Pakar Hukum Sebut Putusan Pemecatan Ferdy Sambo Sudah Tepat

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo keluar ruangan usai mengikuti sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Divisi Propam Mabes Polri, Jakarta, Jumat dini hari, 26 Agustus 2022. Sidang Komisi Kode Etik Polisi (KKEP) memutuskan memberhentikan tidak dengan hormat Irjen Ferdy Sambo karena melanggar kode etik kepolisian. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Sanksi pemecatan terhadan Inspektur Jenderal Ferdy Sambo oleh Polri dinilai sudah tepat. Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar mengatakan, tindakan yang dilakukan mantan Kadiv Propam Polri itu terhadap Brigadir J sangat keji, sehingga sanksi yang diberikan sudah tepat.

"Dengan putusan pemberhentian tidak dengan hormat, artinya perbuatan FS dalam konteks profesi sudah perbuatan paling keji sehingga dihukum diberhentikan dengan tidak hormat," kata dia dalam keterangannya pada Ahad, 28 Agustus 2022.

Fickar mengatakan, kini masyarakat tinggal menunggu persidangan untuk mengadili Sambo dan empat tersangka lainnya dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.

"Tinggal menunggu persidangan pidana mengadili perbuatan yang dikualifikasi sebagai tindak pidana pembunuhan dengan rencana (Pasal 340 KUHP jo Pasal 308 jo Pasal 55 jo 56 KUHP)," kata dia.

Sebelumnya lewat sidang yang berlangsung sekitar 18 jam, Komisi Kode Etik Polri menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat atau pemecatan terhadap Ferdy Sambo karena melakukan pelanggaran berat Kode Etik Profesi Polri, yakni tindak pidana pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Pemberhentian dengan tidak hormat atau PTDH sebagai anggota Polri," kata Ketua Komisi Kode Etik Polri sekaligus sekaligus Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Komjen Pol. Ahmad Dofiri di Jakarta.

Ferdy Sambo kemudian mengajukan banding atas putusan tersebut. Dia mengatakan akan menerima apa pun keputusan banding kelak.

Baca juga: Putri Candrawathi Jalani Tes Kesehatan Sebelum Pemeriksaan di Bareskrim Hari Ini






Kuasa Hukum Ferdy Sambo Bantah Cerita Richard Eliezer Soal Perempuan Nangis di Rumah Bangka

2 jam lalu

Kuasa Hukum Ferdy Sambo Bantah Cerita Richard Eliezer Soal Perempuan Nangis di Rumah Bangka

Kuasa Hukum Ferdy Sambo menyebut Richard Eliezer mengarang cerita soal perempuan menangis di rumah Jalan Bangka.


DVR CCTV di Sekitar Rumah Dinas Ferdy Sambo Disebut Dimatikan Secara Tidak Normal

4 jam lalu

DVR CCTV di Sekitar Rumah Dinas Ferdy Sambo Disebut Dimatikan Secara Tidak Normal

Personel puslabfor Polri menyatakan menemukan jejak digital dalam DVR CCTV di sekitar rumah dinas Ferdy Sambo.


5 Kesaksian Blak-blakan Bharada E di Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua

4 jam lalu

5 Kesaksian Blak-blakan Bharada E di Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua

Bharada E blak-blakan memberikan kesaksian di sidang terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf kemarin. Mulai dari Putri Candrawathi hingga Ferdy Sambo.


Gelak Tawa Pecah dalam Sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria ketika Jaksa Memakai Sandal

5 jam lalu

Gelak Tawa Pecah dalam Sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria ketika Jaksa Memakai Sandal

Jaksa yang menangani sidang Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria memakai sandal karena kuku kakinya patah.


Sidang Obstruction of Justice, Anggota Timsus Beberkan Kejanggalan Kasus Kematian Brigadir Yosua

6 jam lalu

Sidang Obstruction of Justice, Anggota Timsus Beberkan Kejanggalan Kasus Kematian Brigadir Yosua

Anggota tim khusus Polri Agus Saipul Hidayat mengisahkan soal penyelidikan kasus pembunuhan Brigadir Yosua. Dia melihat ada kejanggalan.


Soal Perempuan Menangis di Rumah Ferdy Sambo, Ini Kata Pengacara Keluarga Yosua

6 jam lalu

Soal Perempuan Menangis di Rumah Ferdy Sambo, Ini Kata Pengacara Keluarga Yosua

Pengacara Keluarga Brigadir Yosua meminta hakim menggali misteri perempuan yang menangis saat keluar dari rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka.


Pengacara Hendra Kurniawan Keluarkan Surat Perintah dari Ferdy Sambo, Jaksa Ragukan Keasliannya

7 jam lalu

Pengacara Hendra Kurniawan Keluarkan Surat Perintah dari Ferdy Sambo, Jaksa Ragukan Keasliannya

Surat perintah penyelidikan kematian Brigadir Yosua yang diberikan Ferdy Sambo kepada Hendra Kurniawan menjadi perdebatan.


Keluarga Ismail Bolong Beserta Pengacara Telah Hadir di Bareskrim Untuk Jalani Pemeriksaan Hari Ini

8 jam lalu

Keluarga Ismail Bolong Beserta Pengacara Telah Hadir di Bareskrim Untuk Jalani Pemeriksaan Hari Ini

Keluarga Ismail Bolong dipastikan telah hadir dalam pemeriksaan di Bareskrim Polri pada hari ini.


Soal Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong Cs, Polri Tetapkan Tersangka Hari Ini

8 jam lalu

Soal Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong Cs, Polri Tetapkan Tersangka Hari Ini

Penyidik menyatakan telah menaikkan kasus tambang ilegal Ismail Bolong cs ke tahap penyidikan.


Kuasa Hukum Hendra Kurniawan Minta Kapolri Lindungi Ismail Bolong: Jangan Dihilangkan

10 jam lalu

Kuasa Hukum Hendra Kurniawan Minta Kapolri Lindungi Ismail Bolong: Jangan Dihilangkan

Ferdy Sambo mengatakan ia sudah menyampaikan laporan hasil penyelidikan secara resmi ke pimpinan soal penyelidikan kasus Ismail Bolong.