PPAD Beri Bantuan Hukum pada Muhammad Mubin, Purnawirawan yang Tewas Ditikam di Bandung

Reporter

Editor

Febriyan

Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo saat konferensi pers terkait kasus penikaman purnawirawan TNI di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/8/2022). (ANTARA FOTO/Bagus Ahmad Rizaldi)

TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) memberikan bantuan hukum kepada keluarga Letnan Kolonel Infanteri Purnawirawan Muhammad Mubin. Bantuan itu tindak lanjut dari kasus penikaman terhadap Mubin sampai tewas yang terjadi di Lembang, Bandung pada 16 Agustus 2022.

Ketua Umum PPAD Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Doni Monardo memerintahkan Sekretaris Jenderal PPAD, Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Komaruddin Simanjuntak untuk menangani. Perintah tersebut berdasarkan Surat Tugas Nomor: ST/15/PP-PPAD/VIII/2022.

“Seterimanya surat tugas ini di samping tugas dan jabatannya ditunjuk untuk mewakili Persatuan Perwakilan TNI Angkatan Darat (PPAD) dalam penyelesaian proses hukum terhadap pelaku yang mengakibatkan terbunuhnya Letkol H. Muhammad Mubin di Lembang pada 16 Agustus 2022,” tulis dalam surat tersebut yang ditandatangani Komaruddin di Jakarta, 18 Agustus 2022.

Ada tiga orang yang ditugaskan dalam pemantauan dan pengawasan terhadap proses hukum pelaku pembunuhan. Mereka yang diutus di antaranya Ketua Bidang Hukum PPAD Mayor Jenderal TNI Purnawirawan Mulyono, Wakil Ketua Bidang Hukum PPAD Brigadir Jenderal TNI Purnawirawan Djuhendi Sukmajati, dan Anggota Bidang Hukum PPAD Kapten Chk Purnawirawan Prastopo.

Surat tugas tersebut mulai berlaku terhitung sejak 19 Agustus 2022 sampai dengan selesai.

“Mengadakan koordinasi dengan pihak-pihak terkait demi kelancaran tugas dan melaksanakan tugas ini sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab serta melaporkan hasilnya kepada Ketua Umum PPAD,” tulis Komaruddin pada poin kedua.

Komaruddin mengatakan pihaknya langsung mengirim tim untuk pendampingan perkara. Penyertaan ini dilakukan kepada keluarga korban sampai kasus ini ditangani.

“PPAD langsung mengirim tim, baik untuk pendampingan perkara, sampai pendampingan keluarga korban hingga kasus itu ditangani secara hukum,” ujar Komaruddin Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Komar mengapresiasi kesamaan langkah cepat yang diambil oleh Pomdam III/Siliwangi. Termasuk gerak cepat dari Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan yang terus mengawasi proses penyidikan kasus tersebut.

Pelaksana Tugas Sekretaris Kemenkopolhukam Marsekal Muda TNI Arif Mustofa memastikan pihaknya yang hadir ke Polda Jawa Barat bersama unsur TNI AD dan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) akan transparan dalam pengusutan kasus tesebut.

“Polisi Militer Kodam (Pomdam) III Siliwangi dan Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) akan turut serta mendampingi dan mengawal proses penyidikan perkara ini,” kata Arif pada kesempatan yang berbeda, kemarin.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat telah menangkap pelaku penikaman terhadap Muhammad Mubin. Tersangka bernama Hery Hernando Alias Aseng disebut Kanit Reskrim Polsek Lembang Iptu Sidabukke mengatakan, Aseng menghabisi nyawa korban dengan lima tusukan pisau, dua di leher, dua dada, dan satu perut.






Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

4 jam lalu

Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

Polisi dikecam karena menggunakan kekuatan berlebihan dalam menghadapi orang-orang kulit hitam.


Beberapa Fakta Mengenai Pembunuhan, Salah Satunya Pembunuh Tak Harus Psikopat

16 jam lalu

Beberapa Fakta Mengenai Pembunuhan, Salah Satunya Pembunuh Tak Harus Psikopat

Peneliti dari Amerika, Lawrence R. Samuel, melihat kembali kasus-kasus pembunuhan yang terjadi untuk menemukan alasan kenapa manusia membunuh.


Wowon Serial Killer Bisa Ubah Rasa Kopi Saset Jadi Asin, Pernah Uji Coba ke Tetangga

16 jam lalu

Wowon Serial Killer Bisa Ubah Rasa Kopi Saset Jadi Asin, Pernah Uji Coba ke Tetangga

Tetangga Wowon Serial Killer itu sempat menyesap kopi saset itu dan benar rasanya asin. Oleh anak tiri Wowon diminta memuntahkan segera. Kenapa?


Lima Mantan Polisi Memphis Didakwa dalam Kasus Pembunuhan Tyre Nichols

1 hari lalu

Lima Mantan Polisi Memphis Didakwa dalam Kasus Pembunuhan Tyre Nichols

Pembunuhan oleh petugas polisi Amerika terhadap orang-orang berkulit hitam telah kerap terjadi dan telah dikecam publik selama bertahun-tahun.


2 Cara Wowon Serial Killer Meyakinkan TKW agar Mau Jadi Korban Penipuan Penggandaan Uang

1 hari lalu

2 Cara Wowon Serial Killer Meyakinkan TKW agar Mau Jadi Korban Penipuan Penggandaan Uang

Ada dua cara yang digunakan Wowon serial killer cs untuk jaring korban


Mengapa Polisi Belum Bisa Umumkan Hasil Autopsi 2 Korban Wowon Serial Killer?

1 hari lalu

Mengapa Polisi Belum Bisa Umumkan Hasil Autopsi 2 Korban Wowon Serial Killer?

Polisi belum bisa menyampaikan hasil autopsi dua korban Wowon Serial Killer. Makam para korban tersebar di empat lokasi.


TKW Korban Wowon Serial Killer Tak Pernah Dapat Untung dari Janji Manis Jagal Ini

1 hari lalu

TKW Korban Wowon Serial Killer Tak Pernah Dapat Untung dari Janji Manis Jagal Ini

Korban tidak dapat apa-apa dari janji kekayaan instan oleh Wowon serial killer cs.


Tersangka Mutilasi di Bekasi Habiskan Ratusan Juta, Bayar Saksi Palsu untuk Ambil Alih Apartemen Angela

1 hari lalu

Tersangka Mutilasi di Bekasi Habiskan Ratusan Juta, Bayar Saksi Palsu untuk Ambil Alih Apartemen Angela

Ecky Listiantho membayar saksi palsu atas transaksi pembelian apartemen seharga Rp 1 miliar dari Angela Hindriati, korban mutilasi di Bekasi.


TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Tak Curiga karena Istri Tersangka Juga Ikut Setor Uang

1 hari lalu

TKW Korban Penipuan Wowon Serial Killer Tak Curiga karena Istri Tersangka Juga Ikut Setor Uang

Dua dari 11 TKW korban penipuan penggandaan uang, Siti dan Farida tewas dibunuh Wowon Serial Killer.


Keluarga Tak Tahu-menahu Ada Sidang Pengalihan Apartemen Angela ke Tersangka Mutilasi Ecky

1 hari lalu

Keluarga Tak Tahu-menahu Ada Sidang Pengalihan Apartemen Angela ke Tersangka Mutilasi Ecky

Keluarga tak tahu-menahu ada sidang pengalihan kepemilikan apartemen, dari Angela Hindriati ke Ecky Listiantho,tersangka mutilasi.