Bareskrim Limpahkan Berkas Perkara Petinggi ACT ke Kejagung

Reporter

Mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin kembali diperiksa sebagai tersangka terkait penyelewengan dana umat, Bareskrim, Mabes Polri. Jakarta. Jumat 29 Juli 2022. Ahyudin mengaku siap ditahan usai dimintai keterangan, sebelumnya dia telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dana bantuan kompensasi untuk korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 pada 2018 lalu. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri telah merampungkan penyidikan perkara penyelewengan dana bantuan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Bareskrim telah melimpahkan berkas perkara kasus itu ke Kejaksaan Agung. 

"Iya, sudah pelimpahan tahap I," kata Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim, Komisaris Besar Andri Sudarmaji kepada wartawan, Selasa, 16 Agustus 2022.

Andri menuturkan pelimpahan tahap I dilakukan pada Senin, 15 Agustus 2022. Jaksa akan meneliti kelengkapan berkas perkara tersebut. Apabila dinyatakan lengkap, Bareskrim dapat melakukan pelimpahan tahap II.

Dalam perkara ini, Bareskrim menetapkan 4 tersangka. Di antaranya, mantan Presiden ACT Ahyudin, Presiden ACT Ibnu Khajar, Ketua Dewan Pembina ACT Novariandi Imam Akbari, dan anggota Dewan Pembina ACT Hariyana Hermain

Mereka diduga menyelewengkan dana Corporate Social Responsibility dari produsen pesawat terbang Boeing untuk keluarga korban kecelakaan Lion Air JT610 yang terjadi pada 29 Oktober 2019. Mereka juga diduga memotong donasi dari masyarakat tidak sesuai aturan.

Polisi menjerat mereka dengan Pasal 372 KUHP, Pasal 374 KUHP, Pasal 45a ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2012 Tentang ITE.

Selain itu mereka juga dikenakan Pasal 70 ayat (1) dan 2 juncto Pasal 5 UU Nomor 16 Tahun 2001 sebagaimana diubah UU Nomor 28 Tahun 2004 Tentang Yayasan, Pasal 3, 4 dan 6 UU Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencucian Uang, dan Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP.


Baca: Polri Sebut Dana Sosial Boeing yang Diduga Diselewengkan ACT Jadi Rp 107,3 Miliar






Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

1 hari lalu

Buronan Bareskrim di Kasus Korupsi Giki Argadiaksa Ditangkap di Tol JORR

Polantas Polda Metro Jaya mencegat dan menangkap buronan Bareskrim dalam kasus korupsi, Giki Argadiaksa, di Tol JORR


Kejaksaan Tangkap Seorang Tersangka Kasus Korupsi Impor Garam

2 hari lalu

Kejaksaan Tangkap Seorang Tersangka Kasus Korupsi Impor Garam

Seorang tersangka kasus impor garam berinisial YN ditangkap Kejaksaan Agung di salah satu rumah sakit Jakarta. Kejaksaan sebut YN tak kooperatif.


Bareskrim Polri Telusuri Produk Makanan yang Mengandung EG dan DEG

2 hari lalu

Bareskrim Polri Telusuri Produk Makanan yang Mengandung EG dan DEG

Bareskrim telah mengantongi lima perusahaan makanan yang diduga memproduksi makanan yang mengandung EG dan DEG.


Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Bakal Cegah Pemilik CV Samudra Chemical

2 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Bakal Cegah Pemilik CV Samudra Chemical

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus gagal ginjal akut, E saat ini belum ditahan. Keberadaannya masih dicari polisi.


Bareskrim Periksa Kepala Laboratorium BPOM di Kasus Gagal Ginjal Akut

3 hari lalu

Bareskrim Periksa Kepala Laboratorium BPOM di Kasus Gagal Ginjal Akut

Pemeriksaan Kepala Lab BPOM di kasus gagal ginjal akut itu dilakukan pada Rabu kemarin.


Hendra Kurniawan Benarkan Penyelidikan Kasus Ismail Bolong yang Diduga Seret Perwira Polri

3 hari lalu

Hendra Kurniawan Benarkan Penyelidikan Kasus Ismail Bolong yang Diduga Seret Perwira Polri

Hendra Kurniawan membenarkan laporan penyelidikan kasus Ismail Bolong yang disebut-sebut menyeret sejumlah nama perwira tinggi Polri.


Kejagung Tuntaskan 2.103 Kasus Lewat Restorative Justice, DPR Ingatkan Jangan Sampai Buka Celah Suap

3 hari lalu

Kejagung Tuntaskan 2.103 Kasus Lewat Restorative Justice, DPR Ingatkan Jangan Sampai Buka Celah Suap

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan sebanyak 2.103 kasus dituntaskan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melalui pendekatan restorative justice


Bareskrim Polri Ungkap Kasus Website Palsu Formula E dan Perubahan Tarif Transfer BRI

3 hari lalu

Bareskrim Polri Ungkap Kasus Website Palsu Formula E dan Perubahan Tarif Transfer BRI

Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus manipulasi data website palsu Formula E dan perubahan tarif transfer BRI.


Laporan PA 212 Soal Budi Dalton Belum Diproses, Polisi: LP nya Belum di Atas

3 hari lalu

Laporan PA 212 Soal Budi Dalton Belum Diproses, Polisi: LP nya Belum di Atas

Laporan PA 212 soal dugaan penistaan agama oleh seniman Budi Dalton belum diproses penyidik Bareskrim Polri. Begini kata polisi.


Polri Sebut Kasus AKBP Bambang Kayun Dilimpahkan ke KPK Demi Transparansi

3 hari lalu

Polri Sebut Kasus AKBP Bambang Kayun Dilimpahkan ke KPK Demi Transparansi

Kasus suap yang menjerat AKBP Bambang Kayun dilimpahkan Bareskrim Polri ke KPK demi transparansi. Bareskrim dan KPK telah berkoordinasi.