SMRC Sebut Penerimaan Publik Terhadap Puan Maharani Semakin Rendah

Reporter

Editor

Febriyan

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Ketua DPP PDIP Puan Maharani di kediaman Prabowo dalam sowan politik di Hambalang, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad 4 September 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]

TEMPO.CO, Jakarta - Survei Saiful Munjani Research and Conulting (SMRC) menyebut tingkat penerimaan publik terhadap Puan Maharani cenderung rendah dan semakin lemah. Mereka pun menilai PDIP menghadapi tugas yang sangat sulit untuk memenangkan Puan jika memang mengusungnya pada Pilpres 2024.

Pendiri SMRC, Saiful Mujani, menyatakan tingkat penerimaan masyarakat  terhadap putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu terus menurun. Dalam survei yang mereka lakukan pada Februari sampai Maret 2021, terdapat 60 persen warga yang tahu dan menyukai Puan. Angkat itu menurun drastis pada survei terakhir yang mereka lakukan pada Agustus 2022. Masyarakat yang tahu dan menyukai Puan disebut hanya sebesar 44 persen.

Saiful juga menyatakan bahwa tingkat penerimaan publik terhadap Puan berjarak jauh dari tiga calon kuat, yaitu: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.  

"Jarak penerimaan publik pada Puan terlalu jauh dibanding dengan tiga nama lain (Ganjar, Prabowo, dan Anies)," kata Saiful dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 15 September 2022.

Survei terakhir SMRC dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden pada 5 hingga 13 Agustus 2022. Populasi responden ini adalah seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih. Responden dipilih dengan metode stratified multistage random sampling.

Dari 1.220 responden yang terpilih, terdapat 1.053 responden yang berhasil diwawancarai (Response rate 86 persen). SMRC mengklaim Margin of error survei sebesar kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95%.

Elektabilitas Puan hanya bergerak naik 0,5 persen

Saiful pun mengatakan bahwa harapan PDIP kembali memiliki presiden menjadi terbuka jika mencalonkan Ganjar. Sebab, menurut dia, berdasarkan format survei semi terbuka pada Maret 2021 sampai Agustus 2022, pergerakan elektabilitas Puan tidak signifikan. Dia menyatakan bahwa tingkat keterpilihan Puan Maharani hanya naik dari 0,5 persen menjadi 1 persen.

Sedangkan Ganjar Pranowo bergerak dari 8,8 persen menjadi 25,5 persen. Kemudian Prabowo Subianto dari 20 persen menjadi 16,7 persen dan Anies Baswedan dari 11,2 persen menjadi 14,4 persen.

“Kalau kondisinya seperti sekarang, berat bagi PDIP untuk mencalonkan Puan. Kalau Puan misalnya bersaing dengan Prabowo dan Anies, data survei menunjukkan Puan tertinggal jauh dan tidak kompetitif,” kata Saiful.

Saiful juga mengatakan persaingan antara Puan melawan Prabowo Subianto atau Anies Baswedan juga tidak seimbang karena jaraknya terlalu jauh.

“Kalau Puan harus maju dan PDIP memiliki target untuk menang, tantangannya akan sangat berat,” ungkapnya.

Selanjutnya, Simulasi Puan vs Anies vs Prabowo






Ajak Masyarakat Uji Materi RKUHP di MK, Menkumham Sebut Hakimnya Tak Perlu Diragukan

5 jam lalu

Ajak Masyarakat Uji Materi RKUHP di MK, Menkumham Sebut Hakimnya Tak Perlu Diragukan

Menkumham menilai independensi hakim Mahkamah Konstitusi tak perlu diragukan untuk menguji materi RKUHP.


Menkumham Tak Mau Nasihat Pendemo RKUHP di DPR: Enggak Ada Gunanya

6 jam lalu

Menkumham Tak Mau Nasihat Pendemo RKUHP di DPR: Enggak Ada Gunanya

Menkumham Yasonna Laoly menyatakan tak ada gunanya memberikan nasihat kepada para penolak pengesahan RKUHP.


RKUHP Disahkan DPR, Mahfud Md: Bagus

7 jam lalu

RKUHP Disahkan DPR, Mahfud Md: Bagus

Menkopolhukam Mahfud Md menilai pengesahan RKUHP hari ini sudah bagus.


Pengesahan RKUHP, Diwarnai Aksi Protes Pendirian Tenda di Depan Gedung DPR

10 jam lalu

Pengesahan RKUHP, Diwarnai Aksi Protes Pendirian Tenda di Depan Gedung DPR

DPR dan pemerintah tetap mengesahkan RKUHP meskipun mendapatkan tentangan dari berbagai pihak.


RKUHP Disahkan, Menkumham Janji Akan Sosialisasikan ke Berbagai Pihak

10 jam lalu

RKUHP Disahkan, Menkumham Janji Akan Sosialisasikan ke Berbagai Pihak

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berjanji akan mensosialisasikan RKUHP yang baru disahkan ke berbagai pihak.


Anies Baswedan Naik Jet Pribadi Saat Safari Politik, NasDem: Opsi yang Sangat Masuk Akal

11 jam lalu

Anies Baswedan Naik Jet Pribadi Saat Safari Politik, NasDem: Opsi yang Sangat Masuk Akal

Anies Baswedan menggunakan jet pribadi saat bersafari politik di Sumatera pada pekan lalu. Partai NasDem sebut pemimpin gunakan kendaraan terbaik.


Michael Victor Sianipar Eks PSI Jawab Soal Kedekatannya dengan Anies Baswedan

11 jam lalu

Michael Victor Sianipar Eks PSI Jawab Soal Kedekatannya dengan Anies Baswedan

Mantan Ketua DPW PSI Michael Victor Sianipar mengatakan kedekatannya dengan Anies Baswedan karena untuk menyukseskan G20 Indonesia.


Sandiaga Bikin 100 Paket Wisata Agar Orang Indonesia Tak Liburan ke Luar Negeri saat Nataru

12 jam lalu

Sandiaga Bikin 100 Paket Wisata Agar Orang Indonesia Tak Liburan ke Luar Negeri saat Nataru

Sandiaga berharap paket wisata ini membuat para wisatawan Nusantara memilih melancong ke dalam negeri ketimbang luar negeri.


Elektabilitas Prabowo Turun, Gerindra Gerakkan Mesin Partai Awal Tahun Depan

13 jam lalu

Elektabilitas Prabowo Turun, Gerindra Gerakkan Mesin Partai Awal Tahun Depan

Sejumlah lembaga survei nasional menunjukkan penurunan elektabilitas Prabowo.


PSI DKI Menyayangkan Pengunduran Diri Michael Sianipar

13 jam lalu

PSI DKI Menyayangkan Pengunduran Diri Michael Sianipar

PSI DKI menyayangkan pengunduran diri Michael Victor Sianipar. Sebab, Michael dianggap telah mencetak banyak pencapaian dan sejarah.