Ada Saksi Kunci Sakit, Polri: Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Tetap Digelar Pekan Depan

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan keterangan usai Sidang Kode Etik Polri atas pengajuan banding Irjen Ferdy Sambo di gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta. Senin, 19 September 2022. Sidang yang dipimpin Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto tersebut, menyatakan menolak pengajuan banding dan Irjen Ferdy Sambo diberhentikan secara tidak hormat dari kepolisian. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Polri akan menggelar sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan pada pekan depan. Sidang etik digelar dalam perkara dugaan obstruction of justice kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Namun, salah satu saksi yang akan dihadirkan dalam sidang tersebut yaitu, Ajun Komisaris Besar Arif Rahman Arifin sampai kini masih sakit. 

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, Arif masih dalam proses penyembuhan setelah menjalani operasi. "Baru selesai operasi yang bersangkutan," kata dia di Gedung TNCC Polri, Jumat, 23 September 2022.

Menurut Dedi, Arif dirawat di Rumah Sakit Brimob Polri Kelapa Dua. Namun dia tak merinci sakit yang diderita Arif sehingga harus menjalani operasi.

Meski salah satu saksi kunci sakit, Dedi mengatakan sidang etik terhadap Hendra Kurniawan tetap akan digelar. "Insya Allah untuk sidang etik Brigjen HK akan digelar minggu depan," kata dia.

Sebelumnya sidang eks Kepala Biro Pengamanan Internal Polri itu rencananya digelar pekan ini. Namun sidang ditunda karena ada salah satu saksi yang sakit.

Nama  Brigjen Hendra Kurniawan terseret dalam skenario kematian Brigadir J versi Ferdy Sambo. Dia diketahui diminta Sambo untuk pergi ke Jambi menemui keluarga Brigadir J.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan atau BAP yang sempat dilihat Tempo, Hendra mengatakan dia diperintah Sambo untuk pergi ke rumah Brigadir J. 

Ferdy meminta Hendra untuk menjawab sejumlah pertanyaaan keluarga Yosua yang disampaikan kepada tim yang mengantar jenazahnya.  

Pertanyaan itu antara lain soal kronologis kematian, alasan kenapa Yosua tak bisa dimakamkan secara kedinasan, dan ketiga soal proses mutasi adik Yosua, Bripda Reza Hutabarat ke Polda Jambi. Hendra pun mengajak sejumlah anggotanya plus penyidik Polres Jaksel ke Jambi, diantaranya adalah Kombes Agus Nurpatria. 

Sampai di Kota Jambi pada Senin sore, Hendra dan rombongan sempat menuju ke Hotel BW Luxury terlebih dahulu. Di sana, Hendra menemui Pemeriksa Utama Divisi Propam Kombes Leonardo David Simatupang yang sebelumnya sudah tiba untuk mengantar jenazah Brigadir J.

Hendra pun mendapatkan kabar bahwa jenazah Yosua saat itu sudah dimakamkan. Dia pun menanyakan apakah memungkinkan jika mereka langsung menuju ke Sungai Bahar saat itu juga. 

Baca juga: Polri Sudah Serahkan Putusan Pemecatan ke Ferdy Sambo

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

 






Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Punya Lemari Penyimpanan Senjata Api

2 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Punya Lemari Penyimpanan Senjata Api

Richard Eliezer menyatakan melihat lemari penuh senjata api di kamar Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi


Ricky Rizal Bantah Cerita Richard Eliezer Soal Mau Menabrakan Mobil untuk Bunuh Brigadir Yosua

5 jam lalu

Ricky Rizal Bantah Cerita Richard Eliezer Soal Mau Menabrakan Mobil untuk Bunuh Brigadir Yosua

Ricky Rizal membantah kesaksian Richard Eliezer yang menyebut dirinya sempat memiliki ide untuk menabrakkan mobil demi membunuh Yosua.


Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo Sempat Tertawa Saat Ceritakan Eksekusi Brigadir Yosua

6 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo Sempat Tertawa Saat Ceritakan Eksekusi Brigadir Yosua

Richard Eliezer menyatakan bahwa Ferdy Sambo tertawa saat menyatakan dirinya salah menggunakan senjata saat mengeksekusi Brigadir Yosua.


Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

6 jam lalu

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK membawa sejumlah alat bukti.


Richard Eliezer Ungkap Ide Ricky Rizal untuk Bunuh Yosua

7 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Ide Ricky Rizal untuk Bunuh Yosua

Richard Eliezer menyatakan bahwa Ricky Rizal memiliki ide untuk membunuh Yosua.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

7 jam lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

Kelompok yang menamakan dirinya sebagai Koalisi Solidaritas Pemuda Mahasiswa melaporkan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK.


Ferdy Sambo Sempat Minta Richard Eliezer Berbohong ke Kapolri

7 jam lalu

Ferdy Sambo Sempat Minta Richard Eliezer Berbohong ke Kapolri

Richard Eliezer mengaku sebelum bertemu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dia bertemu Ferdy Sambo. Di situ dia diminta tetap ikuti skenario.


Richard Eliezer Sebut Ferdy Sambo Tembak Brigadir Yosua saat Kondisi Masih Hidup

8 jam lalu

Richard Eliezer Sebut Ferdy Sambo Tembak Brigadir Yosua saat Kondisi Masih Hidup

Richard Eliezer menyatakan Brigadir Yosua ditembak Ferdy Sambo saat masih hidup.


Richard Eliezer Ungkap Alasannya Membuka Skenario Palsu Pembunuhan Brigadir Yosua yang Dibuat Ferdy Sambo

10 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Alasannya Membuka Skenario Palsu Pembunuhan Brigadir Yosua yang Dibuat Ferdy Sambo

Richard Eliezer mengaku mendapatkan terus mendapatkan mimpi buruk setelah ikut mengeksekusi Brigadir Yosua.


Richard Eliezer Ungkap Alasan Tak Tolak Perintah Ferdy Sambo untuk Tembak Yosua

10 jam lalu

Richard Eliezer Ungkap Alasan Tak Tolak Perintah Ferdy Sambo untuk Tembak Yosua

Richard Eliezer menyatakan pangkat dirinya dengan Ferdy Sambo bagikan langit dan bumi.