Musra Relawan Jokowi akan Kerucutkan Satu Nama Capres 2024

Reporter

Editor

Amirullah

Ketua Panitia Nasional Musra Indonesia atau Musyawarah Rakyat Indonesia, Panel Barus (dua dari kiri) menjelaskan rencana pelaksanaan musra, di Kota Solo, Sabtu, 16 Juli 2022. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah kelompok relawan Joko Widodo (Jokowi) akan mengerucutkan satu nama yang cocok jadi calon presiden 2024. Ketua Panitia Nasional Musra Indonesia Panel Barus mengatakan, nama tersebut merupakan hasil penyaringan dari pelaksanaan Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia di 34 provinsi.

"Satu, enggak pakai banyak-banyak, satu capres kita dukung ini," tuturnya saat ditemui di Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu, 20 Agustus 2022.

Pelaksanaan Musra Indonesia bakal dimulai tangggal 22 Agustus 2022 di Kota Bandung. Setelah itu dilakukan di lokasi lain dari 33 provinsi yang tersisa.

Panel menjelaskan, Musra dilakukan secara terbuka bagi publik tanpa mengenakan atribut identitas politik. Setiap yang hadir dipersilakan bicara dan berdiskusi, namun kesempatan tidak banyak karena ribuan orang yang bakal datang dan terbatasnya waktu.

"Kami hanya kasih waktu 40 menit per sesi ngomong. Paling satu orang saya kasih ngomong satu setengah menit. Random itu ngomong. Setelah itu ditutup, baru e-vote," ujarnya.

Teknis e-vote tersebut melalui formulir digital yang disediakan melalui kode batang. Lalu setiap orang yang hadir dalam Musra Indonesia dipersilakan mengisi satu nama siapa saja calon presiden yang dianggap pantas maju di Pilpres 2024.

Hasil dari Musra Indonesia, kata Panel, akan didiskusikan pihaknya bersama Joko Widodo untuk memetik satu nama. Mengingat bakal ada kemungkinan nama-nama yang berbeda dari 34 provinsi tersebut.

Namun Panel enggan menegaskan bahwa nama tersebut bakal menentukan arah dukungan Jokowi di Pilpres 2024. Dia menganggap pelaksanaan Musra Indonesia sebagai 'perekam' dari yang disuarakan oleh publik.

Nama yang akan dideklarasikan tersebut bakal diumumkan sebelum pendaftaran Capres dan Cawapres. Kurang lebih waktu yang ditargetkan adalah Mei 2023 atau setelah Hari Raya Idul Fitri.

"Kami akan diskusi sama beliau, 'Pak ini lho hasil Musra yang udah kita gelar.' Diskusi lah itu, setelah itu baru kami deklarasi nanti Mei (2023), habis lebaran," ujar Panel.

Berikut adalah organ pelaksana Musra Indonesia:

1. Projo (Pro Jokowi
2. Seknas Jokowi
3. Bara JP
4. Relawan Buruh Sahabat Jokowi
5. GK Center
6. Almisbat
7. RPJB
8. Duta Jokowi
9. Kornas Jokowi
10. RKIH
11. JAMAN
12. GAPURA
13. Indeks
14. KIB
15. Sekber Jokowi Nusantara
16. KA-PT
17. Maluku Satu Hati
18. Alumni Trisakti






Budiman Sudjatmiko Cerita ke Jokowi soal Keliling Desa hingga Kepala Desa yang Demo

24 menit lalu

Budiman Sudjatmiko Cerita ke Jokowi soal Keliling Desa hingga Kepala Desa yang Demo

Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko menghadapai ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa sore, 17 Januari 2023 lalu.


Faisal Basri Kritik Jokowi Soal Larangan Ekspor: Segala Kebjakan Dibajak Kepentingan Oligarki

54 menit lalu

Faisal Basri Kritik Jokowi Soal Larangan Ekspor: Segala Kebjakan Dibajak Kepentingan Oligarki

Faisal Basri mengkritik kebijakan Presiden Jokowi melarang ekspor sejumlah komoditas. Menurut dia, langkah tersebut seringkali sembrono.


Muzani Bilang HUT ke-15 Gerindra Digelar Sederhana, Tak Undang Jokowi

1 jam lalu

Muzani Bilang HUT ke-15 Gerindra Digelar Sederhana, Tak Undang Jokowi

Muzani menegaskan, terbatasnya ruang aula kantor pusat Gerindra itu tak memungkinkan untuk mengundang banyak tamu.


Proses Penentuan Capres Cawapres Koalisi Gerindra dan PKB Terus Berjalan

2 jam lalu

Proses Penentuan Capres Cawapres Koalisi Gerindra dan PKB Terus Berjalan

Jazilul menyebut PKB dan Gerindra sudah satu suara memenangkan Pilpres 2024.


Jokowi Akan Terbitkan PP untuk Dana SDM Desa, Budiman Sudjatmiko Beberkan Isinya

2 jam lalu

Jokowi Akan Terbitkan PP untuk Dana SDM Desa, Budiman Sudjatmiko Beberkan Isinya

Budiman Sudjatmiko menyatakan telah mengusulkan ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar menambah anggaran khusus untuk pengembangan SDM desa.


Gerindra Rayakan HUT ke-15 Besok, Politikus PKB Belum Tahu Diundang atau Tidak

3 jam lalu

Gerindra Rayakan HUT ke-15 Besok, Politikus PKB Belum Tahu Diundang atau Tidak

Partai Gerindra bakal merayakan hari jadinya ke-15 tahun di Kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan.


PPP Sebut Nama Erick Thohir Paling Ramai di Internal, Bisa Capres atau Cawapres

7 jam lalu

PPP Sebut Nama Erick Thohir Paling Ramai di Internal, Bisa Capres atau Cawapres

Dukungan untuk Erick Thohir menguat di internal PPP. Menurut Arsul Sani, bisa sebagai capres atau cawapres.


Soal Usulan Penundaan Pemilu, Bamsoet: Tergantung Parpol Parlemen, Saya Hanya Pegang Palu

7 jam lalu

Soal Usulan Penundaan Pemilu, Bamsoet: Tergantung Parpol Parlemen, Saya Hanya Pegang Palu

Bamsoet menyebut peluang terwujudnya penundaan Pemilu ini tergantung dari partai politik yang ada di parlemen.


Gerilya Tiga Periode Masa Jabatan Presiden Jokowi

9 jam lalu

Gerilya Tiga Periode Masa Jabatan Presiden Jokowi

Gagasan perpanjangan masa jabatan presiden atau Jokowi tiga periode mencuat lagi.


Soal Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, PDIP Sebut Megawati Sudah Beri Pesan ke Jokowi

9 jam lalu

Soal Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, PDIP Sebut Megawati Sudah Beri Pesan ke Jokowi

PDIP menanggapi isu perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi. PDIP merujuk pada konstitusi bahwa Presiden hanya bisa menjabat selama 2 periode.