Fakta Surya Darmadi Alias Apeng, Apa Hubungannya dengan Kasus Annas Maamun?

Surya Darmadi. Foto: Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka kasus penyerobotan lahan kelapa sawit seluas 37.095 hektare di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Surya Darmadi dikabarkan menyerahkan diri ke Kejaksaan Agung hari ini, Senin, 15 Agustus 2022. Koruptor yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp 78 triliun itu sebelumnya telah mangkir hingga 3 kali dari panggilan Kejaksaan Agung usai ditetapkan sebagai tersangka.

Berikut rangkuman kabar kasus Surya Darmadi alias Apeng:

1. Surya Darmadi datang langsung dari luar negeri

Pengacara Surya Darmadi, Juniver Girsang mengatakan kliennya akan datang memenuhi panggilan Kejaksaan Agung dari luar negeri. Tersangka kasus dugaan korupsi penguasaan lahan kelapa sawit dan pencucian uang dengan kerugian negara sebesar Rp 73 triliun, itu akan tiba di Indonesia pada Senin, 15 Agustus 2022. Setibanya di Indonesia, kata Juniver, Surya Darmadi akan langsung mendatangi tim penyidik untuk pemeriksaan.

2. Surya Darmadi disebut tengah menjalani pengobatan di luar negeri

Juniver menjelaskan alasan kliennya tidak menghadiri panggilan penyidik. Sebab hingga saat ini Surya Darmadi yang sudah lansia tengah menjalani pengobatan di luar negeri. Surya Darmadi berupaya untuk mempercepat pengobatannya guna menghormati proses hukum yang menjeratnya. “Pak Surya Darmadi akan mendatangi penyidik untuk memberikan klarifikasi dan siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan,” kata Juniver Girsang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 13 Agustus 2022.

3. Surya Darmadi akhirnya datangi kantor Kejaksaan Agung

Buron ke luar negeri Surya Darmadi akhirnya datang ke kantor Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan, sekitar pukul 14.00. Dia mengenakan kemeja putih lengan panjang dan dikawal oleh jaksa. Surya diketahui mendarat di Indonesia sekitar pukul 13.00 WIB. Dia tiba dari Taiwan di Bandara Soekarno-Hatta. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan kejaksaan kemudian menjemput Surya dan membawanya ke Kejaksaan Agung. “Tim kami melakukan penjemputan,” kata dia.

4. Surya Darmadi akan ditahan usai diperiksa

Kejaksaan Agung berencana akan langsung menahan Surya Darmadi. Burhanuddin mengatakan penahanan akan dilakukan setelah pemeriksaan. Bos perusahaan perkebunan kelapa sawit Grup Duta Palma itu bakal ditahan selama 20 hari. Hari ini kami sedang melakukan pemeriksaan atas tersangka SD dan kami akan melakukan penahanan untuk 20 hari,” kata Burhanuddin di kantornya, Jakarta, Senin, 15 Agustus 2022.

5. Kasus Surya Darmadi

Surya Darmadi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung pada 1 Agustus 2022. Apeng, sapanya, disangkakan menyerobot lahan kelapa sawit di Inhu, Riau. Lahan dengan luas 37.095 hektare itu digarap tanpa izin oleh Grup Duta Palma, sepanjang 2003-2022. Kejaksaan Agung telah memanggil Surya Darmadi untuk diperiksa usai ditetapkan sebagai tersangka. Namun hingga tiga kali pemanggilan, Surya Darmadi absen.

Surya Darmadi juga dijerat pasal tindak pidana korupsi maupun Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Dia menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 78 triliun. Surya juga sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau kepada Kementerian Kehutanan Tahun 2014 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Hasil penyidikan menyebut Surya Darmadi menyuap mantan Gubernur Riau, Annas Maamun, sebesar Rp 3 miliar melalui Gulat Medali Emas Manurung.

HENDRIK KHOIRUL MUHID 

Baca: KPK Akan Koordinasi Soal Surya Darmadi yang Serahkan Diri ke Kejaksaan Agung

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok di 2022, KPK Ungkap Susahnya Pencegahan

45 menit lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok di 2022, KPK Ungkap Susahnya Pencegahan

Kata KPK, kalau nilai indeks persepsi korupsi 34 ini adalah buah dari kita yang merasa nyaman dengan kondisi sekarang tanpa terobosan.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada 2022 Melorot 4 Poin, TII: Drastis Sejak Reformasi

1 jam lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada 2022 Melorot 4 Poin, TII: Drastis Sejak Reformasi

Transparency International Indonesia menyebut penurunan Indeks Persepsi Korupsi pada 2022 merupakan jumlah paling drastis sejak era reformasi.


Pengadaannya Diduga Dikorupsi di Kominfo, Kenali Jenis-jenis Tower BTS

4 jam lalu

Pengadaannya Diduga Dikorupsi di Kominfo, Kenali Jenis-jenis Tower BTS

Tower BTS memiliki tiga macam, yakni tower empat kaki, tower tiga kaki dan tower satu kaki.


Ajukan Kasasi, Kejaksaan Agung Anggap Vonis Lepas Pemilik Indosurya Keliru

7 jam lalu

Ajukan Kasasi, Kejaksaan Agung Anggap Vonis Lepas Pemilik Indosurya Keliru

KSP Indosurya tidak pernah melakukan rapat pertanggungjawaban tertinggi, serta produk yang dijual tidak masuk akal.


Lukas Enembe Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Dicecar Soal Nama Pengusaha dan Hasil Kekayaan

8 jam lalu

Lukas Enembe Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Dicecar Soal Nama Pengusaha dan Hasil Kekayaan

Kuasa Hukum, Lukas Enembe Petrus Bala Pattyona, mengatakan kliennya ditanyai sejumlah pertanyaan termasuk mengkonfirmasi sejumlah nama pengusaha


KPK Periksa Kembali Lukas Enembe untuk Tanyakan Barang Bukti

9 jam lalu

KPK Periksa Kembali Lukas Enembe untuk Tanyakan Barang Bukti

Lukas Enembe menjadi tersangka dalam kasus suap sejumlah proyek pembangunan di Papua.


Nama Said Aqil Disebut di Sidang Kasus Unila, Sekretaris SAS Institute: Beliau Subyek Korban

10 jam lalu

Nama Said Aqil Disebut di Sidang Kasus Unila, Sekretaris SAS Institute: Beliau Subyek Korban

Sekretaris Eksekutif Said Aqil Siroj Institute, Abi Rekso menyatakan Said Aqil menjadi subjek korban dalam praktik korupsi di Unila.


Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

11 jam lalu

Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

Sebanyak 15 orang personel Polri bergabung dengan KPK sebagai penyidik. Mereka telah menjalani serangkaian tahapan seleksi


Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

13 jam lalu

Polri Kirim 15 Orang Personel yang Bertugas Jadi Penyidik KPK

Polri telah mengirimkan 15 orang personel untuk menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama empat tahun ke depan


Profil Samanhudi Anwar, Bekas Wali Kota Blitar Perampok Rumah Dinas Penggantinya

2 hari lalu

Profil Samanhudi Anwar, Bekas Wali Kota Blitar Perampok Rumah Dinas Penggantinya

Samanhudi Anwar menjadi tersangka dan ditahan Polda Jatim. Moncer di politik, kejeblos suap ijon proyek gedung SLTP di Blitar.