4 Fakta Soal Putri Candrawathi Sampai Akhirnya Ikut Menjadi Tersangka

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Timsus menemukan fakta bahwa Yosua tak terlibat tembak menembak, melainkan ditembak oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo. Bharada E juga menyatakan Ferdy menuntaskan eksekusi itu dengan melepaskan dua tembakan ke kepala Yosua. Polisi pun akhirnya menyatakan tak ada pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri. Foto : Tiktok

TEMPO.CO, Jakarta - Putri Candrawathi resmi menyusul suaminya Irjen Ferdy Sambo, menjadi tersangka dalam kasus perencanaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Keterangan Palsu

Diketahui sebelum menjadi tersangka, dirinya sempat memberi keterangan palsu atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir Yosua pada 8 Juli lalu. Namun dinyatakan dalam fakta lapangan bahwa Bareskrim tidak ditemukan tindak pidana pelecehan.

Sejumlah kejanggalan pun timbul dari seorang Istri Ferdy Sambo ini. Lebih jelasnya mengenai fakta kasus terbarunya, berikut sudah dikumpulkan empat fakta yang perlu Anda ketahui.

  1. Putri Candrawathi Mengetahui saat Ferdy Sambo Menyuruh Tembak Brigadir Yosua

Dalam catatan Tempo, ditemukan bahwa Putri berada di lantai tiga rumahnya ketika Irjen Ferdy Sambo memerintahkan Ricky Rizal dan Richard Eliezer menembak Brigadir J. Hal ini dibuktikan dalam CCTV yang diperoleh penyidik.

“(Putri) ada di lantai 3 rumah pribadi Jalan Saguling saat Ricky dan Richard ditanya kesanggupan untuk menembak Almarhum Yosua,” ujar Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto saat dihubungi, Sabtu, 20 Agustus 2022.

Selain itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri Brigadir Jenderal Andi Rian mengatakan bahwa ditetapkannya Putri sesuai dengan dua alat bukti yang ditemukan, yaitu keterangan saksi dan bukti elektronik berupa CCTV yang ada di rumah pribadi di Jalan Saguling 3 dan CCTV di dekat TKP.

  1. LPSK Sebut Putri Candrawathi Kerap Kebingungan Saat Diperiksa

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Hasto Atmojo menjelaskan bahwa Putri sempat kebingungan atas kesaksiannya sendiri. Ia awalnya mengungkapkan bahwa telah dilecehkan oleh Brigadir J.

"Ya sikap ibu PC yang kemudian seolah-olah tidak tahu menahu, tidak tahu apa yang harus disampaikan ke LPSK begitu, ya, digali keteranganya kan ga pernah bisa," ujar Hasto saat dihubungi, Ahad, 14 Agustus 2022.

Putri Candrawathi menyusul suaminya, Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, menjadi tersangka pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat.

Keterangan tersebut membuat Hasto mencurigai alasan permohonan perlindungan ke LPSK. Bahwasanya kemungkinan bukan diajukan oleh Putri Candrawathi sendiri. Namun ia menduga ada pihak yang ingin Putri mendapat perlindungan, agar dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir J semakin kuat.

"Kalau pun bu PC yang mengajukan perlindungan, bener-bener dapat perlindungan dari LPSK, barangkali ya (biar) lebih memberi kesan bahwa yang bersangkutan adalah korban," kata Hasto.

  1. Jeratan Pasal yang diterima Putri

Akibat ulahnya tersebut, Putri terancam beberapa jeratan pasal KUHP, yaitu Pasal 340 subsider 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Pasal tersebut erat kaitannya dengan pembunuhan berencana.

Berdasarkan jurnal berjudul The Intent Element In The Premediatated Murder yang terbit pada 2021, terdapat tiga hal yang menjadi syarat suatu hal disebut rencana pembunuhan. Pertama, memutuskan kehendak dengan tenang. Kedua, seorang pelaku memiliki ketersediaan waktu yang cukup sejak timbulnya kehendak sampai dengan pelaksanaan kehendak. Ketiga, pelaksanaan kehendak atau perbuatan dilakukan dalam suasana yang tenang.

  1. Putri belum ditahan

Masih dalam hasil laporan Tempo, Inspektur Pengawasan Umum Polri sekaligus Ketua Tim Khusus Bareskrim, Komisaris Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan mereka belum menahan Putri karena yang bersangkutan masih dalam kondisi sakit.

