Sejarah Bhayangkari Organisasi Persatuan Istri Anggota Polri, Ada yang Berubah Pasca Reformasi?

Sejumlah Isteri Bhayangkari berfoto selfi dalam kegiatan memperingati hari kartini di Kota Bogor, 20 April 2016. TEMPO/Lazyra Amadea Hidayat

TEMPO.CO, JakartaBhayangkari merupakan organisasi atau persatuan istri anggota Polri yang terbentuk atas gagasan dari Ny. HL. Soekanto pada 17 Agustus 1949 di Yogyakarta. Saat itu, Bhayangkari memiliki Ketua Pengurus besar yang dijabat oleh Ny. T. Memet Tanumijaya.

Pada 19 Oktober 1952, organisasi persatuan istri anggota Polri, Bhayangkari melaksanakan konferensi Istri Polisi pertama yang dihadiri oleh 27 perwakilan daerah. Saat konferensi berlangsung, telah diputuskan bahwa para istri dari polisi harus bersatu dalam gerak perjuangan melalui wadah tunggal organisasi. Selain itu, tepat pada hari konferensi tersebut diperingati pula sebagai Hari Anak-Anak Kepolisian. 

Setelah empat tahun kemudian, barulah diadakan kembali konferensi kedua pada 25 Desember 1956. Saat konferensi kedua berlangsung, Cupu Manik Astagina telah disahkan sebagai lambang Bhayangkari. Arti lambang tersebut adalah Cupu yang berarti tempat, Manik berarti utama, Asta berarti delapan, dan Gina berarti manfaat.

Selanjutnya, konferensi ketiga dilaksanakan pada 1956. Pada konferensi tersebut, para pengurus mengesahkan Hymne Bhayangkari karya dari RAJ. Sudjasmin dan syair dari Ny. SA. Legowo. Pada 1963, konferensi kelima dilaksanakan dan ditetapkan bahwa 19 Oktober 1952 sebagai Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari.

Mengutip dari bhayangkari.or.id, Mars Bhayangkari disahkan dalam rapat kerja dewan pimpinan Bhayangkari pada 1970 di Jakarta. Satu tahun kemudian, berdasarkan kebijaksanaan pimpinan Hankam tentang organisasi ABRI, terjadi perubahan corak kepemimpinan dari mulanya tidak fungsional menjadi fungsional. Hal ini membuat, Istri Kapolri ketika itu, Ny. Muhammad Hasan secara fungsional ditunjuk sebagai ketua Umum Bhayangkari yang pertama.

Lalu, pada 1974 dalam Musyawarah Pusat Bhayangkari IX, sebutan persatuan potensi Wanita Polri Bhayangkari berubah menjadi Persatuan Istri Anggota Polri Bhayangkari. Akibatnya, persatuan ini menjadi organisasi ekstra struktural yang berada dibawah pembinaan Polri. Dari sini, setiap tahunnya Bhayangkari pun semakin berkembang dalam menjalankan roda organisasi dan membantu tugas Polri.

Bhayangkari Pasca Reformasi 

Pada 1 April 1999, Polri memisahkan diri dari ABRI sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2/1999 sehingga untuk sementara waktu Polri berada di bawah kementerian pertahanan dan keamanan. Akibatnya, pada 22 Juni 1999, Musyawarah Nasional Dharma Pertiwi IX (Munas) dilangsungkan oleh Bhayangkari. Alhasil, pada Munas IX, Bhayangkari secara resmi memisahkan diri dari organisasi Induk Dharma Pertiwi.

Setelah melalui proses kemandirian polri, sesuai keputusan Presiden RI Nomor 89/2000 tentang kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia, pada 1 Juli 2000, kedudukan Bhayangkari pun langsung berada di bawah naungan pembinaan Kepala kepolisian Negara Republik Indonesia atau Kapolri, sebagaimana dilansir dari polri.go.id.

Pada 10 Oktober 2000, berdasarkan Keppres Nomor 70/2002 tentang organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia, maka struktur organisasi Bhayangkari pun berubah. Akibatnya, Pengurus Pusat Bhayangkari menghapus jabatan Ketua Harian Bhayangkari dan membentuk sekaligus mengangkat Wakil Ketua Umum Bhayangkari.

