Pengacara Keluarga Brigadir J Berharap KPK Usut Dugaan Suap kepada LPSK

Reporter

Kamaruddin Simanjuntak. TEMPO/Seto Wardhana

TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut dugaan suap kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Kamaruddin mengatakan pihaknya akan melapor ke lembaga antirasuah tersebut.

“Kalau suap itu biarkan nanti kita laporkan ke KPK,” katanya saat mendatangi Mabes Polri, Selasa, 16 Agustus 2022.

Dia mengatakan bakal berkoordinasi dengan LPSK untuk mengusut dugaan tersebut yang ingin mengintervensi penyelesaian kasus pembunuhan terhadap Brigadir J. Mengingat staf dari LPSK diberikan amplop tebal oleh seseorang saat bertemu dengan Inspektur Jenderal Ferdy Sambo di Kantor Divisi Provesi dan Pengamanan pada 13 Juli 2022.

“Kemudian juga melibatkan LPSK,” ujar Kamaruddin.

Kemarin, Ferdy Sambo telah dilaporkan ke KPK atas dugaan suap kepada pihak LPSK. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri juga menuturkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

“Benar, KPK telah menerima laporan itu,” ujarnya saat dihubungi kemarin.

Ali mengatakan KPK akan terlebih dahulu menganalisis pengaduan itu dengan cara memverifikasinya. Menurut Ali, verifikasi penting dilakukan untuk menyimpulkan apakah laporan tersebut bisa ditindaklanjuti atau tidak.

Menurut Ali, dalam setiap laporan KPK juga aktif menelusuri dan mengumpulkan informasi dari sumber-sumber lainnya. Informasi dan bahan tambahan itu diperlukan untuk melengkapi setiap aduan masyarakat.

“Kami mengapreasiasi masyarakat yang turut peduli atas dugaan korupsi disekitarnya dengan melapor pada penegak hukum,” kata Ali.

Pelaporan kepada KPK dilayangkan oleh Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK). Koordinator TAMPAK Roberth Keytimu mengatakan, langkah ini demi penuntasan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

“Hal ini adalah dalam rangka untuk penegakan hukum yang berkeadilan untuk mendapatkan keadilan bagi keluarga korban dan publik,” ujarnya dalam keterangan tertulis kemarin.

FAIZ ZAKI | EKA YUDHA SAPUTRA | M ROSSENO AJI


Baca: Kapolri Jelaskan Dinamika Pengusutan Pembunuhan Brigadir J






Soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, PKS Sebut Penyemangat KPK Berbenah

4 jam lalu

Soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, PKS Sebut Penyemangat KPK Berbenah

Politikus PKS Hidayat Nur Wahid menyebut penurunan skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia harus jadi bahan evaluasi untuk KPK.


Fitroh Rohcahyanto Mundur dari KPK, Kejaksaan Agung: Kembali ke Institusi Asal

5 jam lalu

Fitroh Rohcahyanto Mundur dari KPK, Kejaksaan Agung: Kembali ke Institusi Asal

Ketut menyebut kembalinya eks Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto ke Kejaksaan Agung bukan suatu hal yang perlu dipermasalahkan.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, Politikus PKB Anggap Lumrah Naik Turun

10 jam lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, Politikus PKB Anggap Lumrah Naik Turun

Jazilul mengatakan naik turunnya skor Indeks Persepsi Korupsi bukanlah sesuatu yang perlu dijadikan polemik.


Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

13 jam lalu

Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

Bambang Widjojanto menduga kembalinya Fitroh ke Kejaksaan Agung karena adanya intervensi dari pimpinan KPK dalam kasus Formula E.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

14 jam lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

Bambang Widjojanto mengatakan KPK memiliki andil tanggung jawab dalam rendahnya capaian skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia tersebut.


Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

18 jam lalu

Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto mundur dari jabatannya di tengah kontroversi penyidikan Formula E. Apa kata IM57+?


Indeks Persepsi Korupsi 2022 Jeblok, ICW: Penegakan Hukum Dapat Nilai E

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi 2022 Jeblok, ICW: Penegakan Hukum Dapat Nilai E

Jebloknya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2022 disebut karena lemahnya penegakan hukum.


Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

1 hari lalu

Deretan Anak Buah yang Kecewa pada Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

Ferdy Sambo membuat sejumlah skenario untuk menutupi Kasus pembunuhan Brigadir J. Namun upaya tersebut gagal bahkan menyeret anak buahnya


Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

1 hari lalu

Rangkuman Sidang Ferdy Sambo Cs Pekan Ini, Dilema Jaksa soal Tuntutan 12 Tahun Richard Eliezer

Sidang kasus Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo cs, telah memasuki agenda pembacaan replik, duplik, dan pleidoi. Berikut merupakan rangkumannya


Komnas HAM Tegaskan Tak Ikut Campur Urusan Proses Hukum Lukas Enembe di KPK

2 hari lalu

Komnas HAM Tegaskan Tak Ikut Campur Urusan Proses Hukum Lukas Enembe di KPK

Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro mengatakan, telah menerima tiga laporan soal penanganan KPK terhadap Lukas Enembe.