Pengacara Brigadir J Laporkan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo Pekan Ini

Pengacara keluarga Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, saat mendatangi Bareskrim Polri untuk memberi keterangan Saksi Pelapor pada BAP Penyidikan, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 2 Agustus 2022. Tempo/Eka Yudha Saputra

TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, menyatakan akan segera membuat laporan terhadap Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi, soal pembuatan laporan palsu. Kamaruddin menyatakan telah mengantongi surat kuasa dari keluarga Yosua.  

"Tadi langsung dari Jambi. Sudah (disetujui), sudah penandatanganan lima surat kuasa," kata Komaruddin di Taman Ismail Marzuki, pada Kamis 18 Agustus 2022.

Komaruddin menambahkan saat ini pihaknya tengah mengumpulkan bukti untuk membuat laporan itu. Dia memastikan laporan itu akan dibuat pada pekan ini. 

"Iya (minggu ini). Segera setelah surat kuasa ditandatangani oleh rekan-rekan saya, dan bukti buktinya. Karena melapor tidak cukup surat kuasa tapi bukti pendukungnya juga," kata Kamaruddin.

Kamarudin menyampaikan pada awalnya keluarga Yosua menolak untuk melaporkan PC. Namun karena pihak dari Ferdy Sambo telah terbukti merekayasa kasus kematian Brigadir J dengan bermacam cara, pihak keluarga pun lalu memberi surat kuasa kasus ini.

"Memang awalnya Bapak Samuel merasa kasihan kepada ibu Putri karena selama ini Putri dan Ferdy itu selalu dikabarkan sebagai ibu yang baik dan bapak yang baik. Tapi karena mereka tidak mau berhenti, khususnya pengacaranya Patra tidak mau berhenti memproduksi hoaks maka ini harus dikasih pelajaran," ujarnya.

Selain surat kuasa pelaporan Putri Candrawathi, tim kuasa hukum juga meminta surat kuasa lain kepada keluarga Brigadir J. Kommaruddin menyampaikan ada enam surat kuasa yang dia kantongi hingga saat ini. Yaitu tentang pembunuhan berencana, 2 laporan palsu, obstruction of justice, pencurian barang milik Yosua, dan pembuatan berita palsu, hingga penghinaan terhadap orang yang telah meninggal.

"Penghinaan terhadap orang mati yaitu melanggar 321 KUHP. Kemudian kami mendapatkan surat kuasa untuk menggugat secara perdata yaitu perbuatan melawan hukum melanggar pasal 1365 perdata. Jadi ada total 6 surat kuasa," katanya. 

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dituding melakukan membuat laporan palsu terkait kasus pelecehan seksual dan pengancaman yang dilakukan Yosua. Awalnya, dua masalah ini disebut sebagai latar belakang terbunuhnya pria berusia 27 tahun itu. 

Putri sempat membuat laporan soal pelecehan seksual dan pengancaman itu ke Polres Jakarta Selatan. Pengacara Putri menyatakan kliennya dilecehkan dan diancam Yosua di rumah dinas Ferdy di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan. 

Polisi pun sempat menyatakan pelecehan ini membuat Yosua dan Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu terlibat baku tembak. Yosua, tewas pada kejadian yang berlangsung 8 Juli 2022 tersebut.

Belakangan tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membongkar skenario palsu itu. Listyo Sigit membentuk tim khusus setelah pihak keluarga meragukan cerita awal tersebut sehingga muncul desakan dari masyarakat untuk mengungkap kebenaran kasus ini. 

Timsus menemukan fakta bahwa Yosua tak terlibat tembak menembak, melainkan ditembak oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo. Bharada E juga menyatakan Ferdy menuntaskan eksekusi itu dengan melepaskan dua tembakan ke kepala Yosua. 

Polisi pun akhirnya menyatakan tak ada pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi. Timsus hari ini rencananya akan melakukan pemeriksaan terhadap Putri dan akan menyampaikan hasil temuan terbaru kasus ini ke publik. 






