Amien Rais Pimpin Pendaftaran Partai Ummat Jadi Calon Peserta Pemilu 2024.

Amien Rais mengumumkan 'Perisai Tauhid' sebagai logo Partai Ummat, Selasa, 10 November 2020. Sumber: Youtube Amien Rais Official.

TEMPO.CO, Depok – Amien Rais disebut akan memimpin langsung masa Partai Ummat saat mereka mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pemilu 2024 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari ini,  Jumat, 12 Agustus 2022. 

Koordinator massa Partai Ummat, Muhammad Fiki Fauzan, menyatakan massa Partai Ummat akan berjalan kaki dari Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, setelah shalat Jumat. Amien akan dikawal ratusan orang.

“Kita solat jumat bersama dulu di Masjid Sunda Kelapa, kemudian kita akan sama-sama berjalan kaki menuju KPU pusat bersama Ketua Umum Ridho Rahmadi dan bapak Amien Rais,” kata Fiki, Jumat, 12 Agustus 2022. 

FIki memastikan ratusan massa hadir. Pasalnya, menurut dia, sudah ada sekitar 200 orang simpatisan kader dan pengurus dari Kota Depok yang berangkat untuk mengawal pendaftaran itu.

“Kita mengerahkan 200 orang simpatisan kader dan pengurus untuk bisa bersama-sama menuju ke KPU,” dia.

Sementara itu, Sekjen DPD Partai Ummat Kota Depok, Agung Murdono menyampaikan, simpatisan kader dan pengurus dari masing-masing daerah akan berkumpul di gedung KPU, untuk dapat mengawal proses pendaftaran menjadi peserta Pemilu 2024.

“Fokus kita adalah lolos verifikasi administrasi dan lolos verifikasi faktual administrasi di tingkat DPP, mohon doanya,” kata Agung.

Partai Ummat dijadwalkan akan melakukan pendaftaran di KPU pada pukul 15.00. Selain mereka, ada 6 parpol yang juga mendaftar pada hari ini yakni, Partai Berkarya, Partai Buruh, Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo), Partai Republik dan ditutup oleh Partai Indonesia Bangkit Bersatu.

Pendaftaran partai politik menjadi calon peserta Pemilu 2024 adalah hal wajib yang dilakukan sebagai langkah pertama. Partai-partai tersebut akan diperiksa kelengkapan dokumen yang dibawanya dengan data yang sudah diunggah di Aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).

Usai data dan dokumen dinyatakan lengkap oleh KPU, partai-partai politik akan menjalankan proses verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Kedua proses ini wajib dilakukan partai sebelum sah menyandang status peserta Pemilu 2024.

KPU RI membuka pendaftaran peserta Pemilu 2024 sejak tanggal 1 hingga 14 Agustus 2022. Hingga kemarin, sudah ada 23 partai politik yang mendaftar untuk menjadi peserta Pemilu 2024.

Dari total 23 partai politik yang sudah mendaftar ke KPU RI, ada 17 parpol yang berkas pendaftarannya dinyatakan lengkap. Mereka adalah PDIP, PKS, PBB, Perindo, PKP, Nasdem, PKN, Garuda, Demokrat, Gelora, Hanura, Gerindra, PKB, PSI, Golkar, PAN, dan PPP.

Sementara itu, 6 parpol yang berkas pendaftarannya dinyatakan belum lengkap adalah Partai Reformasi, Partai Rakyat Adil dan Makmur, Partai Negeri Daulat Indonesia, Partai Demokrasi Rakyat Indonesia, Partai Republikku, dan Partai Kedaulatan Rakyat.

Partai Ummat sendiri kerap dianggap sebagai sempalan Partai Amanat Nasional. Amien Rais dikabarkan membentuk partai baru karena tak lagi sejalan dengan Ketua Umum PAN saat ini, Zulkifli Hasan






Menjelang Pemilu 2024, Kenali Istilah Elektabilitas dalam Politik

6 jam lalu

Menjelang Pemilu 2024, Kenali Istilah Elektabilitas dalam Politik

Elektabilitas menjadi perbincangan menjelang pemilu 2024. Apa makna sebenarnya?


MK Tolak Gugatan PKS Soal Presidential Threshold 20 Persen, Ini Penjelasan Ambang Batas Pemilu 2024

8 jam lalu

MK Tolak Gugatan PKS Soal Presidential Threshold 20 Persen, Ini Penjelasan Ambang Batas Pemilu 2024

Presidential threshold mengatur ambang batas perolehan suara jika ingin mengajukan capres dan cawapres. MK tolak gugatan PKS soal ambang batas.


Soal Kasus Lukas Enembe, Mahfud MD: Jika Tak Ada Penyalahgunaan, Saya Jamin Dia Tidak Diapa-apakan

1 hari lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, Mahfud MD: Jika Tak Ada Penyalahgunaan, Saya Jamin Dia Tidak Diapa-apakan

Mahfud MD menjamin pemeriksaan Lukas Enembe sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, termasuk memberikan perlindungan hukum kepadanya jika tak salah


Komnas HAM Bentuk Tim Pemantau Hak Konstitusional Warga untuk Pemilu 2024

1 hari lalu

Komnas HAM Bentuk Tim Pemantau Hak Konstitusional Warga untuk Pemilu 2024

Komnas HAM membentuk tim pemantauan pemenuhan hak konstitusional warga negara untuk Pemilu 2024.


Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

2 hari lalu

Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

Menhan Prabowo Subianto menyambangi Mabes Polri dan bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyerahkan cenderamata berupa pistol.


Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

2 hari lalu

Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

Mendag Zulkifli Hasan melepas ekspor produk aluminium produksi PT Maspion Group sebanyak 22 kontainer ke enam negara.


Jelang Pemilu 2024, Pengamat Soroti soal Antisipasi Kecurangan dan Pengiriman Logistik

2 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Pengamat Soroti soal Antisipasi Kecurangan dan Pengiriman Logistik

Pengamat Politik, Pangi Syarwi Chaniago mengutarakan pendapatnya tentang beberapa hal yang harus diperhatikan menjelang pelaksanaan pemilu 2024.


Usai Bertemu Pengurus Kosgoro, Ridwan Kamil Segera Putuskan Gabung ke Parpol

2 hari lalu

Usai Bertemu Pengurus Kosgoro, Ridwan Kamil Segera Putuskan Gabung ke Parpol

Wantimpres Agung Laksono memberikan sejumlah nasihat kepada Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil soal karier politiknya


NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

3 hari lalu

NasDem Sebut Deklarasi Koalisi dan Capres Partai Itu Digelar 10 November 2022

Partai NasDem menyebut pengumuman koalisi dan calon presiden yang akan diusung partai itu akan dilakukan pada 10 November 2022.


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

4 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?