Sejarah Propam Kepolisian RI, Siapa Saja yang Pernah Menjabat Kepala Divisi Propam?

Logo Propam. Foto : Wikipedia

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI atau Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menunjuk Inspektur Jenderal Syahardiantono yang sebelumnya Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menjabat Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam). Syahardiantono menggantikan Inspektur Jenderal Ferdy Sambo sudah dicopot dari jabatan pimpinan Divisi Propam

Mengutip laman Divisi Humas Polri, Propam merupakan satu dari lima divisi yang bekerja di kepolisian tingkat markas besar. Adapun divisi lainnya, yaitu Hukum, Humas, Hubungan Internasional,  Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).

Asal-usul Propam

Mengutip situs web polri.go.id, Propam dibentuk sebagai divisi. Seseorang yang menjabat Kepala Divisi Propam harus berpangkat Inspektur Jenderal atau bintang dua. Kepala Divisi Propam pertama kali dijabat oleh Inspektur Jenderal Timbul Silaen. Ia menjabat dimulai Oktober 2002 hingga November 2003.

Pembentukan Divisi Propam telah ditetapkan sejak 10 Oktober 2002 melalui Keputusan Presiden Nomor 70 Tahun 2002 pada masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri.  Pelaksanaan tugasnya diatur berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor: Kep/53/X/2002.

Mengutip laman Propam Polri, divisi ini membawahkan tiga biro, yaitu Biro Pertanggungjawaban Profesi, Biro Pengamanan Internal, dan Biro Provos. Selain tiga biro itu, Divisi Propam juga membawahkan, Bagian Pelayanan dan Pengaduan, Bagian Rehabilitasi Personel, dan Bagian Perencanaan dan Administrasi.

Propam tak hanya ada di Mabes Polri, namun juga di tingkat Polda dan Polres. Di tingkat Polda, propam dinamai Bidang Profesi dan Pengamanan. Sedangkan di tingkat Polres, propam disebut Seksi Profesi dan Pengamanan.

Kepala Divisi Propam setelah Timbul Silaen

1. Inspektur Jenderal Supriyadi masa jabatan periode November 2003-Agustus 2005

2. Inspektur Jenderal Jusuf Manggabarani masa jabatan periode Agustus 2005-Juni 2006

3. Inspektur Jenderal  A .Gordon Mogot masa jabatan periode Juni 2006-Juni 2008 

4. Inspektur Jenderal Alantin SM Simanjuntak masa jabatan periode Juni 2008-Januari 2009

5. Inspektur Jenderal Oegroseno masa jabatan periode Januari 2009-Februari 2010

6. Inspektur Jenderal Budi Gunawan masa jabatan periode Februari 2010-Februari 2012 

7. Inspektur Jenderal Herman Effendi masa jabatan periode Februari 2012-November 2012

8. Inspektur Jenderal Syafruddin masa jabatan periode November 2012-Juni 2015 

9. Inspektur Jenderal Raden Budi Winarso masa jabatan periode Juni 2015-29 Februari 2016

10. Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan masa jabatan periode 29 Februari 2016-16 September 2016

11. Inspektur Jenderal Idham Azis masa jabatan periode 16 September 2016-20 Juli 2017

12. Inspektur Jenderal Martuani Sormin masa jabatan periode 20 Juli 2017-13 Agustus 2018

13. Inspektur Jenderal  Listyo Sigit Prabowo masa jabatan periode 13 Agustus 2018-6 Desember 2019

14. Inspektur Jenderal Ignatius Sigit Widiatmono masa jabatan periode 6 Desember 2019-30 November 2020, 

15. Inspektur Jenderal Ferdy Sambo masa jabatan periode 16 November 2020-4 Agustus 2022

16. Inspektur Jenderal Syahardiantono masa jabatan periode 8 Agustus 2022-sekarang

Baca: Selain Divisi Propam, Inilah Struktur Organisasi Mabes Polri

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Deolipa: Pegang Aja Kata-Katanya

29 menit lalu

Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Deolipa: Pegang Aja Kata-Katanya

Eks pengacara Bharada E, Deolipa meminta publik untuk memegang janji Febri Diansyah yang akan objektif saat jadi pengacara Putri Candrawathi.


Bareskrim Polri Usut 4 Kasus Robot Trading dengan Kerugian Korban Rp 25 Miliar

36 menit lalu

Bareskrim Polri Usut 4 Kasus Robot Trading dengan Kerugian Korban Rp 25 Miliar

Bareskrim Mabes Polri sedang menyidik empat perkara robot trading yang merugikan korban hingga Rp 25 Miliar.


Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

51 menit lalu

Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum Putri candrawathi dan Ferdy Sambo. Begini kata sahabat-sahabatnya eks pegawai KPK, "Mundur!"


Soal Penahanan Putri Candrawathi, Jampidum: Kewenangan Jaksa Penuntut Umum

1 jam lalu

Soal Penahanan Putri Candrawathi, Jampidum: Kewenangan Jaksa Penuntut Umum

Jaksa bisa saja melakukan penahanan apabila khawatir Putri Candrawathi melarikan diri, merusak barang bukti, dan melakukan tindak pidana lain.


Gugatan Deolipa Mengganggu Konsentrasi Pengacara Bharada E Hadapi Kasus Ferdy Sambo

1 jam lalu

Gugatan Deolipa Mengganggu Konsentrasi Pengacara Bharada E Hadapi Kasus Ferdy Sambo

Pengacara Bharada E menyebut gugatan Deolipa Yumara telah mengganggu konsentrasinya. Padahal kasus Ferdy Sambo segera masuk persidangan.


Alasan Kejaksaan Agung Gabungkan Dua Perkara yang Jerat Ferdy Sambo

1 jam lalu

Alasan Kejaksaan Agung Gabungkan Dua Perkara yang Jerat Ferdy Sambo

Kejaksaan Agung mengungkapkan alasan penggabungan dua perkara yang menjerat Ferdy Sambo yaitu pembunuhan berencana dan obstruction of justice.


Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

1 jam lalu

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

Eks jubir KPK Febri Diansyah dan mantan penyidik KPK Rasamala Aritonang jadi pengacara Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Ini kata Novel Baswedan.


Profil Paulus Waterpauw, Pj Gubernur Papua Barat Berikan Somasi kepada Kuasa Hukum Lukas Enembe

3 jam lalu

Profil Paulus Waterpauw, Pj Gubernur Papua Barat Berikan Somasi kepada Kuasa Hukum Lukas Enembe

Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw memberikan somasi kepada tim kuasa hukum Lukas Enembe. Siapa dia dengan pangkat terakhir Komjen Polisi ini?


Kejaksaan Nyatakan Berkas Ferdy Sambo Cs Sudah P21

3 jam lalu

Kejaksaan Nyatakan Berkas Ferdy Sambo Cs Sudah P21

Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara pembunuhan Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo Cs telah lengkap atau P21.


Ledakan Diduga dari Granat Kejut Terjadi di Gang Sempit Jakarta Utara

5 jam lalu

Ledakan Diduga dari Granat Kejut Terjadi di Gang Sempit Jakarta Utara

Ledakan diduga berasal dari granat kejut (stun grenade) terjadi di gang sempit Jalan Tipar Timur, RT 08 RW 04 Kelurahan Semper Barat Cilincing.