6 Fakta Seputar Penahanan Surya Darmadi oleh Kejaksaan Agung

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Tersangka kasus dugaan korupsi Surya Darmadi (kiri) duduk di dalam mobil saat ditahan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 15 Agustus 2022. Surya Darmadi telah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penguasaan lahan sawit seluas 37.095 hektare di wilayah Indragiri Hulu, Riau oleh PT Duta Palma Group dengan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp78 triliun. ANTARA/Reno Esnir

TEMPO.CO, Jakarta -  Bos Duta Palma Surya Darmadi akhirnya menyerahkan diri ke Kejaksaan Agung kemarin. Dia langsung dibawa dari Bandara Soekarno Hatta setelah tiba dari Taiwan.

Kejaksaan Agung pada 1 Agustus 2022 menetapkan Surya Darmadi sebagai tersangka atas dugaan penyerobotan lahan kelapa sawit dengan luas 37.095 hektare di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Lahan tersebut digarap tanpa izin oleh Grup Duta Palma, perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Apeng, sepanjang 2003-2022. Surya diketahui sudah tiga kali tak mengacuhkan panggilan Kejaksaan Agung usai penetapan dirinya sebagai tersangka.

Berikut beberapa fakta yang sudah diketahui mengenai penangkapan Surya Darmadi alias Apeng itu.

1. Pengacara Sampaikan Surya Darmadi Akan Datangi Kejaksaan

Kuasa hukum Surya Darmadi, Juniver Girsang mengatakan kliennya akan tiba di Indonesia pada Senin, 15 Agustus 2022. Surya siap menghadapi proses hukum yang berjalan.

"Pak Surya akan mendatangi penyidik untuk memberikan klarifikasi dan siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan," kata Juniver Girsang dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 13 Agustus 2022.

2. Berobat ke Luar Negeri

Juniver Girsang mengatakan, kliennya tidak dapat menghadiri panggilan penyidik karena hingga saat ini Surya Darmadi yang sudah lansia tengah menjalani pengobatan di luar negeri.

Karena proses hukum ini, lanjut dia, Surya Darmadi berupaya untuk mempercepat pengobatannya guna menghormati proses hukum yang berlaku.

3. Kejaksaan Langsung Tahan Surya Darmadi

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan, penyidik akan langsung menahan bos Duta Palma Surya Darmadi. Penahanan dilakukan setelah selesai pemeriksaan.
"Hari ini kami sedang melakukan pemeriksaan atas tersangka SD dan kami akan melakukan penahanan untuk 20 hari," kata Burhanuddin di kantornya, Jakarta, Senin, 15 Agustus 2022.

4. Kronologi Penyerahan Diri Surya Darmadi

Setelah dinyatakan buron, Surya Darmadi lewat pengacaranya mengirimkan surat ke Kejaksaan Agung. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan, inilah awal mula penyerahan diri Surya.

Surat itu kemudian ditindaklanjuti dengan komunikasi oleh pengacara Surya, Juniver Girsang kepada Kejaksaan Agung.

Hingga akhirnya, Surya benar-benar kembali ke tanah air hari ini. Burhanuddin mengatakan Surya terbang dari Taiwan menggunakan penerbangan China Airlines C1761. Surya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 13.30 WIB.

“Kemudian tim kami melakukan penjemputan,” kata Burhanuddin.

5. Alasan Surya Darmadi Baru Serahkan Diri

Pengacara Surya Darmadi, Juniver Girsang mengatakan kliennya selama ini tak tahu dipanggil Kejaksaan Agung. Alasan itu yang membuat Surya Darmadi tidak pulang ke tanah air.

“Beliau selama ini tinggal di luar negeri, baru mengetahui ada pemanggilan,” kata Juniver di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 15 Agustus 2022.

Menurut Juniver, Surya baru mengetahui ada pemanggilan terhadap dirinya setelah menerima surat dari Kejaksaan. Setelah itu, Surya menghubungi Juniver untuk menjadi kuasa hukumnya. “Saya bilang Anda harus hadir dan saya siap memberi bantuan hukum,” kata dia.

