Sepak Terjang HOS Tjokroaminoto Dirikan Sarekat Islam Lalu Menjadi Tokoh Kemerdekaan

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

HOS Tjokroaminoto. Wikipedia

TEMPO.CO, Jakarta -Haji Oemar Said Tjokroaminoto atau HOS Tjokroaminoto berjuang mulai dari  Sarekat Islam hingga menjadi tokoh nasionalis untuk Kemerdekaan Indonesia. 

“Kita diberi makan bukan hanya karena kita dibutuhkan.” ltulah ekspresi patriotisme HOS untuk menentang penghisapan dan eksploitasi oleh pemerintahan kolonial.

Seperti dilansir dari kebudayaan.kemendikbud.go.id HOS Tjokroarninoto merupakan orang pertama yang  pengaruhnya begitu ditakuti oleh pemerintah Hindia Belanda. De Ongekroonde van Java atau “Raja Jawa Tanpa Mahkota” adalah julukan pemerintah kolonial Belanda untuknya.

Laki-laki kelahiran Desa Bakur, Tegalsari, Ponorogo, Jawa Timur pada tahun 1883 ini memang tak memiliki pendidikan formal. Putera dari Raden Mas Tjokroamiseno ini hanya lulusan akademi pamong praja Opleiding School Voor lnlandse Ambtenaren (OSVlA) di Magelang. la adalah otodidak yang memiliki pengaruh kuat di kalangan rakyat jelata. Bahan tidak sedikit rakyat yang menganggapnya sebagai Ratu Adil, karena gagasannya dianggap melebihi zaman . serta selalu berpihak kepada rakyat dan tanah airnya.

Karir Tjokro berawal setelah ia bertemu dengan Haji Samanhudi, pendiri Sarekat  Dagang Islam (SDI), di Surabaya pada 1912. Saat ltu Tjokro mengusulkan agar nama SDI diubah menjadi Sarekat Islam tanpa meninggalkan misi dagangnya. agar lebih luas cakupannya. Usul itu langsung ditenma dan ia diminta menyusun anggaran dasar SI Tanggal 10 September 1912 SI pun resmi berdiri dengan manhudi menjadi ketua dan Tjokro menjads komisaris untuk Jawa Timur.

Pada 1915, Tjokro menjadi ketua Central SI yang merupakan gabungan dari SI di daerah-daerah, saat itu ia terus berjuang mengukuhkan eksistensi SI. Dalam naungan organisasi ini Tjokro berjuang untuk menghapuskan diskriminasi usaha terhadap pedagang pribumi. Dengan kata lain berupaya menghilangkan dominasi ekonomi penjajah Belanda dan para pengusaha keturunan, Cina.

Maret 1916, SI diakui secara nasional oleh pemermtah Hindia Belanda. Memang, berbeda dengan pemuda keturunan bangsawan lainnya, H.O.S. Tjokroaminoto merupakan tokoh yang berupaya keluar dan belenggu budaya Jawa. Tidak mengherankan kalau ia tidak memilih organisasi Budi Oetomo sebagai wadah perjungannya. Padahal Tjokroaminoto layak bergabung dalam organisasi eksklusif priyayi itu.

Tjokroaminoto menjadi salah satu pelopor gerakan buruh di Indonesa dan menjadi guru bagi beberapa tokoh ternama, salah satunya Sukarno.

HOS Tjokroaminoto Muda

Tjokroaminoto lahir di Ponorogo, 16 Agustus 1882. Ia merupakan anak kedua dari 12 bersaudara.  Ayahnya bernama RM. Tjokroaminoto Bupati Kleco, Jawa Timur, sedangkan sang kakek bernama RMA. Tjokronegoro Bupati Ponorogo.  Berdasarkan dari silsilahnya, pendidikan Tjokroaminoto lebih diarahkan ke dalam pendidikan untuk pegawai negeri. 

Pada 1902, Tjokroaminoto lulus dari...






