginan generasi muda ini bisa jadi dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia selama 2 tahun terkahir. Pemilih atau generasi muda, kata Arya mungkin ke depannya Indonesia akan menghadapi krisis lain dengan tingkatan atau level yang berbeda sehingga mempengaruhi pemilih (generasi muda) untuk memiliki pemimpin dengan karakteristik tersebut.

"Ke depan tidak menutup kemungkinan juga akan ada krisis-krisis yang kita lalui, baik krisis dibidang kesehatan, krisis dibidang lingkungan, energi, ketahanan pangan, dan segala macam", kata dia.

Survei CSIS ini dilakukan pada proporsi pemilih muda berusia 17-39 tahun (generasi Z usia 17-24 tahun dan generasi milenial usia 24-39 tahun) dan dilakukan pada periode 8-13 Agustus 2022.

Penarikan sampel menggunakan multistage random sampling terhadap 1.200 responden di 34 provinsi dan telah dilakukan proses kendali mutu dengan data yang valid dianalais sebesar 1.192 sample. Menggunakan 1.192 sample, margin of error sebanyak +/-2,84 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

CSIS melakukan survei ini untuk mengukur dan mengetahui preferensi politik muda ke depan tentang calon presiden dan partai poltik.

GADIS OKTAVIANI 

Baca: Survei Charta Politika: Ganjar Teratas dengan 31,3 Persen, Disusul Prabowo dan Anies






Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

1 jam lalu

Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

Jokowi kembali menyerukan soal stabilitas politik menjelang Pemilu Presiden dan Legislatif yang akan tinggal setahun lagi, yaitu pada Februari 2024.


Survei Voxpol Center: Pemilih Anies Baswedan Lihat Prestasi, Prabowo Dipilih karena Ketegasan

2 jam lalu

Survei Voxpol Center: Pemilih Anies Baswedan Lihat Prestasi, Prabowo Dipilih karena Ketegasan

Pangi mengatakan pemilih Anies Baswedan sebagai calon presiden memilih berdasarkan alasan rasional. Musababnya, pemilih Anies melihat kinerja


Pengamat Ungkap Beda Karakter Pemilih Anies, Ganjar dan Prabowo

2 jam lalu

Pengamat Ungkap Beda Karakter Pemilih Anies, Ganjar dan Prabowo

Pangi Syarwi Chaniago, menyebut para pemilih Anies Baswedan, Prabowo dan Ganjar Pranowo memilki karakteristik berbeda dalam menentukan pilihan.


9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

3 jam lalu

9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

Menjelang Pilpres 2024 situasi politik mulai memanas. Presiden Jokowi setidaknya melalui 8 pernyataannya dianggap endorse kepada pihak tertentu.


KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI, Mensesneg Ungkap Rotasi Matra Jadi Pertimbangan

18 jam lalu

KSAL Yudo Margono Calon Panglima TNI, Mensesneg Ungkap Rotasi Matra Jadi Pertimbangan

Jokowi mengirimkan surpres ihwal usulan nama calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa yaitu KSAL Laksamana Yudo Margono


Begini Komentar Prabowo soal Jokowi Dukung Capres Berambut Putih

20 jam lalu

Begini Komentar Prabowo soal Jokowi Dukung Capres Berambut Putih

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mendukung calon presiden berambut putih.


Respons Prabowo soal Jokowi Ajak Relawan Pilih Capres Berambut Putih

22 jam lalu

Respons Prabowo soal Jokowi Ajak Relawan Pilih Capres Berambut Putih

Jokowi menyebut ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat memiliki banyak keriput pada wajahnya dan berambut putih.


Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

1 hari lalu

Survei: Publik Percaya Kasus Teddy Minahasa Bukti Ada Persaingan Tidak Sehat di Polri

Survei menunjukkan 58,8 persen publik percaya adanya persaingan tidak sehat di tubuh Polri dalam kasus Teddy Minahasa.


Dukungan Warga Jepang ke Fumio Kishida Turun Lagi

1 hari lalu

Dukungan Warga Jepang ke Fumio Kishida Turun Lagi

Survei yang dipublikasi Kyodo memperlihatkan dukungan untuk Fumio Kishida turun ke level terendah yang dipicu serangkaian masalah.


Demokrat Kritik Acara Nusantara Bersatu: Lebih Baik Dananya Untuk Korban Gempa Cianjur

1 hari lalu

Demokrat Kritik Acara Nusantara Bersatu: Lebih Baik Dananya Untuk Korban Gempa Cianjur

Partai Demokrat menyebut dana acara Nusantara Bersatu lebih baik disalurkan untuk korban Gempa Cianjur.