Pemeriksaan pada kamis kemarin pun ditunda karena Putri mengirim surat sakit. Hal ini disebabkan karena dokter memintanya istirahat selama tujuh hari lamanya. Meski demikian, Agung mengatakan bahwa gelar perkara tetap akan dilakukan lalu Putri ditetapkan tersangka.

“Seyogyanya kemarin Ibu PC (Putri Candrawathi) diperiksa, tetapi karena ada surat sakit, maka di-hold. Meski demikian tetap gelar perkara dilakukan. Kami akan terus berkoordinasi dengan dokter. Sejauh ini yang bersangkutan belum ditahan,” kata Agung Budi saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jumat, 19 Agustus 2022.

FATHUR RACHMAN

Baca juga: Putri Candrawathi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana dan Membantu Kejahatan, Begini Bunyinya






Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

19 jam lalu

Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

Ferdy Sambo membuat sejumlah skenario untuk menutupi Kasus pembunuhan Brigadir J. Namun upaya tersebut gagal bahkan menyeret anak buahnya


Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

22 jam lalu

Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

Sidang kasus Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo cs, telah memasuki agenda pembacaan replik, duplik, dan pleidoi. Berikut merupakan rangkumannya


Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

1 hari lalu

Bacakan Pleidoi, Irfan Widyanto: Semua Orang Tertipu oleh Ferdy Sambo

Irfan Widyanto menyebut semua orang tertipu oleh Ferdy Sambo pada saat awal kasus pembunuhan Brigadir Yosua ini mencuat.


Pleidoi Irfan Widyanto Sebut Semua Orang Bahkan Petinggi Polri Tertipu oleh Ferdy Sambo

1 hari lalu

Pleidoi Irfan Widyanto Sebut Semua Orang Bahkan Petinggi Polri Tertipu oleh Ferdy Sambo

Irfan Widyanto mengaku tak bisa menolak tugas yang diberikan kepadanya karena tak mengetahui kejadian sebenarnya penyebab kematian Brigadir Yosua.


Istri Arif Rachman Arifin Menangis, Sebut Ferdy Sambo Hancurkan Karier Suaminya

1 hari lalu

Istri Arif Rachman Arifin Menangis, Sebut Ferdy Sambo Hancurkan Karier Suaminya

Istri Arif Rachman Arifin, Nadia Rahma mengungkapkan awal bertemu Ferdy Sambo, ia merasa atasan suaminya itu pemimpin yang baik.


Kuasa Hukum Arif Rachman Arifin Minta Kliennya Dibebaskan karena Anaknya Mengidap Hemofilia

1 hari lalu

Kuasa Hukum Arif Rachman Arifin Minta Kliennya Dibebaskan karena Anaknya Mengidap Hemofilia

Anak Arif Rachman Arifin disebut mengadapi kelainan pembekuan darah atau hemofilia yang perawatannya membutuhkan banyak biaya.


Pledoi Arif Rachman Arifin Singgung Soal Dilema Moral HIngga Budya Polisi yang Mengakar

1 hari lalu

Pledoi Arif Rachman Arifin Singgung Soal Dilema Moral HIngga Budya Polisi yang Mengakar

Arif Rachman Arifin mengaku mengalami dilema moral setelah mendengar cerita Ferdy Sambo bahwa istrinya, Putri Candrawathi, mengalami pelecehan seksual


Hendra Kurniawan Cs Bacakan Pleidoi Kasus Perintangan Penyidikan

1 hari lalu

Hendra Kurniawan Cs Bacakan Pleidoi Kasus Perintangan Penyidikan

Hendra Kurniawan dan lima terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua lainnya hari ini jalani sidang pembacaan pembelaan.


Fakta di Luar Sidang Richard Eliezer: Didatangi Orang Tua hingga Foto Bareng

1 hari lalu

Fakta di Luar Sidang Richard Eliezer: Didatangi Orang Tua hingga Foto Bareng

Sidang duplik Richard Eliezer diwarnai kehadiran kedua orang tuanya. Selain itu ada kelompok bernama Eliezer's Angels yang ramaikan sidang.


Kuasa Hukum Richard Eliezer Sebut Jaksa Galau Tuntut Kliennya 12 Tahun

2 hari lalu

Kuasa Hukum Richard Eliezer Sebut Jaksa Galau Tuntut Kliennya 12 Tahun

Kuasa hukum Richard Eliezer menyinggung soal dilema yuridis yang disampaikan jaksa dalam replik.