Liburan Berfaedah, Ini Deretan Museum Gratis di Surabaya

7 hari lalu

Liburan Berfaedah, Ini Deretan Museum Gratis di Surabaya

Liburan bermanfaat dan ramah di kantong di Surabaya bisa kunjungi sejumlah museum berikut ini.


Hari Ini 17 Desember Bapak Bangsa HOS Tjokroaminoto Wafat, Di Mana Makamnya?

50 hari lalu

Hari Ini 17 Desember Bapak Bangsa HOS Tjokroaminoto Wafat, Di Mana Makamnya?

Hari ini 17 Desember, genap 88 tahun HOS Tjokroaminoto pemimpin Sarekat Islam dan bapak Bangsa wafat di usia 52 tahun. Di mana makamnya?


Para Pemeran Pahlawan Nasional: Reza Rahadian, Ario Bayu, Christine Hakim

17 Agustus 2022

Para Pemeran Pahlawan Nasional: Reza Rahadian, Ario Bayu, Christine Hakim

Reza Rahadian, Ario Bayu, Christine Hakim memerankan tokoh pahlawan nasional dalam film. bahkan Reza, pernah memerankan beberapa tokoh bangsa.


HUT RI ke-77, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lombok Barat Bikin Diskusi dan Nobar Film Tjokroaminoto

9 Agustus 2022

HUT RI ke-77, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lombok Barat Bikin Diskusi dan Nobar Film Tjokroaminoto

Literasi dan nobar film Tjokroaminoto itu untuk memperingati HUT RI ke-77 sekaligus membahas kontribusi Lombok terhadap kemerdekaan Indonesia.


4 Destinasi Wisata Sejarah Gratis Biaya Masuk di Kota Surabaya

26 Juli 2022

4 Destinasi Wisata Sejarah Gratis Biaya Masuk di Kota Surabaya

Berbagai destinasi wisata Surabaya memiliki nilai sejarah, dapat Anda kunjungi secara cuma-cuma alias gratis tiket masuk. Mana saja?


Menilik Kisah Cinta Soekarno dan Oetari di Surabaya, Jembatan Peneleh Jadi Saksi

10 Juni 2022

Menilik Kisah Cinta Soekarno dan Oetari di Surabaya, Jembatan Peneleh Jadi Saksi

Surabaya menjadi kota yang tak bisa dilepaskan dari kehidupan Soekarno.


Haji Agus Salim: Jurnalis dan Diplomat Andal, dari Bukittinggi untuk Indonesia

5 April 2022

Haji Agus Salim: Jurnalis dan Diplomat Andal, dari Bukittinggi untuk Indonesia

Haji Agus Salim mendapat julukan sebagai the Grand Old Man karena kepiawaiannya dalam melakukan berbagai perundingan. Begini kisahnya.


3 Peristiwa Penting dalam Hidup Presiden Sukarno di Bulan Ramadan

2 April 2022

3 Peristiwa Penting dalam Hidup Presiden Sukarno di Bulan Ramadan

Tiga peristiwa penting dalam hidup Presiden Sukarno pernah terjadi di bulan Ramadan. Apa saja?


Artis-artis Keturunan Pahlawan dari Maia Estianty sampai Dian Sastro

12 Februari 2022

Artis-artis Keturunan Pahlawan dari Maia Estianty sampai Dian Sastro

Beberapa selebritas memiliki garis keturunan pahlawan Indonesia. Berikut 5 artis itu antara lain Maia Estianty sampai Dian Sastro.


HOS Tjokroaminoto Pemimpin Syarikat Islam, Bapak Bangsa ini Mertua Soekarno

19 Desember 2021

HOS Tjokroaminoto Pemimpin Syarikat Islam, Bapak Bangsa ini Mertua Soekarno

Bapak Bangsa HOS Tjokroaminoto ini pemimpin Syarikat Islam dan penggagas kemerdekaan. Mertua Soekarno ini wafat pada 17 Desember 1934 di Yogyakarta.