Viral Video Diduga Uang Ferdy Sambo, Polri: itu Video Temuan Uang Palsu di AS

Editor

Febriyan

Ferdy mengawali karier di Tim Khusus Anti Bandit Kepolisian Resor Jakarta Timur dan menjadi Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Cakung, Jakarta Timur pada 1997. Dua tahun berselang, Ferdy yang masih berpangkat Inspektur Satu melamar Putri Candrawathi. Keduanya telah menjalin asmara sejak duduk di bangku SMP Negeri 6 Makassar. Dok.Polri

TEMPO.CO, Jakarta - Polri membantah soal video viral di media sosial yang disebut sebagai  temuan uang Rp 900 miliar di bungker rumah Irjen Ferdy Sambo. Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo, menyatakan bahwa video tersebut adalah temuan kasus uang palsu Dollar di Atlanta, Amerika Serikat.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan temuan kasus uang palsu Dollar di Atlanta itu terjdi pada 2021 silam. Oleh sebab itu, Dedi menegaskan video tumpukan uang bernarasikan hasil sitaan Rp 900 miliar di bungker rumah Ferdy Sambo adalah hoaks. 

"Setelah ditelurusi oleh tim, ternyata video tersebut pernah ditayangkan oleh Global Chemical Laboratory tanggal 18 Juli 2021 terkait temuan uang palsu di Atlanta USA," kata Dedi dalam keterangan resmi, 24 Agustus 2022.

Dedi menyebut tim khusus memang melakukan penggeledahan di rumah Irjen Ferdy Sambo. Penyidik pun melakukan penyitaan beberapa barang bukti. Namun, tidak ada bunker berisikan uang Rp 900 miliar yang disita. 

Dedi mengatakan dalam penggeledahan tersebut tim khusus didampingi oleh Pengacara, Ketua RT, pihak keluarga dan penyidik lainnya. 

"Apa saja yang disita itu untuk pembuktian nanti di persidangan. Timsus melakukan penyidikan dengan langkah pro justitia," ujar Dedi. 

Sebelumnya, kabar temuan uang Rp900 miliar di rumah Ferdy sempat berembus di media sosial. Uang itu disebut ditemukan penyidik saat tim khusus polri menggeledah rumah Ferdy pada Selasa, 9 Agustus lalu. Penggeledahan itu dilakukan dalam rangka penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. 

Timsus disebut menemukan uang ratusan miliar rupiah dalam penggeledahan rumah di Jalan Bangka XI. Anggota Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto menyatakan bahwa uang itu sedang didalami asal usulnya.

“Itu bukan menemukan, melainkan diperkirakan sudah ada di situ. Kami sedang mendalami. Jadi, kami belum bisa memberi keterangan lebih mengenai hal itu," ujar Albertus kepada Koran Tempo, Rabu, 17 Agustus 2022.

Albertus enggan mendetailkan informasi tersebut. Sumber Tempo menyebutkan bahwa uang tersebut dalam pecahan dolar Singapura.

Temuan uang itu membuat harta kekayaan Ferdy Sambo semakin menjadi sorotan. Sebelumnya, mantan pengacara Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Deolipa Yumara, sempat menyatakan bahwa kliennya diiming-imingi Ferdy uang Rp1 miliar agar mau mengaku sebagai penembak Yosua. Selain itu, Ferdy juga mengiming-imingi dua tersangka lainnya, Brigadir Ricky Rizal dan Kuat Maruf uang sebesar masing-masing Rp500 juta.

"Itu kan omongannya si Richard, di BAP juga ada itu (diiming-imingi uang). Totalnya Rp2 miliar, Bharada E Rp1 miliar, Ricky Rp500 juta, Kuat Rp500 juta," ujar Deolipa.

Hingga saat ini, berapa jumlah kekayaan Ferdy Sambo tak diketahui persis.  Pasalnya, Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN)-nya tak muncul di situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK menyatakan dokumen yang diserahkan oleh suami dari Putri Candrawathi itu belum lengkap. 






Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

2 jam lalu

Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

"Kamu tidak sayang sama anak-anakmu?" tegur hakim."Sayang Yang Mulia," kata Ricky Rizal."Kamu berkorban untuk nutupin ini semua?" tanya lagi hakim.


Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

2 jam lalu

Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

Ricky Rizal melihat Yosua bertanya-tanya ketika disuruh jongkok oleh Ferdy Sambo. Ketika Yosua menolak jongkok, Richard langsung menembaknya


Ricky Rizal Akui Ferdy Sambo Pakai Identitasnya untuk Buka Rekening dan Beli Motor

4 jam lalu

Ricky Rizal Akui Ferdy Sambo Pakai Identitasnya untuk Buka Rekening dan Beli Motor

Ricky Rizal mengaku tidak tahu kenapa Ferdy Sambo menggunakan identitasnya untuk pembelian motor tersebut.


LPSK Surati Jaksa, Kuasa Hukum Berharap Bharada E Terima Keringanan Hukuman Selaku JC

4 jam lalu

LPSK Surati Jaksa, Kuasa Hukum Berharap Bharada E Terima Keringanan Hukuman Selaku JC

Ronny menampilkan surat rekomendasi yang diberikan LPSK soal Bharada E ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dengan tembusan JPU sebelum sidang


Kuat Ma'ruf Beri Gestur Jari Cinta ala Korea sebelum Sidang Pembunuhan Brigadir J

4 jam lalu

Kuat Ma'ruf Beri Gestur Jari Cinta ala Korea sebelum Sidang Pembunuhan Brigadir J

Kuat Ma'ruf duduk begitu sampai. Tiba-tiba kuasa hukumnya memberi isyarat kepada Kuat agar memberi salam kepada media dan hadirin.


Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Yosua Mengancam Keluarga Ferdy Sambo

5 jam lalu

Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Yosua Mengancam Keluarga Ferdy Sambo

Dalam BAP tersebut tertulis Putri Candrawathi menghubungi Ferdy Sambo di malam hari setelah mendapat pelecehan seksual dari Brigadir J.


Kesaksian Putri Candrawathi soal Dugaan Pelecehan di Magelang

7 jam lalu

Kesaksian Putri Candrawathi soal Dugaan Pelecehan di Magelang

Skenario pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi dan laporan terhadap Brigadir J adalah siasat Ferdy Sambo menjadi pembenaran eksekusi pembunuhan


Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi: Yosua Menangis dan Minta Maaf soal Peristiwa di Magelang

7 jam lalu

Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi: Yosua Menangis dan Minta Maaf soal Peristiwa di Magelang

Pada tengah malam Putri Candrawathi menelepon Ferdy Sambo, dan menceritakan peristiwa itu secara tidak rinci dan mengatakan Yosua masuk ke kamarnya.


Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Pengakuan Persetubuhan Paksa di Magelang

8 jam lalu

Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Pengakuan Persetubuhan Paksa di Magelang

Putri Candrawathi mengatakan setelah itu Yosua menangis, meminta maaf dan ampun. Ia lalu meminta Yosua dan Ricky turun.


LPSK Layangkan Surat Rekomendasi ke Jaksa agar Tuntutan Bharada E Diringankan

23 jam lalu

LPSK Layangkan Surat Rekomendasi ke Jaksa agar Tuntutan Bharada E Diringankan

LPSK mengirimkan surat rekomendasi kepada Kejaksaan Agung agar penuntut umum menuntut ringan Bharada E atau Richard Eliezer.