Kejahatan Perang hingga Genosida, Inilah 4 Jenis Pelanggaran HAM Berat

Reporter

Editor

Nurhadi

Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) saat melakukan aksi demo di depan Kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat 12 Agustus 2022. Dalam aksinya KASUM mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk segera menetapkan kasus kematian Munir Said Thalib sebagai pelanggaran hak asasi manusia berat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Kasus Munir masih meninggalkan banyak persoalan dalam proses penuntasannya, sebab Negara belum berhasil memenuhi rasa keadilan bagi keluarga dan publik secara luas. Hingga kini, Negara juga belum kunjung berhasil mengusut dan mencari dalang pembunuhan (intellectual dader) Munir. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Pelanggaran HAM berat merupakan pelanggaran yang mengakibatkan timbulnya perbuatan pidana terhadap raga, jiwa, martabat, peradaban, dan sumber daya kehidupan manusia.

Menurut standar HAM Internasional, ada empat jenis pelanggaran HAM berat yang diatur dalam Pasal 5 Statuta Roma Mahkamah Pidana Internasional atau Rome Statute of the International Criminal Court (ICC).  Adapun keempat kategori pelanggaran HAM berat tersebut termasuk:

1. Kejahatan terhadap kemanusiaan

Kejahatan terhadap kemanusiaan ialah kejahatan meluas dan sistematik yang ditujukan kepada warga sipil, yang tidak manusiawi dan menyebabkan penderitaan fisik dan mental. Bentuk perbuatannya dapat berupa:

  • Pembunuhan di luar hukum.
  • Penyiksaan dan hukuman kejam, tidak manusiawi atau merendahkan martabat.
  • Penghilangan paksa.
  • Perbudakan dan praktik serupa perbudakan.
  • Deportasi atau pemindahan penduduk secara paksa.
  • Perkosaan, perbudakan seksual, pemaksaan prostitusi, pemaksaan kehamilan, pemaksaan sterilisasi, atau bentuk kekerasan seksual lain yang memiliki bobot setara.
  • Diskriminasi sistematis, khususnya berdasarkan ras, etnis, atau jenis kelamin, melalui aturan hukum dan kebijakan yang bertujuan mempertahankan subordinasi suatu kelompok.

2. Genosida

Genosida merupakan pembantaian brutal dan sistematis terhadap sekelompok suku bangsa dengan tujuan memusnahkan seluruh atau sebagian bangsa tersebut. Bentuk dari perbuatan genosida yakni:

  • Pembunuhan anggota kelompok.
  • Penyiksaan dan hukuman kejam, tidak manusiawi atau merendahkan martabat.
  • Sengaja menciptakan kondisi hidup yang memusnahkan.
  • Mencegah kelahiran.
  • Memindahkan anak-anak secara paksa.

3. Kejahatan perang

Kejahatan perang yaitu pelanggaran terhadap hukum perang, baik oleh militer maupun sipil. Bentuknya dapat berupa:

  • Menyerang warga sipil dan tenaga medis.
  • Perkosaan, perbudakan seksual, pemaksaan prostitusi, pemaksaan kehamilan, pemaksaan sterilisasi, atau bentuk kekerasan seksual lain yang memiliki bobot yang setara.
  • Menyerang pihak yang telah mengibarkan bendera putih tanda menyerah.

4. Agresi

Agresi merupakan perilaku yang bertujuan menyebabkan bahaya atau kesakitan terhadap target serangan.

RINDI ARISKA

Baca juga: 12 Kasus Pelanggaran HAM Berat yang Pernah Ditangani Komnas HAM






Komnas HAM Belum Terima Laporan dari Keluarga Korban Paniai Soal Kasasi

8 jam lalu

Komnas HAM Belum Terima Laporan dari Keluarga Korban Paniai Soal Kasasi

Komnas HAM menyatakan keluarga korban pelanggaran HAM berat Paniai bisa meminta jaksa mengajukan kasasi atas vonis terhadap terdakwa Isak Sattu.


Komnas HAM Buka Peluang Tetapkan Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Sebagai Pelanggaran HAM Berat

9 jam lalu

Komnas HAM Buka Peluang Tetapkan Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Sebagai Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM membuka peluang menetapkan kasus gagal ginjal akut pada anak sebagai pelanggaran HAM berat.


Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

10 jam lalu

Inggris Jatuhkan Sanksi dari Pejabat Iran hingga Kolonel Rusia

Inggris pada Jumat, 9 Desember 2022, mengumumkan menjatuhkan sanksi yang menargetkan 30 orang di seluruh dunia.


Terdakwa Divonis Bebas, Begini Kilas Balik Pelanggaran HAM Kasus Paniai

13 jam lalu

Terdakwa Divonis Bebas, Begini Kilas Balik Pelanggaran HAM Kasus Paniai

Kasus Paniai berawal dari cekcok antara anggota TNI dan warga yang terus memanas hingga terjadi gesekan.


KontraS Sesalkan Putusan Bebas Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai

22 jam lalu

KontraS Sesalkan Putusan Bebas Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai

Dari fakta sidang, memang diakui dan dibuktikan adanya pelanggaran HAM berat di Paniai. Tapi sayangnya rantai komando itu tidak bisa dibuktikan.


PBB: KUHP Baru RI Tidak Sesuai Nilai Kebebasan dan HAM

1 hari lalu

PBB: KUHP Baru RI Tidak Sesuai Nilai Kebebasan dan HAM

PBB mencatat peraturan tertentu dalam KUHP baru tampak tidak sesuai dengan kebebasan fundamental dan hak asasi manusia.


Keluarga Korban Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai Sudah Ramalkan Isak Sattu Akan Divonis Bebas

1 hari lalu

Keluarga Korban Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai Sudah Ramalkan Isak Sattu Akan Divonis Bebas

Keluarga korban kasus pelanggaran HAM berat Paniai sejak awal sudah meramalkan vonis bebas untuk Isak Sattu.


Taliban Eksekusi Mati Pelaku Pembunuhan di Ruang Terbuka

1 hari lalu

Taliban Eksekusi Mati Pelaku Pembunuhan di Ruang Terbuka

Taliban mengeksekusi mati seorang laki-laki yang dituduh melakukan pembunuhan di Afghanistan


Hakim Vonis Bebas Terdakwa Pelanggaran HAM Kasus Paniai

1 hari lalu

Hakim Vonis Bebas Terdakwa Pelanggaran HAM Kasus Paniai

Terdakwa pelanggaran HAM kasus Paniai divonis bebas Pengadilan Negeri Makassar. Hakim menilai pelanggaran HAM tidak terbukti.


Komnas Sebut Ada 15 Kasus Pelanggaran HAM Berpotensi Hilang Jika RKUHP DIsahkan

4 hari lalu

Komnas Sebut Ada 15 Kasus Pelanggaran HAM Berpotensi Hilang Jika RKUHP DIsahkan

Komnas HAM mengatakan, pengesahan RKUHP bisa menyebabkan kasus pelanggaran HAM masa lalu dianggap tak pernah terjadi.