Menteri Jokowi Bermanuver Jelang Pilpres 2024, PDIP: Membiarkan Jangan Dianggap Dukungan

Reporter

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Selasa (19/7/22).

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah merespons langkah sejumlah menteri Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mulai bermanuver menjelang Pilpres 2024. Menurut Basarah, jika presiden membiarkan para pembantunya bermanuver, bukan berarti presiden memberi dukungan politik.

"Jangan dianggap terlalu over ekspektasi kalau itu adalah dukungan politik untuk berkontestasi pada Pilpres yang akan datang," ujar Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan pada Senin, 15 Agustus 2022.

Para menteri Jokowi yang sudah terang-terangan mendeklarasikan diri maju di Pilpres 2024 di antaranya adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, kemudian ada juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang digadang-gadang partainya maju sebagai capres dari Golkar, serta beberapa nama lainnya yang dinilai potensial.

Menurut Basarah, para pembantu Jokowi memang seyogyanya melapor dan minta restu kepada presiden yang saat ini atasannya dalam mengambil keputusan apapun. Hal serupa, kata dia, pernah terjadi pada saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi presiden. 

"Waktu Ibu Mega, menteri-menteri ditanya apakah mau mencalonkan diri sebagai capres atau cawapres. Artinya dalam praktik bernegara kita, ada suatu etika kenegaraan seorang menteri meminta izin ke atasannya. Hal yang sama juga terjadi pada Pak Jokowi, etika politiknya meminta izin dan melapor kepada presiden," ujar Basarah.

Dalam konteks ini, menurut Basarah, presiden tidak punya kewajiban untuk merestui atau tidak merestui. Sebab, tuturnya, mencalonkan dan dicalonkan merupakan hak politik masing-masing menteri dan menjadi hak warga negara dalam Pilpres 2024.

"Saya kira kalau dilihat dari asas kepatutan, izin atau restu yang diberikan (presiden) kepada menteri-menterinya siapa pun dia, itu sesuatu standar etika saja dari Pak Jokowi sebagai presiden. Artinya restu itu tidak harus diterjemahkan sebagai sebuah keinginan politik bagi presiden untuk mendukung salah satu atau salah dua atau salah tiga menteri-menteri," ujar dia.

DEWI NURITA






Dukungan Parpol untuk Kaesang Diperkirakan Kendur Setelah Jokowi Lengser

9 menit lalu

Dukungan Parpol untuk Kaesang Diperkirakan Kendur Setelah Jokowi Lengser

Pengamat politik Adi Prayitno memperkirakan dukungan partai politik untuk Kaesang Pangarep mengendur setelah Jokowi tak lagi presiden.


Isu Reshuffle Rabu Pon 1 Februari, Jokowi Justru Akan ke Bali

29 menit lalu

Isu Reshuffle Rabu Pon 1 Februari, Jokowi Justru Akan ke Bali

Seskab Pramono Anung menyebut Presiden Jokowi ke Bali pada Rabu sore lusa. Padahal itu Rabu Pon, yang disebut-sebut Jokowi bakal umumkan reshuffle.


5 Hal Menarik Setelah Kaesang Pangarep Menyampaikan Ingin Terjun dalam Politik

43 menit lalu

5 Hal Menarik Setelah Kaesang Pangarep Menyampaikan Ingin Terjun dalam Politik

Pernyataan Kaesang terjung dalam politik dianggap juga mengejutkan keluarga besar Jokowi


Pengacara: Samanhudi Anwar Tidak Dendam pada Santoso, Tapi Sakit Hati pada PDIP

53 menit lalu

Pengacara: Samanhudi Anwar Tidak Dendam pada Santoso, Tapi Sakit Hati pada PDIP

Samanhudi Anwar juga mendaftarkan gugatan praperadilan atas penangkapannya oleh polisi, ke Pengadilan Negeri Blitar.


Johnny Plate Soal Pertemuan Jokowi - Surya Paloh: Untuk Kepentingan Pembangunan

1 jam lalu

Johnny Plate Soal Pertemuan Jokowi - Surya Paloh: Untuk Kepentingan Pembangunan

Politikus NasDem Johnny Plate menyebut pertemuan Jokowi - Surya Paloh berlangsung baik untuk pembangunan nasional.


Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

2 jam lalu

Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

Fungsi Sodetan Ciliwung untuk mengurangi debit air sebesar 60 kubik per detik ke Kanal Banjir Timur karena tak mampu menampung debit air


PKB Siap Tampung Kaesang Pangarep Jika Terjun Politik

2 jam lalu

PKB Siap Tampung Kaesang Pangarep Jika Terjun Politik

Muhaimin Iskandar membuka pintu lebar-lebar jika putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep hendak berpolitik lewat PKB.


Di Tengah Isu Reshuffle, PPP Berharap Dapat Tambahan Kursi Menteri

3 jam lalu

Di Tengah Isu Reshuffle, PPP Berharap Dapat Tambahan Kursi Menteri

PPP sudah punya dua kursi di kabinet Jokowi. Satu menteri yaitu Suharso Monoarfa dan seorang wakil menteri yaitu Zainut Tauhid.


Hasto: Jika Mau Gabung PDIP Kaesang Harus Ajukan Permohonan Tertulis

3 jam lalu

Hasto: Jika Mau Gabung PDIP Kaesang Harus Ajukan Permohonan Tertulis

Kaesang diminta untuk mengajukan permohonan tertulis kenapa mau bergabung dengan PDIP. Hasto menyebut proses itu berlaku bagi siapa pun.


Temui Jokowi di Istana, Pemuda Muhammadiyah Nyatakan Dukung IKN

3 jam lalu

Temui Jokowi di Istana, Pemuda Muhammadiyah Nyatakan Dukung IKN

Setelah bertemu Presiden Jokowi, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sunanto menyatakan dukungannya atas pembangunan IKN.