Umar Patek Segera Bebas, Ini Kata Menkumham Yasonna Laoly

Reporter

Editor

Febriyan

Terpidana kasus bom Bali, Umar Patek (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan usai menjadi pembicara dalam seminar Resimen Mahasiswa Mahasurya Jawa Timur, di Hotel Savana, Malang, Jawa Timur 25 April 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Terpidana kasus terorisme Umar Patek dikabarkan akan segera menghirup udara bebas setelah mendapatkan remisi kemerdekaan pada 17 Agustus 2022 lalu. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly, mengatakan pemberian remisi itu telah mendapatkan rekomendasi dari  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

”Kalau secara ketentuan memang yaitu sudah ada rekomendasi dari BNPT, berkelakuan baik, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Yasonna di Hotel Ayana Mid Plaza, Selasa, 23 Agustus 2022.

Yasonna menyebut, memang ada keberatan dari sejumlah pihak terkait pemberian remisi kepada Umar ini. Pemerintah, ujar dia, tentu akan mendengar segala masukan.

"Kita tahu ada keberatan kita masih menunggu sebuah surat lagi, saya tak perlu sebut dari institusi mana nanti kita lihat. Tapi kita akan pertimbangkan semua masukan-masukan yang ada ya. Kalau dari segi beliau mengikuti program deradikalisasi, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia itu sudah sejak lama, tapi kami akan pertimbangkan berbagai masukan dari elemen-elemen masyarakat," ujar dia.

Umar Patek adalah satu dari beberapa orang yang terlibat dalam serangan bom Bali pada 12 Oktober 2002. Serangan teror itu menewaskan 202 orang. Aksi teror itu dilakukan Jemaah Islamiyah, yakni sebuah kelompok militan di kawasan Asia Tenggara yang memiliki hubungan dengan Al-Qaeda. Sebagian besar dari korban tewas adalah wisatawan asing. 

Umar sempat menjadi buronan sebelum akhirnya tertangkap di Pakistan pada 2011. Dia akhirnya dijatuhi hukuman 20 tahun penjara setahun berselang.

Ppada peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-77 lalu, Rabu 17 Agustus 2022, Umar mendapatkan remisi sebesar 5 bulan dengan alasan memiliki perilaku baik.  Dengan begitu, ia bisa segera bebas bulan ini dari Penjara Porong di provinsi Jawa Timur jika dia mendapat pembebasan bersyarat.

Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur, Zaeroji, menyebutkan untuk mendapatkan pembebasan bersyarat, Umar Patek harus sudah menjalani dua pertiga masa pidananya yang jatuh pada 14 Januari 2023. Dengan potongan lima bulan penjara yang diberikan Kemenkumham, Umar bisa menghirup udara bebas lebih cepat pada bulan ini. 

"Sehingga apabila Umar Patek mendapat remisi umum kemerdekaan antara 5-6 bulan, maka ekspirasi tahanannya akan jatuh pada Agustus 2022," kata Zaeroji kepada media, Rabu 17 Agustus 2022.






Sosialisasi KUHP Baru, Pakar Jelaskan Sejarah Hukum Pidana Indonesia

19 hari lalu

Sosialisasi KUHP Baru, Pakar Jelaskan Sejarah Hukum Pidana Indonesia

Sosialisasi terhadap KUHP baru yang disahkan oleh DPR RI terus dilakukan oleh sejumlah pakar hukum di berbagai daerah.


Jokowi Bakal Kumpulkan Korban Pelanggaran HAM Berat, Termasuk yang Ada di Eropa Timur

23 hari lalu

Jokowi Bakal Kumpulkan Korban Pelanggaran HAM Berat, Termasuk yang Ada di Eropa Timur

Mahfud Md mengatakan korban pelanggaran HAM berat masa lalu akan ditemui oleh Presiden Jokowi. Pemerintah juga kumpulkan korban di Eropa Timur.


Pemerintah Gandeng Pakar Hukum Lintas Universitas Sosialisasikan KUHP Baru

28 hari lalu

Pemerintah Gandeng Pakar Hukum Lintas Universitas Sosialisasikan KUHP Baru

Sosialisasi KUHP baru ini juga bakal dilakukan kepada para akademisi di kampus dan komunitas yang memerlukan pemahaman soal aturan tersebut.


Para Mantan Narapidana Terorisme di Subang Diajari Menanam Padi

30 hari lalu

Para Mantan Narapidana Terorisme di Subang Diajari Menanam Padi

Para mantan narapidana teroris di Subang diajari menanam padi melalui program ketahanan pangan kerja sama PT Sang Hyang Seri dan Densus 88 Anti Teror.


Perpu Cipta Kerja Banyak Dikritik, Yasonna: Wajar Tidak Bisa Puaskan 100 Persen Masyarakat

35 hari lalu

Perpu Cipta Kerja Banyak Dikritik, Yasonna: Wajar Tidak Bisa Puaskan 100 Persen Masyarakat

Yasonna juga mengatakan pengesahan Perpu Cipta Kerja juga didasari oleh analisis ekonomi soal kondisi ekonomi global.


Ingatkan Mitigasi Sosial Menjelang Tahun Politik, Said Aqil: Kita yang Cinta Tanah Air Harus Bergerak

37 hari lalu

Ingatkan Mitigasi Sosial Menjelang Tahun Politik, Said Aqil: Kita yang Cinta Tanah Air Harus Bergerak

Mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil mengingatkan soal turbulensi politik pada tahun ini. Perlu mitigasi sosial.


Soal Pengawasan Sel-sel JAD, Kepala BNPT: Peran dari Densus 88

41 hari lalu

Soal Pengawasan Sel-sel JAD, Kepala BNPT: Peran dari Densus 88

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan, langkah intelijen dalam pengawasan jaringan terorisme merupakan tugas dari Densus 88, sesuai tugas pokoknya.


Tragedi Astanaanyar, Kepala BNPT Berpesan Tingkatkan dan Perkuat Pengawasan

42 hari lalu

Tragedi Astanaanyar, Kepala BNPT Berpesan Tingkatkan dan Perkuat Pengawasan

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar buka suara soal kejadian bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung pada 7 Desember 2022 lalu.


BNPT Temukan 600 Akun di Medsos Bermuatan Radikal, Terbanyak Facebook dan Whatsapp

42 hari lalu

BNPT Temukan 600 Akun di Medsos Bermuatan Radikal, Terbanyak Facebook dan Whatsapp

BNPT menemukan menemukan lebih dari 600 situs/akun yang bermuatan unsur radikal di media sosial.


BNPT Sebut Perempuan, Anak Muda dan Pengguna Internet Penyumbang Potensi Radikalisme

42 hari lalu

BNPT Sebut Perempuan, Anak Muda dan Pengguna Internet Penyumbang Potensi Radikalisme

Kepala BNPT Boy Rafli Amar menyampaikan indeks potensi radikalisme 2022 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya