Bupati Ratna Machmud dan Kisah Rumah Tahfidz Pengganti Warung Remang-remang

Bupati Musi Rawas Ratna Machmud bersama Wakil Bupati, Hj Suwarti dan Ketua TP PKK, H Riza Novianto Gustam serta jajaran Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, meninjau pembangunan jalan dari Simpang Dangko hingga Desa Wonosari Kecamatan Megang Sakti dengan menggunakan sepeda. Instagram/Ratna Machmud

Tulisan ini adalah bagian dari seri tulisan edisi khusus tentang 7 perempuan kepala daerah berprestasi pilihan tempo.co. Tulisan mendalam liputan ini dapat dibaca di Inspirasi dari Perempuan Kepala daerah.

TEMPO.CO, JakartaRatna Machmud teringat saat ia pulang kampung ke Musi Rawas bertahun-tahun lalu, di sepanjang jalan yang ia lalui berdiri banyak warung remang-remang. Musik berdentam-dentam dari sebuah warung ditimpali musik serupa dari warung sebelahnya. Banyak anak muda berkumpul di sana dan tak jarang terjadi hal-hal buruk.

Ratna mengaku miris melihat hal tersebut. Apalagi, kata dia, Musi Rawas memiliki slogan Musi Rawas Darussalam. “Melihat itu, saya berpikir, di mana tokoh masyarakatnya?” katanya.

Dari situ dia ingin perlahan mengubah kebiasaan masyarakat yang dianggap negatif tersebut. Ratna berpikir, fondasi agama masyarakat jadi salah satu program yang perlu dijalankan dalam memimpin Musi Rawas. Untuk itu, sejak kampanye dia mencanangkan akan membangun rumah bagi para penghafal Al-Quran atau tahfidz. Ratna ingin rumah tahfidz ada di seluruh desa di kabupaten tersebut.

Pemerintah Kabupaten kemudian membentuk Lembaga Pengembangan Rumah Tahfidz (LPRT) untuk merekrut para guru secara selektif. Mereka yang dipilih adalah masyarakat yang berdomisili di Musi Rawas. Agar mutu para pendidik di rumah penghapal Al-Quran itu meningkat, Ratna menyiapkan anggaran khusus bagi para guru. Pemerintah menyediakan Rp 2,5 juta untuk tiap guru.

“Kalau ustad dan ustadzahnya suami istri, maka akan diberi gaji Rp 5 juta per bulan,” ujarnya. Ia mengatakan angka tersebut memang tidak terlalu besar. Tapi dengan ada honor tetap, hal tersebut dapat membuat para pengajar bekerja profesional.

Ratna bertekad untuk melahirkan 10 penghapal Al-Quran di setiap desa. Untuk rumah tahfidz, pemerintah memanfaatkan rumah penduduk atau masjid sebagai tempat belajar.

Kini sudah ada 50 desa dari 199 desa yang sudah memiliki rumah tahfidz. Dengan semakin banyak anak belajar kitab suci, Ratna berharap anak-anak muda menjauhi perilaku negatif seperti mengkonsumsi narkoba.

Menurut Ratna, di setiap desa kini bisa ditemui banyak anak muda berkumpul belajar agama. “Pemandangan ini yang membuat saya menjadi semangat untuk terus membenahi dan menata Musi Rawas hingga benar benar menjadi kota Mura Darussalam,” katanya. “Mengubah kebiasaan tidak bisa serta merta tetapi bertahap dan harus sabar.”

Meski membuat program khusus buat umat Islam, Ratna Machmud tetap memperhatikan agama lain di wilayahnya. Dia menganggarkan dana untuk pembangunan rumah ibadah penganut agama lain.






Tempo Media Grup Beri Penghargaan 13 Kepala Daerah Perempuan Inspiratif

5 hari lalu

Tempo Media Grup Beri Penghargaan 13 Kepala Daerah Perempuan Inspiratif

Kepala daerah perempuan ini dinilai berhasil memimpin daerahnya, meskipun mereka harus menghadapi banyak kendala.


Bupati Bengkalis Kasmarni: Perempuan Harus Berani Tunjukkan Kemampuan

5 hari lalu

Bupati Bengkalis Kasmarni: Perempuan Harus Berani Tunjukkan Kemampuan

Bupati Bengkalis Kasmarni meminta kaum perempuan bisa maju menjadi pemimpin meski banyak tantangan yang menghadang


Inspirasi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Gayatri di Tepi Brantas

41 hari lalu

Inspirasi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Gayatri di Tepi Brantas

Wali Kota Ika Puspitasari mewajibkan setiap organisasi perangkat daerah membuat satu inovasi dalam setahun. Baru melek politik saat hendak ikut pemili


Inspirasi Bupati Tegal Umi Azizah: Hapus Setoran ke Atasan

41 hari lalu

Inspirasi Bupati Tegal Umi Azizah: Hapus Setoran ke Atasan

Gara-gara tradisi setoran dihapus, Bupati Tegal Umi Azizah menyebut banyak anak buahnya yang tak menyukai gaya kepemimpinannya.


Inspirasi Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika: Lepas dari Bayang-bayang Suami

41 hari lalu

Inspirasi Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika: Lepas dari Bayang-bayang Suami

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika ingin mempermudah layanan publik bagi warganya


Inspirasi Gubernur Jawa Timur Khofifah, Terasah Sejak Kuliah

42 hari lalu

Inspirasi Gubernur Jawa Timur Khofifah, Terasah Sejak Kuliah

Saat jadi anggota parlemen, salah satu yang membuat Khofifah jadi pusat perhatian adalah ketika dia membacakan pidato di sidang umum MPR pada 1998.


Bupati Tulang Bawang Winarti dan Cerita Grebek Stunting dari Pintu ke Pintu

42 hari lalu

Bupati Tulang Bawang Winarti dan Cerita Grebek Stunting dari Pintu ke Pintu

Progam ini dibuat Winarti untuk menekan angka stunting di daerahnya yang terbilang tinggi.


Inspirasi Bupati Tulang Bawang Winarti, Jalan-jalan dengan BMW

42 hari lalu

Inspirasi Bupati Tulang Bawang Winarti, Jalan-jalan dengan BMW

Winarti tidak membatasi ruang komunikasi. Ia kerap mengajak para pejabat teras dan masyarakat Tulang Bawang untuk berdialog secara terbuka.


Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Bahu Manis Kota Seribu Kelenteng

42 hari lalu

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Bahu Manis Kota Seribu Kelenteng

"Kota Singkawang ini sudah punya modal, tinggal dipoles saja," ujar Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.


Inspirasi Perempuan Kepala Daerah, Bupati Musi Rawas: Jadikan Daerah Ini Lebih Baik

42 hari lalu

Inspirasi Perempuan Kepala Daerah, Bupati Musi Rawas: Jadikan Daerah Ini Lebih Baik

Bupati Musi Rawas Ratna Machmud bekerja hampir tanpa libur sejak dilantik Februari 2021 lalu. Dia jadi inspirasi perempuan kepala daerah.