Sidang Etik Kasus Brigadir J Dilanjutkan Senin Mendatang, Giliran Ipda Arsyad Daiva Gunawan yang Hadapi KKEP

Reporter

Editor

Febriyan

Ekspresi Ferdy Sambo saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinasnya di Jalan Duren Tiga Barat, Jakarta, Selasa, 30 Agustus 2022. Rumah dinas ini adalah tempat kejadian perkara eksekusi Brigadir Yosua setelah sebelumnya direncanakan di rumah pribadi Ferdy di Jalan Saguling 3. Letak kedua rumah ini dekat dengan jarak hanya sekitar satu kilometer. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta -  Polri akan melanjutkan sidang etik atas dugaan pelanggaran penanganan kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat pada Senin, 26 Agustus 2022. Komite Kode Etik Polri (KKEP) akan menyidangkan mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Arsyad Daiva Gunawan 

“Rencana demikian, sidang lanjutan (Ipda Arsyad) Senin (26/9),” kata Kepala Bagian Penerangan Umum, Komisaris Besar Polisi Nurul Azizah, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 24 September 2022.

Sidang etik terhadap Arsyad awalnya dijadwalkan pada Kamis 15 September 2022. Sidang tersebut ditunda dikarenakan satu dari empat saksi yang harus dimintai keterangan tidak bisa hadir karena alasan sakit. 

Keempat saksi yang dimintai keterangannya, yakni AKBP AR (Arif Rahman Arifin), AKP RS, Komisaris Polisi IR, dan Brigaris Polisi Satu RRM. AKBP Arif Rahman Arifin merupakan saksi yang disebut sempat mengalami sakit.

Nurul menyatakan, selain empat saksi tersebut, pimpinan sidang KKEP juga meminta tambahan dua orang saksi untuk dihadirkan, yaitu RS dan Kompol AS.

Tuduhan terhadap Arsyad

Arsyad yang merupakan putra anggota DPR, Heri Gunawan, menghadapi sidang etik karena dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugas mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan. 

Arsyad disebut terlibat dalam pengolahan TKP di rumah dinas Sambo itu. Dia meluncur ke TKP setelah mendapatkan perintah dari Sambo bersama mantan Kanit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Rifaizal Samual, dan mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Rheky Nellson Soplanit.

“Tidak profesional di TKP, dia kan mendatangi TKP pertama kali, dia, Kanit (AKP Rifaizal Samual) sama dengan Kasat Reserse Polres Metro Jakarta Selatan,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Jumat, 16 Agustus 2022.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan Ferdy Sambo yang sempat dilihat Tempo, Sambo awalnya menghubungi Ridwan Soplanit yang kebetulan rumah dinasnya bersebelahan. 

Ridwan kemudian menghubungi anak buahnya Rifaizal Samual untuk mengolah TKP tersebut. Olah TKP dianggap tak profesional setelah tim penyidik dari Polres Jakarta Selatan tidak menyita alat bukti dan mengamankan pada saksi kejadian itu. Alat bukti dan saksi itu justru dibawa oleh personil Biro Provos dan Biro Paminal atas perintah Sambo. 

Selanjutnya, TKP buru-buru dibersihkan






LPSK Layangkan Surat Rekomendasi ke Jaksa agar Tuntutan Bharada E Diringankan

10 jam lalu

LPSK Layangkan Surat Rekomendasi ke Jaksa agar Tuntutan Bharada E Diringankan

LPSK mengirimkan surat rekomendasi kepada Kejaksaan Agung agar penuntut umum menuntut ringan Bharada E atau Richard Eliezer.


Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi, Mengampuni Setelah Yosua Melecehkannya

11 jam lalu

Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi, Mengampuni Setelah Yosua Melecehkannya

Sebelum pernyataan mengampuni dan meminta Brigadir J resign, Putri Candrawathi menceritakan tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan Yosua.


Eksklusif Pengakuan Konfrontir: Ferdy Sambo Perintahkan Ajudannya Pindahkan SIM Card ke iPhone

14 jam lalu

Eksklusif Pengakuan Konfrontir: Ferdy Sambo Perintahkan Ajudannya Pindahkan SIM Card ke iPhone

Di lantai dua rumah itu, Ferdy Sambo menyodorkan amplop putih berisi uang kepada ketiga terdakwa.


Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi, Minta Yosua Resign setelah Melecehkannya

15 jam lalu

Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi, Minta Yosua Resign setelah Melecehkannya

Setelah Ricky dan Yosua naik ke kamar di lantai 2, kata Putri Candrawathi, dia menenangkan Yosua agar tidak terjadi keributan.


Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi soal Peristiwa Magelang: Kejam Kamu Yos!

16 jam lalu

Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi soal Peristiwa Magelang: Kejam Kamu Yos!

Sejurus kemudian, menurut Putri Candrawathi, terjadilah adegan-adegan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J.


Eksklusif: Misteri Noda Darah di Kasur Kamar Putri Candrawathi

18 jam lalu

Eksklusif: Misteri Noda Darah di Kasur Kamar Putri Candrawathi

Dari olah tempat kejadian perkara, ditemukan adanya noda darah di kamar utama. Padahal Putri Candrawathi tidak sedang menstruasi.


Sidang Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan, Ini Jadwalnya

1 hari lalu

Sidang Ferdy Sambo Cs Kembali Digelar Pekan Depan, Ini Jadwalnya

Sidang kasus pembunuhan berencana dan obstruction of justice dengan terdakwa Ferdy Sambo cs kembali digelar pekan depan.


Kasus Brigadir J, Hakim Perintahkan Jaksa Hadirkan Ketua RT Kompleks Duren Tiga Secara Daring

1 hari lalu

Kasus Brigadir J, Hakim Perintahkan Jaksa Hadirkan Ketua RT Kompleks Duren Tiga Secara Daring

Majelis hakim memerintahkan JPU menghadirkan Ketua RT 5 Kompleks Polri Duren Tiga, yakni Seno Sukarto pada sidang perintangan penyidikan kasus Brigadir J


Top Nasional: Pernyataan Bharada E soal Wanita Menangis Dinilai Kejujuran, DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

1 hari lalu

Top Nasional: Pernyataan Bharada E soal Wanita Menangis Dinilai Kejujuran, DPR Setujui Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi mengungkapkan pernyataan Richard Eliezer atau Bharada E soal wanita menangis di rumah Ferdy Sambo adalah jujur.


Soal Keberadaan Ismail Bolong, Ini Kata Kapolri

2 hari lalu

Soal Keberadaan Ismail Bolong, Ini Kata Kapolri

Kapolri menyatakan akan ada progres soal pencarian Ismail Bolong setelah mereka memeriksa anak dan istrinya pada Kamis kemarin.