6. Ditahan di Rutan Salemba

Surya Darmadi diperiksa selama 3,5 jam oleh penyidik Kejaksaan Agung. Setelah itu dia langsung ditahan di Rumah Tahanan Salemba.

"Ditahan untuk 20 hari," kata Ketut.






Ini Alasan Kejaksaan Agung Ajukan Banding 5 Terdakwa Korupsi Minyak Goreng

11 jam lalu

Ini Alasan Kejaksaan Agung Ajukan Banding 5 Terdakwa Korupsi Minyak Goreng

JPU menilai vonis terdakwa korupsi minyak goreng tersebut tidak sesuai dengan rasa keadilan masyarakat.


Terdakwa Kasus Korupsi Dana Tabungan Perumahan TNI AD Divonis 16 Tahun Penjara

11 jam lalu

Terdakwa Kasus Korupsi Dana Tabungan Perumahan TNI AD Divonis 16 Tahun Penjara

Terdakwa kasus korupsi dana Tabungan Wajib Perumahan TNI AD Brigadir Jenderal TNI Yus Adi Kamrullah dan Ni Putu Purnamasari, divonis 16 tahun


Pengadaannya Diduga Dikorupsi di Kominfo, Kenali Jenis-jenis Tower BTS

1 hari lalu

Pengadaannya Diduga Dikorupsi di Kominfo, Kenali Jenis-jenis Tower BTS

Tower BTS memiliki tiga macam, yakni tower empat kaki, tower tiga kaki dan tower satu kaki.


Ajukan Kasasi, Kejaksaan Agung Anggap Vonis Lepas Pemilik Indosurya Keliru

1 hari lalu

Ajukan Kasasi, Kejaksaan Agung Anggap Vonis Lepas Pemilik Indosurya Keliru

KSP Indosurya tidak pernah melakukan rapat pertanggungjawaban tertinggi, serta produk yang dijual tidak masuk akal.


Kepala BPKP: Kerugian Korupsi BTS Kominfo Kami Hitung

4 hari lalu

Kepala BPKP: Kerugian Korupsi BTS Kominfo Kami Hitung

Kejaksaan Agung dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) masih menghitung kerugian kasus korupsi BTS di Kominfo.


Dugaan Korupsi BTS Kominfo, Usman Kansong Diperiksa Kejaksaan Agung

6 hari lalu

Dugaan Korupsi BTS Kominfo, Usman Kansong Diperiksa Kejaksaan Agung

Kejaksaan Agung memeriksa Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi Usman Kansong terkait kasus korupsi BTS.


ETLE Belum Sepenuhnya Didukung Kemenkeu dan Kejagung, Kenapa?

7 hari lalu

ETLE Belum Sepenuhnya Didukung Kemenkeu dan Kejagung, Kenapa?

Lemkapi mengabarkan bahwa penerapan tilang elektronik (ETLE) belum didukung penuh oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kejaksaan Agung (Kejagung).


Kasus KSP Indosurya Dianggap Ranah Perdata, PSI: Hakim Seharusnya Punya Rasa Kemanusiaan

7 hari lalu

Kasus KSP Indosurya Dianggap Ranah Perdata, PSI: Hakim Seharusnya Punya Rasa Kemanusiaan

PSI menilai majelis hakim seharusnya memiliki rasa kemanusiaan dalam memutuskan vonis untuk terdakwa kasus penipuan KSP Indosurya, Henry Surya.


Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Kejagung: Perkara Bukan Pidana tapi Perdata

7 hari lalu

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Kejagung: Perkara Bukan Pidana tapi Perdata

Selain Henry, terdakwa Kasus KSP Indosurya lainnya juga didakwa bebas.


2 Terdakwa Korupsi Dana Tabungan Wajib Perumahan TNI AD akan Divonis Akhir Januari

9 hari lalu

2 Terdakwa Korupsi Dana Tabungan Wajib Perumahan TNI AD akan Divonis Akhir Januari

Dua terdakwa korupsi dana Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat 2013-2020 yang merugikan negara hingga Rp 133 miliar divonis 31 Januari