Dilaporkan Bos KSP Indosurya, Alvin Lim Diperiksa Bareskrim Dua Pekan Lagi

Alvin Lim. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri segera memeriksa pendiri LQ Indonesia Law Firm yakni Alvin Lim. Ia akan diperiksa oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Henry Surya bos KSP Indosurya yang kini masih jalani penahanan.

 

Kabagpenum Humas Polri Komisaris Besar Nurul Azizah mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Alvin Lim dalam kasus dugaan pencemaran nama baik pada Senin, 26 September 2022.

 

"Penyidik telah mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada terlapor saudara Alvin Lim untuk memberikan keterangan pada hari Senin tanggal 12 September 2022, namun saudara Alvin Lim mengirimkan surat penundaan untuk memberikan keterangan pada hari Senin tanggal 26 September 2022," kata Nurul dalam keterangan tertulisnya, Minggu 11 Sepetember 2022.

 

Nurul menjelaskan bahwa penyidik saat ini telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi. Mereka adalah ahli bahasa, ahli ITE, dan ahli pidana.

 

Barang bukti pada kasus ini adalah sebuah flashdisk yang di dalamnya berisi video unggahan dari akun YouTube LQ Lawfirm yang diisi oleh Alvin.

 

"Kegiatan penyelidikan yang telah dilakukan melaksanakan permintaan keterangan terhadap 3 orang saksi ahli," ujarnya.

 

Laporan tersebur teregister dengan nomor LP/B/0250/V/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 30 Mei 2022. Terlapor dalam hal inj terancam Pasal 45 ayat (3) Jo. Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Pasal 310 ayat (1) KUHP, Pasal 311 ayat (1) KUHP. "Dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun," kata Nurul.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Polri Terbitkan Red Notice Untuk 2 Tersangka

9 jam lalu

Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Polri Terbitkan Red Notice Untuk 2 Tersangka

Dua orang tersangka penipuan robot trading Net89 diduga berada di luar negeri. Bareskrim Polri menerbitkan red notice terhadap mereka.


Laporan Palsu KDRT Baim Wong & Paula Verhoeven, Polres Periksa 2 Polisi Polsek

11 jam lalu

Laporan Palsu KDRT Baim Wong & Paula Verhoeven, Polres Periksa 2 Polisi Polsek

Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa polisi Kepolisian Sektor Kebayoran Baru dan pelapor kasus laporan palsu oleh Baim Wong.


Tragedi Kanjuruhan, TGA Laporkan Bareskrim ke Ombudsman

13 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, TGA Laporkan Bareskrim ke Ombudsman

TGA melapokan Bareskrim ke Ombudsman Republik Indonesia karena diduga melakukan maladministrasi dalam laporan mereka soal Tragedi Kanjuruhan.


Baim Wong Laporkan Kasus Penipuan Rp 140 Juta ke Bareskrim Polri

13 jam lalu

Baim Wong Laporkan Kasus Penipuan Rp 140 Juta ke Bareskrim Polri

Baim Wong mengungkapkan bahwa penipuan tersebut terjadi saat sebuah kegiatan bagi-bagi hadiah atau giveaway mengatasnamakan dirinya.


Kasus Ismail Bolong, ISESS Minta Polri Fokus pada Surat LHP Kadiv Propam

15 jam lalu

Kasus Ismail Bolong, ISESS Minta Polri Fokus pada Surat LHP Kadiv Propam

ISESS meminta Polri fokus pada surat laporan hasil penyelidikan (LHP) yang dikeluarkan oleh Propam dalam mengungkap kasus Ismail Bolong


IPW Sebut Polri Belum Serius Ungkap Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong

18 jam lalu

IPW Sebut Polri Belum Serius Ungkap Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong

IPW mempertanyakan keseriusan Polri untuk mengungkap kasus dugaan tambang ilegal yang diungkap Ismail Bolong


Bareskrim Tentukan Nasib Ismail Bolong di Kasus Tambang Ilegal Kaltim Hari Ini

3 hari lalu

Bareskrim Tentukan Nasib Ismail Bolong di Kasus Tambang Ilegal Kaltim Hari Ini

Bareskrim Polri rencananya bakal menentukan nasib Ismail Bolong dalam kasus dugaan tambang ilegal di Kalimantan Timur pada hari ini


Kasus Dugaan Gratifikasi Beking Tambang Ilegal Ismail Bolong Naik ke Penyidikan

4 hari lalu

Kasus Dugaan Gratifikasi Beking Tambang Ilegal Ismail Bolong Naik ke Penyidikan

Bareskrim mengungkap jika kasus dugaan gratifikasi tambang ilegal yang pernah diungkap Ismail Bolong kini telah naik ke tahap penyidikan.


Keluarga Korban Kasus Gagal Ginjal Akut Ajukan Gugatan Class Action Terhadap Pemerintah dan Perusahaan Farmasi

5 hari lalu

Keluarga Korban Kasus Gagal Ginjal Akut Ajukan Gugatan Class Action Terhadap Pemerintah dan Perusahaan Farmasi

Keluarga korban gagal ginjal akut mengajukan gugatan class actino terhadap pemerintah dan 7 perusahaan farmasi.


Polri Pastikan Keluarga Ismail Bolong Diperiksa di Bareskrim Besok

5 hari lalu

Polri Pastikan Keluarga Ismail Bolong Diperiksa di Bareskrim Besok

Menurut Pipit, pemeriksaan keluarga Ismail Bolong itu akan dilakukan di Bareskrim Polri, bukan di Polda Kalimantan Timur.