Kapolri Sebut 97 Personel Diperiksa dalam Kasus Brigadir J

Reporter

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pemaparan saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 24 Agustus 2022. Rapat tersebut membahas kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo terhadap Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut jumlah personel Polri yang diperiksa terkait kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J mencapai 97 orang.

"Kami telah memeriksa 97 personel, 35 orang diduga melakukan pelanggaran kode etik profesi," ujar Kapolri saat rapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan pada Rabu, 24 Agustus 2022.

Ia merinci, 35 personel yang melanggar kode etik berasal dari beragam pangkat, di antaranya, Irjen Pol 1 orang, Brigjen Pol 3 orang, Kombes Pol 6 orang, Kemudian AKBP 7 orang, Kompol 4 orang, AKP 5, Iptu 2, Ipda 1, Bripka 1, Brigadir 1, Briptu 2, Bharada 2.

Sigit menjelaskan dari 35 personel itu, sebanyak 18 di antaranya ditempatkan di penempatan khusus, sementara yang lain masih berproses pemeriksaannya. Selanjutnya, dua orang di antaranya sudah ditetapkan tersangka. Sehingga tersisa 16 personel yang masih berada di penempatan khusus (patsus).

"Saat ini sudah ditetapkan sebagai TSK terkait dengan laporan polisi di Bareskrim sehingga tinggal 16 orang dipatsus. Sisanya menjadi tahanan terkait dengan kasus yang dilaporkan di Bareskrim," ujarnya.

Sigit berkomitmen Polri akan menyelesaikan proses kode etik dan profesi dalam waktu 30 hari ke depan guna memberikan kepastian hukum terhadap terduga pelanggar.

DEWI NURITA


Baca: Kapolri Berharap Kasus Ferdy Sambo Bisa Segera Dilimpahkan ke Pengadilan






Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

39 menit lalu

Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

"Kamu tidak sayang sama anak-anakmu?" tegur hakim."Sayang Yang Mulia," kata Ricky Rizal."Kamu berkorban untuk nutupin ini semua?" tanya lagi hakim.


Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

1 jam lalu

Cerita Eksekusi Brigadir J versi Ricky Rizal, Mengaku Kaget Kenapa Yosua Ditembak

Ricky Rizal melihat Yosua bertanya-tanya ketika disuruh jongkok oleh Ferdy Sambo. Ketika Yosua menolak jongkok, Richard langsung menembaknya


Ricky Rizal Akui Ferdy Sambo Pakai Identitasnya untuk Buka Rekening dan Beli Motor

2 jam lalu

Ricky Rizal Akui Ferdy Sambo Pakai Identitasnya untuk Buka Rekening dan Beli Motor

Ricky Rizal mengaku tidak tahu kenapa Ferdy Sambo menggunakan identitasnya untuk pembelian motor tersebut.


LPSK Surati Jaksa, Kuasa Hukum Berharap Bharada E Terima Keringanan Hukuman Selaku JC

3 jam lalu

LPSK Surati Jaksa, Kuasa Hukum Berharap Bharada E Terima Keringanan Hukuman Selaku JC

Ronny menampilkan surat rekomendasi yang diberikan LPSK soal Bharada E ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dengan tembusan JPU sebelum sidang


Kuat Ma'ruf Beri Gestur Jari Cinta ala Korea sebelum Sidang Pembunuhan Brigadir J

3 jam lalu

Kuat Ma'ruf Beri Gestur Jari Cinta ala Korea sebelum Sidang Pembunuhan Brigadir J

Kuat Ma'ruf duduk begitu sampai. Tiba-tiba kuasa hukumnya memberi isyarat kepada Kuat agar memberi salam kepada media dan hadirin.


Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Yosua Mengancam Keluarga Ferdy Sambo

3 jam lalu

Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Yosua Mengancam Keluarga Ferdy Sambo

Dalam BAP tersebut tertulis Putri Candrawathi menghubungi Ferdy Sambo di malam hari setelah mendapat pelecehan seksual dari Brigadir J.


Kesaksian Putri Candrawathi soal Dugaan Pelecehan di Magelang

5 jam lalu

Kesaksian Putri Candrawathi soal Dugaan Pelecehan di Magelang

Skenario pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi dan laporan terhadap Brigadir J adalah siasat Ferdy Sambo menjadi pembenaran eksekusi pembunuhan


Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi: Yosua Menangis dan Minta Maaf soal Peristiwa di Magelang

6 jam lalu

Eksklusif Pengakuan Putri Candrawathi: Yosua Menangis dan Minta Maaf soal Peristiwa di Magelang

Pada tengah malam Putri Candrawathi menelepon Ferdy Sambo, dan menceritakan peristiwa itu secara tidak rinci dan mengatakan Yosua masuk ke kamarnya.


Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Pengakuan Persetubuhan Paksa di Magelang

7 jam lalu

Eksklusif Pemeriksaan Putri Candrawathi: Pengakuan Persetubuhan Paksa di Magelang

Putri Candrawathi mengatakan setelah itu Yosua menangis, meminta maaf dan ampun. Ia lalu meminta Yosua dan Ricky turun.


LPSK Layangkan Surat Rekomendasi ke Jaksa agar Tuntutan Bharada E Diringankan

22 jam lalu

LPSK Layangkan Surat Rekomendasi ke Jaksa agar Tuntutan Bharada E Diringankan

LPSK mengirimkan surat rekomendasi kepada Kejaksaan Agung agar penuntut umum menuntut ringan Bharada E atau Richard Eliezer.