Pembentukan, perubahan, dan penghapusan tingkat kepengurusan di lingkungan Bhayangkari dilaksanakan pada 21 Januari 2011. Pada acara tersebut, Bhayangkari mengagendakan beberakari pa penghapusan jabatan, di antaranya penghapusan Pengurus Wilayah Bhayangkari dari struktur organisasi Bhayangkari dan berubah menjadi Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Besar, pembentukan Pengurus Cabang Berdiri Sendiri Bhayangkari Korps Lantas, dan perubahan tingkat kepengurusan.

Sampai sekarang, Pengurus Pusat Bhayangkari telah memiliki tingkat Kepengurusan Cabang dengan jumlah anggota 386.407. Secara lebih rinci, organisasi persatuan istri anggota Polri, Bhayangkari memiliki anggota biasa sebanyak 324.825 dan anggota luar biasa berjumlah 61.582.

RACHEL FARAHDIBA R 

Baca: Arti Merah Muda pada Seragam Bhayangkari Persatuan Istri Anggota Polri

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Penjelasan Setpres soal Momen Jokowi Tak Salami Kapolri di HUT TNI

40 menit lalu

Penjelasan Setpres soal Momen Jokowi Tak Salami Kapolri di HUT TNI

Kejadian tersebut terjadi selepas Jokowi menyaksikan parade defile dari TNI dari atas mimbar yang ada di depan Istana.


Polri Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan

3 jam lalu

Polri Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan menyebabkan 131 orang meninggal. Sebanyak 35 orang telah diperiksa Polri.


Kapolri Iming-Imingi Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Jadi Polisi, Ini Kata Pengamat

7 jam lalu

Kapolri Iming-Imingi Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Jadi Polisi, Ini Kata Pengamat

Langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengiming-imingi anak korban Tragedi Kanjuruhan dianggap tak proporsional dan tak mendidik.


Polri Periksa 31 Anggotanya dalam Tragedi Kanjuruhan Malang

7 jam lalu

Polri Periksa 31 Anggotanya dalam Tragedi Kanjuruhan Malang

Tim investigasi Polri masih terus memeriksa saksi dalam penelusuran soal Tragedi Kanjuruhan. Belum ada tersangka.


Tragedi Kanjuruhan, Tak Ada Soal Gas Air Mata dalam Rencana Pengamanan Arema FC vs Persebaya Surabaya

8 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Tak Ada Soal Gas Air Mata dalam Rencana Pengamanan Arema FC vs Persebaya Surabaya

Penggunaan gas air Mata tak ada dalam rencana pengamanan pertandingan meskipun disebut sebagai penyebab Tragedi Kanjuruhan.


Penuhi Syarat dan Ketentuan Menerima BSU Tahap 4

20 jam lalu

Penuhi Syarat dan Ketentuan Menerima BSU Tahap 4

Bantuan Subsidi Upah atau BSU merupakan bantuan senilai Rp 600 ribu yang diberikan pemerintah. Ini syarat penerima BSU tahap 4.


Kapolri Disebut Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Komisi III Sudah Terima Laporannya

1 hari lalu

Kapolri Disebut Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Komisi III Sudah Terima Laporannya

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo disebut akan segera mengumumkan tersangka Tragedi Kanjuruhan dalam satu hingga dua pekan ke depan.


7 Tahun Kematian Akseyna, Ayahanda Sodorkan Motif, Dugaan, dan Terduga Pelaku

1 hari lalu

7 Tahun Kematian Akseyna, Ayahanda Sodorkan Motif, Dugaan, dan Terduga Pelaku

Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas hari ini mengadakan rapat untuk menindaklanjuti kasus kematian mahasiswa Universitas Indonesia Akseyna Ahad Dori.


Eksklusif Tragedi Kanjuruhan, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Jawab Soal Penggunaan Gas Air Mata di Dalam Stadion

1 hari lalu

Eksklusif Tragedi Kanjuruhan, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan Jawab Soal Penggunaan Gas Air Mata di Dalam Stadion

Mochamad Iriawan menyatakan pengunaan gas air mata pada Tragedi Kanjuruhan merupakan yang pertama dalamm sejarah BRI Liga 1.


Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi ke Malang Untuk Bagikan Santunan Korban Hari Ini

1 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi ke Malang Untuk Bagikan Santunan Korban Hari Ini

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan akan memberikan santunan kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur hari ini. Bantuan sebesar Rp50 juta itu bakal diberikan untuk 125 korban.