Mengapa Satgassus Merah Putih Banyak Tuai Kritik?

Reporter

Editor

Nurhadi

Sejumlah barang bukti ditampilkan dalam konferensi pers pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis sabu di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 28 April 2021. Satgassus Merah Putih Polri mengungkap kasus peredaran narkoba sebanyak 2,5 ton sabu jaringan Timur Tengah - Malaysia - Indonesia. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Kapolri Listyo Sigit Prabowo membubarkan Satuan Tugas Khusus atau Satgassus Merah Putih yang dipimpin tersangka pembunuhan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo. Keputusan ini merupakan respons Polri kepada sejumlah pihak yang mempertanyakan posisi Irjen Sambo sebagai Kepala Satgassus Merah Putih.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo dalam konferensi pers di Markas Korps Brimob, Kamis, 11 Agustus 2022, mengatakan keputusan itu dilakukan untuk kepentingan efektivitas kinerja organisasi. Satgassus pun dianggap sudah tidak diperlukan lagi.

Pengumuman pembubaran Satgassus Merah Putih berbarengan dengan pemaparan hasil pemeriksaan tim penyidik khusus terhadap Ferdy Sambo. Meski demikian, tak dijelaskan keterkaitan antara kasus penembakan Brigadir Yosua dan pembubaran Satgassus Merah Putih.

Mengutip laporan utama Koran Tempo edisi Jumat, 12 Agustus 2022, sejak dibentuk oleh Kapolri Tito Karnvian pada 2016 lalu, Satgassus Merah Putih kerap menuai tanggapan miring dari sejumlah pihak.

Kritik bahkan datang dari Dewan Perwakilan Rakyat yang menyoroti cakupan wilayah tugas yang amat luas dari Satgassus Merah Putih. Padahal, satuan ini berada di luar struktur Polri.

Hal ini pun dicemaskan dapat mengancam solidaritas Polri karena eksklusivitasnya. Salah satu anggota Komisi III DPR RI saat itu, Herman Herry, sempat menyebut personel yang menduduki posisi di Satgassus sebagai “darah biru” Polri.

Komisioner Komisis Kepolisian Nasional (Kompolnas), Albertus Wahyurudhanto, mendukung keputusan pembubaran Satgassus Merah Putih. Ia menilai satuan yang pernah dipimpin eks Kapolri Idham Azis ini belakangan banyak disalahgunakan dan kerap menimbulkan konflik di eksternal maupun internal Polri.

Apresiasi juga datang dari Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso. Meski demikian, ia berkata Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga mesti berani mengaudit laporan pertanggungjawaban Satgassus Merah Putih selama ini.

Sugeng juga mendapat sejumlah informasi tentang Satgassus yang menjadi ladang cari cuan oleh para anggotanya. “Akuntabilitas Satgassus ini juga tidak jelas,” tutur Sugeng.

HATTA MUARABAGJA

Baca juga: Satgassus Merah Putih Dipimpin Ferdy Sambo, Apa Tugasnya?






Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Polri: Nanti Kami Update

4 jam lalu

Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Polri: Nanti Kami Update

Polri mengatakan panitia sidang etik terhadap Brigjen Hendra Kurniawan sedang dibentuk. Belum diketahui kapan akan digelar sidang etiknya pekan ini.


Profil Kapolres Jakarta Selatan Ade Ary, Pengganti Kombes Budhi Herdi Susianto yang Tersandung Ferdy Sambo

9 jam lalu

Profil Kapolres Jakarta Selatan Ade Ary, Pengganti Kombes Budhi Herdi Susianto yang Tersandung Ferdy Sambo

Kapolri Listyo Sigit Prabowo memutasi Kombes Ade Ary Syam Indradi jadi Kapolres Metro Jakarta Selatan, pengganti Kombes Budhi Herdi Susianto.


Kapolri Mutasi 30 Perwira, Kombes Ade Ary Syam Jabat Kapolres Metro Jaksel

11 jam lalu

Kapolri Mutasi 30 Perwira, Kombes Ade Ary Syam Jabat Kapolres Metro Jaksel

Pada 22 Agustus, Kapolri juga telah menerbitkan surat telegram memutasi 24 personel Polri yang sebagian besar terlibat dalam kasus Brigadir J.


DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur Bersihkan Waduk Pluit Jakarta

12 jam lalu

DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur Bersihkan Waduk Pluit Jakarta

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Juaini bersama personel gabungan Pemerintah Kota, TNI, Polri, dan komunitas menjalankan gerebek lumpur di Waduk Pluit.


Jelang Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Apa Perannya Dalam Kasus Ferdy Sambo?

13 jam lalu

Jelang Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan, Apa Perannya Dalam Kasus Ferdy Sambo?

Sidang etik terhadap Mantan Karopaminal Polri, Brigjen Hendra Kurniawan rencananya akan dilangsungkan pada pekan ini. Perwira tinggi Polri ini diduga melakukan pelanggaran perintangan atau obstruction of justice pada kasus pembunuhan Nofriyansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.


Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

14 jam lalu

Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

Untuk mengusut penyebab ledakan, Polri mengerahkan tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polresta Solo dan dibantu Satgaswil Densus 88


Jebakan Batman Polisi Lalu Lintas Harus Dihentikan, Lemkapi: Tindak Tegas Pelanggar

1 hari lalu

Jebakan Batman Polisi Lalu Lintas Harus Dihentikan, Lemkapi: Tindak Tegas Pelanggar

Edi Hasibuan mengatakan, Polisi Lalu Lintas (Polantas) merupakan baromater pelayanan Polri sehingga jebakan batman pengguna jalan harus dihentikan.


Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

2 hari lalu

Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

Empat polisi bekas bawahan Irjen Ferdy Sambo diwajibkan menjalani pembinaan mental kepribadian, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan


Sidang Etik Kasus Brigadir J Dilanjutkan Senin Mendatang, Giliran Ipda Arsyad Daiva Gunawan yang Hadapi KKEP

2 hari lalu

Sidang Etik Kasus Brigadir J Dilanjutkan Senin Mendatang, Giliran Ipda Arsyad Daiva Gunawan yang Hadapi KKEP

Ipda Arsyad Daiva Gunawan merupakan salah satu personil yang mengolah TKP pembunuhan Brigadir J.


Akademisi dan Amnesty International Minta Kejaksaan Gelar Penyelidikan Lanjutan Kasus Brigadir J

3 hari lalu

Akademisi dan Amnesty International Minta Kejaksaan Gelar Penyelidikan Lanjutan Kasus Brigadir J

Komnas HAM dinilai perlu mengoptimalkan wewenangnya dalam penyelidikan pro justitia atas kasus pembunuhan Brigadir J.