Mengungkap Konsorsium 303, Diduga Berperan di Jaringan Perdagangan Orang di Kamboja

Ilustrasi Perdagangan orang atau Human trafficking. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta -Istilah Konsorsium 303 yang pernah menyeret nama Ferdy Sambo baru-baru ini kembali mencuat ke publik. Hal ini dipicu pernyataan Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayah terkait warga Indonesia yang menjadi korban perdagangan orang di Kamboja diduga ada yang terhubung dengan Konsorsium 303.

“Apakah mereka ada yang menjadi korban konsorsium 303 atau tidak, dugaannya ada. Jaringannya terhubung, termasuk Konsorsium 303 yang ramai itu,” kata Anis dalam diskusi Darurat Perdagangan Orang di Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, pada Rabu, 21 September lalu.

Apa Itu Konsorsium 303

Konsorsium 303 menjadi sorotan seiring berkembangnya kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Hal itu bermula dari beredarnya sebuah bagan di media sosial yang menunjukkan nama dan peran orang-orang yang diduga terlibat dalam suatu jaringan bisnis ilegal.

Sejumlah desas-desus bisnis ilegal yang mencuat dalam konsorsium 303 meliputi prostitusi, perjudian, solar subsidi, penyelundupan suku cadang palsu, tambang ilegal, hingga minuman keras. Sejumlah personil Polri disebut terlibat dalam konsorsium tersebut.

Indonesia Police Watch (IPW) menyebut bahwa konsorsium itu bahkan memiliki markas tak jauh dari Mabes Polri. Mereka mengatakan markas itu merupakan sebuah rumah yang hanya berjarak sekitar 200 meter. 

Salah seorang sumber Tempo yang ditemui di Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu malam, 24 Agustus 2022, menyebut bagan-bagan, struktur di Konsorsium 303 yang beredar di media sosial itu sudah benar.

Ia mengatakan ada orang sebagai tangan kanan Ferdy Sambo dalam dugaan urusan judi. "Dia yang kendalikan setoran judi dari bandar Konsorsium 303," ujarnya. Tiga tahun lalu, ia sering kirim SMS dan WA melaporkan lokasi-lokasi judi. Tapi, laporan itu tak ditanggapi polisi.

Tiga tahun lalu, ia kerap mengirim SMS dan WA melaporkan lokasi-lokasi judi. Tapi, laporan itu tak ditanggapi polisi. Sumber ini juga mengklaim punya foto surat 19 orang yang ditangkap lalu dibebaskan. "Saya punya alat bukti cukup untuk memproses hukum 19 orang itu karena tangkap di lokasi judi ada 2 alat bukti yaitu uang tunai dan alat peraga judi. Tapi, kenapa dilepas," ujarnya.

Nama pengusaha Robert Priantono Bonosusatya belakangan ini juga dikaitkan dengan Konsorsium 303 oleh Ketua Indonesia Police Watch alias IPW, Sugeng Teguh Susanto. Hal itu berbarengan dengan tudingan kepada Robert yang disebut meminjamkan jet pribadi kepada Brigadir Jenderal Hendra Kurniawan saat berkunjung ke rumah orang tua Brigadir J di Jambi.

HATTA MUARABAGJA
Baca juga : Konsorsium 303 Ferdy Sambo Disebut Terkait ke Jaringan Perdagangan Orang

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Pengacara Targetkan Bharada E Bebas dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

6 menit lalu

Pengacara Targetkan Bharada E Bebas dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Pengacara Bharada E mengatakan kliennya menembak karena diperintah Ferdy Sambo. Bharada E kini jadi justice collaborator yang dilindungi LPSK.


Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Deolipa: Pegang Aja Kata-Katanya

41 menit lalu

Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Deolipa: Pegang Aja Kata-Katanya

Eks pengacara Bharada E, Deolipa meminta publik untuk memegang janji Febri Diansyah yang akan objektif saat jadi pengacara Putri Candrawathi.


Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

1 jam lalu

Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum Putri candrawathi dan Ferdy Sambo. Begini kata sahabat-sahabatnya eks pegawai KPK, "Mundur!"


Soal Penahanan Putri Candrawathi, Jampidum: Kewenangan Jaksa Penuntut Umum

1 jam lalu

Soal Penahanan Putri Candrawathi, Jampidum: Kewenangan Jaksa Penuntut Umum

Jaksa bisa saja melakukan penahanan apabila khawatir Putri Candrawathi melarikan diri, merusak barang bukti, dan melakukan tindak pidana lain.


Gugatan Deolipa Mengganggu Konsentrasi Pengacara Bharada E Hadapi Kasus Ferdy Sambo

1 jam lalu

Gugatan Deolipa Mengganggu Konsentrasi Pengacara Bharada E Hadapi Kasus Ferdy Sambo

Pengacara Bharada E menyebut gugatan Deolipa Yumara telah mengganggu konsentrasinya. Padahal kasus Ferdy Sambo segera masuk persidangan.


Alasan Kejaksaan Agung Gabungkan Dua Perkara yang Jerat Ferdy Sambo

2 jam lalu

Alasan Kejaksaan Agung Gabungkan Dua Perkara yang Jerat Ferdy Sambo

Kejaksaan Agung mengungkapkan alasan penggabungan dua perkara yang menjerat Ferdy Sambo yaitu pembunuhan berencana dan obstruction of justice.


Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

2 jam lalu

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

Eks jubir KPK Febri Diansyah dan mantan penyidik KPK Rasamala Aritonang jadi pengacara Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Ini kata Novel Baswedan.


Kejaksaan Nyatakan Berkas Ferdy Sambo Cs Sudah P21

3 jam lalu

Kejaksaan Nyatakan Berkas Ferdy Sambo Cs Sudah P21

Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara pembunuhan Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo Cs telah lengkap atau P21.


Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah: Saya Akan Obyektif dan Faktual

7 jam lalu

Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah: Saya Akan Obyektif dan Faktual

Eks juru bicara KPK Febri Diansyah akan menjadi pengacara tersangka pembunuhan Brigadir J Putri Candrawathi


Bharada E Ladeni Deolipa Yumara, Pengacara: Cuma Ingin Tahu Maunya Apa Sih

8 jam lalu

Bharada E Ladeni Deolipa Yumara, Pengacara: Cuma Ingin Tahu Maunya Apa Sih

Pengacara Bharada Richard Eliezer (Bharada E), Ronny Berty Talpesy, menyatakan bakal hadir pada sidang lanjut gugatan perdata Deolipa Yumara.