Sidang Lanjutan Kasus yang Menyeret Ferdy Sambo Sudah Capai Duplik, Apa Itu Duplik?

1 jam lalu

Sidang Lanjutan Kasus yang Menyeret Ferdy Sambo Sudah Capai Duplik, Apa Itu Duplik?

Agenda sidang duplik kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat menyeret Ferdy Sambo cs akan digelar pada Selasa besok. Apa itu duplik?


Mahasiswa UI yang Tewas jadi Tersangka, BEM UI: Seperti Kasus Ferdy Sambo Jilid II

16 jam lalu

Mahasiswa UI yang Tewas jadi Tersangka, BEM UI: Seperti Kasus Ferdy Sambo Jilid II

BEM UI mengecam polisi yang sempat menetapkan Mohammad Hasya, mahasiswa UI yang tewas tertabrak, sebagai tersangka


Hoegeng Awards Digelar Kembali, Ini Latar Belakang Ajang Pencarian Polisi Baik

21 jam lalu

Hoegeng Awards Digelar Kembali, Ini Latar Belakang Ajang Pencarian Polisi Baik

Hoegeng Awards merupakan program untuk mencari sosok polisi baik.


Bus Pemain Persis Solo Dilempari di Tangerang, Gibran Langsung Colek Kapolri

21 jam lalu

Bus Pemain Persis Solo Dilempari di Tangerang, Gibran Langsung Colek Kapolri

Menurut Gibran, pelemparan ke bus pemain Persis Solo terjadi karena polisi tidak tegas dalam kasus Tragedi Kanjuruhan


Ferdy Sambo hingga Richard Eliezer Sudah Bacakan Pleidoi, Apa Tahapan Selanjutnya?

1 hari lalu

Ferdy Sambo hingga Richard Eliezer Sudah Bacakan Pleidoi, Apa Tahapan Selanjutnya?

Beginilah tahapan persidangan kasus pidana di Pengadilan Negri. Ferdy Sambo, Putri Candrawathi hingga Richard Eliezer bacakan pleidoi, setelah itu?


Beda Frustrasi dan Putus Asa dalam Psikologi, Pledoi Ferdy Sambo yang Mana?

1 hari lalu

Beda Frustrasi dan Putus Asa dalam Psikologi, Pledoi Ferdy Sambo yang Mana?

Ferdy Sambo dalam pleidoinya sempat merasa frustrasi karena banyaknya tekanan dan olok-olok dari berbagai pihak. Apa beda frustasi dengan putus asa?


Jaksa Sebut Pengacara Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal berasal dari Tim yang Sama, Berupaya Kaburkan Peristiwa

1 hari lalu

Jaksa Sebut Pengacara Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal berasal dari Tim yang Sama, Berupaya Kaburkan Peristiwa

JPU menyinggung tim pengacara terdakwa, Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal berasal dari tim yang sama


Deretan Tuntutan Jaksa ke Anak Buah Ferdy Sambo, Paling Lama 3 Tahun

1 hari lalu

Deretan Tuntutan Jaksa ke Anak Buah Ferdy Sambo, Paling Lama 3 Tahun

Hendra Kurniawan dan lima terdakwa lainnya terseret kasus ini karena mengikuti skenario palsu pembunuhan Brigadir Yosua yang dibuat Ferdy Sambo.


Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi dan Tetap Hukum Ferdy Sambo Seumur Hidup

2 hari lalu

Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi dan Tetap Hukum Ferdy Sambo Seumur Hidup

Jaksa menilai pleidoi penasihat hukum Ferdy Sambo patut dikesampingkan karena tidak memiliki dasar yuridis yang kuat.


3 Poin Jawaban Jaksa atas Pleidoi Ricky Rizal

2 hari lalu

3 Poin Jawaban Jaksa atas Pleidoi Ricky Rizal

Ricky Rizal telah menjalani sidang dengan agenda mendengarkan replik dari jaksa penuntut umum atas pleiodoinya. Jaksa minta hakim abaikan pleidoi itu.