Timsus Polri Rampung Geledah Rumah Ferdy Sambo Selama 9 Jam

Tim khusus Polri selesai menggeledah rumah pribadi Inspektur Jenderal Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Duren Tiga Barat, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu dini hari, 10 Agustus 2022. Foto: TEMPO/Rosseno Aji.

TEMPO.CO, Jakarta - Tim khusus Polri selesai menggeledah rumah pribadi Inspektur Jenderal Ferdy Sambo pada Rabu dini hari, 10 Agustus 2022. Penggeledahan itu berlangsung lebih dari 9 jam sejak dimulai Selasa, 9 Agustus 2022 pukul 15.00 WIB hingga Rabu pukul 01.00 WIB.

Dari pantauan Tempo, menjelang berakhirnya penggeledahan ini polisi membawa satu kotak kontainer plastik ke dalam mobil taktis Brimob. Namun, tidak diketahui isi kontainer tersebut.

Pengacara istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Arman Hanis mengatakan penyidik hanya melakukan penggeledahan, tidak melakukan pemeriksaan. Dia enggan menjelaskan barang yang disita dari rumah kliennya. "Silahkan tanya ke penyidik," kata dia di lokasi seusai penggeledahan.

Tim khusus Polri menggeledah rumah Sambo yang berlokasi di Jalan Saguling III, Duren Tiga Barat, Pancoran, Jakarta Selatan. Rumah ini berjarak sekitar 500 meter dari rumah dinas Sambo yang menjadi tempat tewasnya Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. Selama penggeledahan, personel Brimob bersenjata laras panjang menjaga di sekitar rumah.

Penggeledahan dilakukan setelah Polri resmi menetapkan Ferdy Sambo menjadi tersangka penembakan Brigadir J. Mantan Kadiv Propam Polri itu disangka dengan pasal pembunuhan berencana terhadap Yosua.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam konferensi pers mengatakan Ferdy diduga memerintahkan ajudannya menembak Yosua. Ferdy lalu merekayasa seolah terjadi baku tembak antara Brigadir J dengan Bharada Richard Eleizer.

Motif penembakan itu masih menjadi misteri hingga kini. Namun sebelumnya diberitakan kejadian ini berawal dari dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Putri Candrawathi, yaitu istri dari Ferdy Sambo.

“Motif atau pemicu penembakan tersebut saat ini sedang dilakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap saksi-saksi termasuk terhadap ibu PC,” tutur Sigit.

Sampai saat ini telah ada empat tersangka, yaitu Bharada E atau Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu (RE), Brigadir Polisi Kepala Ricky Rizal (RR), KM, dan Inspektur Jenderal Ferdy Sambo (FS)

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Agus Andrianto menjelaskan masing-masing peran dari empat tersangka tersebut. Ricky diduga turut membantu dan menyaksikan penembakan Brigadir J, KM turut membantu dan menyaksikan penembakan terhadap Brigadir Yosua.

“Irjen Pol FS menyuruh melakukan dan menskenario peristiwa seolah-olah terjadi peristiwa tembak-menembak di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga,” tuturnya pada kesempatan yang sama.

Atas dugaan perbuatan mereka, penyidik menerapkan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55, 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

Baca juga: Mahfud MD Kasih Jempol ke Pengacara Bharada E






Pengacara Keluarga Brigadir J Sebut Ucapan Maaf Ferdy Sambo Tak Tulus

33 menit lalu

Pengacara Keluarga Brigadir J Sebut Ucapan Maaf Ferdy Sambo Tak Tulus

Pengacara keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak menyebut permintaan maaf Ferdy Sambo tidak tulus karena masih menyebut istrinya tak bersalah.


Kejaksaan Agung Periksa Rutin Kesehatan Putri Candrawathi Selama Ditahan

4 jam lalu

Kejaksaan Agung Periksa Rutin Kesehatan Putri Candrawathi Selama Ditahan

Sebelum menjadi tahanan Jaksa Penuntut Umum, Putri Candrawathi dalam kondisi sehat hingga saat ini.


Jalani Pelimpahan Tahap II, Bripka Ricky Rizal Klarifikasi Sangkaan Pasal Pembunuhan Berencana

4 jam lalu

Jalani Pelimpahan Tahap II, Bripka Ricky Rizal Klarifikasi Sangkaan Pasal Pembunuhan Berencana

Bripka Ricky Rizal tetap menolak tudingan dirinya ikut melakukan perencanaan pembunuhan Brigadir J bersama Ferdy Sambo.


PN Jakarta Selatan Lakukan Persiapan Sidang Ferdy Sambo Cs

5 jam lalu

PN Jakarta Selatan Lakukan Persiapan Sidang Ferdy Sambo Cs

Kasus Ferdy Sambo sebentar lagi akan masuk ke persidangan. PN Jakarta Selatan menyatakan siap untuk menggelar persidangan kasus ini.


Pengacara Bharada E Tolak Mediasi Soal Gugatan Rp 15 Miliar Deolipa Yumara

11 jam lalu

Pengacara Bharada E Tolak Mediasi Soal Gugatan Rp 15 Miliar Deolipa Yumara

Pengacara Bharada E enggan mediasi dengan Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin yang menuntut Rp15 miliar.


Ogah Mediasi dengan Deolipa Yumara, Pengacara Bharada E Ingin Ke Pokok Perkara

12 jam lalu

Ogah Mediasi dengan Deolipa Yumara, Pengacara Bharada E Ingin Ke Pokok Perkara

Majelis hakim memberi waktu 30 hari untuk Deolipa Yumara dan Bharada E untuk melakukan mediasi.


Majelis Hakim Perintahkan Deolipa Yumara dan Bharada E Mediasi

17 jam lalu

Majelis Hakim Perintahkan Deolipa Yumara dan Bharada E Mediasi

Majelis hakim memberikan waktu 30 hari untuk Deolipa Yumara dan Bharada E untuk melakukan mediasi.


Tim Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Mulai Fokus Hadapi Persidangan

20 jam lalu

Tim Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Mulai Fokus Hadapi Persidangan

-Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah mulai fokus hingga proses persidangan setelah kliennya menjalani pelimpahan tahap 2


Ferdy Sambo: Istri Saya Tidak Bersalah, Justru Jadi Korban

1 hari lalu

Ferdy Sambo: Istri Saya Tidak Bersalah, Justru Jadi Korban

Ferdy Sambo menyatakan siap menjalani proses hukum. Sambo pun meminta maaf untuk keluarga Brigadir Yosua.


Kejagung Targetkan Senin Pekan Depan Perkara Ferdy Sambo Cs Dilimpahkan ke Pengadilan

1 hari lalu

Kejagung Targetkan Senin Pekan Depan Perkara Ferdy Sambo Cs Dilimpahkan ke Pengadilan

Perkara Ferdy Sambo Cs akan segera dilimpahkan ke pengadilan. Jampidum Fadil Zumhana, dia minta hari Senin pekan depan sudah diserahkan ke pengadilan.