Polisi Periksa 16 Saksi Perusakan dan Penghilangan CCTV di TKP Pembunuhan Brigadir J

Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto didampingi Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dan jajaran Kepolisian memberikan keterangan pers terkait kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 19 Agustus 2022. Tim khusus bentukan Kapolri menetapkan istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi alias PC sebagai tersangka. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Siber Bareskrim Brigjen Asep Edi Suheri mengatakan saat ini penyidik tengah memeriksa 16 orang dalam perkara penghilangan, perusakan, dan pemindahan barang bukti CCTV dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

“Pemeriksaan ini dilakukan sesuai dengan laporan polisi nomor LP A0446 2022 pada 9 Agustus 2022 dan dibagi menjadi lima klaster,” kata Asep Edi Suheri saat konferensi pers di Mabes Polri, Jumat, 19 Agustus 2022.

Klaster pertama adalah tiga warga Duren Tiga berinisial SN, M, dan AZ. Kemudian klaster kedua adalah yang melakukan pergantian DVR CCTV, yakni AF, AKP IW, AKBP AC, dan Kompol AL. 

Klaster ketiga adalah orang yang melakukan pemindahan transmisi dan perusakan, yakni Kompol BW, Kompol CP, dan AKBP AR. Klaster keempat adalah orang yang menyuruh melakukan pemindahan CCTV atau lainnya, yakni Ferdy Sambo sendiri, kemudian BJP HM, dan AKBP AN. Klaster kelima, yakni empat orang, yaitu AKP DA, AKP RS, AKBP RSS, dan Bripka DR.

“Barang bukti yang sudah kami sita saat ini ada empat, hardisk eksternal merek WD. Kedua adalah tablet, kemudian DVR CCTV yang ada di Duren Tiga, dan laptop merek Dell milik BW,” kata Asep.

Mereka terancam Pasal 32 dan 33 UU ITE, kemudian Pasal 221, 223, 55 dan 56 KUHP. Selanjutnya, Direktorat Siber Bareskrim Polri akan berkoordinasi dengan Puslabfor untuk mengetahui hasil pemeriksaan lebih lanjut barang bukti yang telah diserahkan tersebut.

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto mengatakan, ada enam anggota Polri, termasuk Ferdy Sambo, yang diduga  melakukan tindak pidana obstruction of justice atau menghalangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

“Namanya tentu satu FS, kedua BJP HK, lalu AKBP ANP, AKBP AR, Kompol BW, Kompol CP,” kata Komjen Agung Budi saat konferensi pers di Mabes Polri, Jumat, 19 Agustus 2022.

Lima orang ini adalah hasil pemeriksaan 15 anggota yang dipatsuskan. Selain FS, kelima anggota yang sudah ditempatkan di penempatan khusus (patsus) ini dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke penyidik untuk disiapkan sangkaan pasalnya.

Hingga hari ini Itsus telah memeriksa 83 anggota Polri, di mana ada 35 orang yang ditempatkan di patsus.

“Yang sudah melaksanakan ptsus sebanyak 18, tetapi berkurang tiga, yaitu FS, RR, dan RE, karena mereka sudah menjadi tersangka,” katanya.

Hari ini tim khusus (timsus) Bareskrim Polri menetapkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

“PC ditetapkan tersangka pembunuhan Brigadir Yosua,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Bridjen Andi Rian Djajadi saat konferensi pers di Mabes Polri, 19 Agustus 2022.

Putri Candrawathi disangkakan Pasal 340 subsider 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Andi Rian mengatakan Putri ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan dua alat bukti, yakni keterangan saksi dan bukti elektronik berupa CCTV yang ada di rumah pribadi di Jalan Saguling 3 dan CCTV di dekat TKP.

“DVR yang diperoleh dari pos satpam inilah yang menjadi bagian circumstantial evidence atau barang bukti tidak langsung yang menjadi petunjuk PC ada di lokasi sejak di Saguling sampai Duren Tiga,” kata Andi Rian.

Ia mengatakan berdasarkan bukti ini Putri melakukan kegiatan atau menjadi bagian dari perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua.

Baca juga: Kata Pengacara Soal Putri Candrawathi Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J






Ferdy Sambo Disebut Sobek Berita Acara Interogasi Kuat Ma'ruf Saat Diperiksa Provos

5 jam lalu

Ferdy Sambo Disebut Sobek Berita Acara Interogasi Kuat Ma'ruf Saat Diperiksa Provos

Kuat Ma'ruf mengisahkan, saat diperiksa Provos, Ferdy Sambo mendatanginya dan merobek-robek berkas interogasinya.


Ricky Rizal Mengaku Tidak Dengar Perintah Ferdy Sambo Tembak Yosua, Richard Eliezer: Tidak Mungkin

8 jam lalu

Ricky Rizal Mengaku Tidak Dengar Perintah Ferdy Sambo Tembak Yosua, Richard Eliezer: Tidak Mungkin

Richard Eliezer mengatakan tidak mungkin Ricky Rizal tak mendengar perintah yang diberikan Ferdy Sambo saat eksekusi Yosua.


Ferdy Sambo, Yosua, dan Rusak Otak karena Luka Tembak

9 jam lalu

Ferdy Sambo, Yosua, dan Rusak Otak karena Luka Tembak

Proses persidangan menguak bagaimana kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di tangan atasannya eks Kepala Divisi Propam Polri Ferdy Sambo.


Ricky Rizal Sempat Diminta Baca Alquran Sebelum Ubah Keterangan BAP

10 jam lalu

Ricky Rizal Sempat Diminta Baca Alquran Sebelum Ubah Keterangan BAP

Setiap selesai pemeriksaan, Ricky Rizal selalu ditanya Ferdy Sambo apa yang ia ceritakan atau apakah ia masih menggunakan skenario awal.


Ricky Rizal Mengaku Ubah BAP Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka

10 jam lalu

Ricky Rizal Mengaku Ubah BAP Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka

Ricky Rizal mengaku ditunjukkan BAP Richard Eliezer yang mengubah keterangannya melawan skenario Ferdy Sambo pada 8 Agustus 2022.


Laporan Palsu KDRT Baim Wong & Paula Verhoeven, Polres Periksa 2 Polisi Polsek

10 jam lalu

Laporan Palsu KDRT Baim Wong & Paula Verhoeven, Polres Periksa 2 Polisi Polsek

Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa polisi Kepolisian Sektor Kebayoran Baru dan pelapor kasus laporan palsu oleh Baim Wong.


Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Sebut Ricky Rizal Pencuri

11 jam lalu

Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Sebut Ricky Rizal Pencuri

Ricky Rizal disebut sebagai pencuri karena memindahkan dana dari rekening Brigadir Yosua yang telah meninggal.


Sidang Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Endus Adanya Tindak Pidana Pencucian Uang

12 jam lalu

Sidang Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Endus Adanya Tindak Pidana Pencucian Uang

Hakim mengendus adanya praktek pencucian uang oleh Ferdy Sambo dan anak buahnya dalam sidang pembunuhan Brigadir Yosua.


Cerita Paman Korban Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata

14 jam lalu

Cerita Paman Korban Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata

Pada tubuh balita tewas dianiaya ditemukan beberapa luka lebam, di antaranya di pinggang, paha dan mulut yang bernanah.


Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

15 jam lalu

Hakim Marahi Ricky Rizal karena Dianggap Berbohong: Kamu Tidak Sayang sama Anak-anakmu?

"Kamu tidak sayang sama anak-anakmu?" tegur hakim."Sayang Yang Mulia," kata Ricky Rizal."Kamu berkorban untuk nutupin ini semua?" tanya lagi hakim.