Kabareskrim Sebut Pengakuan Bharada E karena Peran Orang Tua, Bukan Pengacara

Reporter

Editor

Amirullah

Kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara mendatangi Bareskrim terkait kasus penembakan Brigadir J, di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 8 Agustus 2022. Sebelumnya pada Senin siang (8/8), tim pengacara Bharada E telah mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK untuk meminta perlindungan. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan peran orang tua Bharada E atau Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu untuk bercerita yang sebenarnya dalam kasus penembakan Brigadir J. Menurutnya, hal itu merupakan dari upaya penyidik dan tim khusus untuk mempertemukan anak dengan orang tua.

“Bukan karena pengacara itu dia mengaku, karena apa yang dilakukan oleh penyidik, apa yang dilakukan oleh timsus menyampaikan kepada dia, kasih orang tuanya, didatangkan adalah upaya dia berbuat untuk terbuka bahwa ancaman hukumannya cukup berat dan ditanggung sendiri, sehingga dia secara sadar membuat pengakuan,” ujar Agus saat ditemui di Mabes Polri, Selasa, 9 Agustus 2022.

Dia menegaskan bahwa anggapan peran pengacara agar Bharada E jujur kurang adil. Justru peran orang tua Bharada E sangat menentukan.

Agus juga menyayangkan sikap pengacara Bharada E yang terlalu terbuka kepada publik. “Jadi jangan orang tiba-tiba ditunjuk sebagai pengacara untuk mendampingi pemeriksaan, terus dia ngoceh di luar, seolah-olah pekerjaan dia, gak fair,” tuturnya.

Soal adanya pelecehan seksual, kata Agus, kemungkinan kecil terjadi benar adanya. Karena empat tersangka yang ditetapkan Bareskrim, yaitu RE, RR, KM, dan Inspektur Jenderal Ferdy Sambo (FS), dikenakan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55, 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun. “Pasal 340 diterapkan, kecil kemungkinan terjadi itu,” kata Agus.

Sebelumnya, narasi awal yang disampaikan adalah adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi, yaitu istri Ferdy Sambo. Namun motif sebenarnya penembakan terhadap Brigadir J masih didalami oleh kepolisian.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Catatan Redaksi:

Judul berita ini direvisi pada Jumat, 12 Agustus 2022, pukul 11.19 WIB. Sebelumnya judul berita ini adalah, Bukan Kuasa Hukum, Kabareskrim Ungkap Peran Orang Tua dalam Pengakuan Bharada E. Redaksi mohon maaf atas revisi ini. Terima kasih.






Ferdy Sambo Disebut Sobek Berita Acara Interogasi Kuat Ma'ruf Saat Diperiksa Provos

5 jam lalu

Ferdy Sambo Disebut Sobek Berita Acara Interogasi Kuat Ma'ruf Saat Diperiksa Provos

Kuat Ma'ruf mengisahkan, saat diperiksa Provos, Ferdy Sambo mendatanginya dan merobek-robek berkas interogasinya.


Ricky Rizal Mengaku Tidak Dengar Perintah Ferdy Sambo Tembak Yosua, Richard Eliezer: Tidak Mungkin

8 jam lalu

Ricky Rizal Mengaku Tidak Dengar Perintah Ferdy Sambo Tembak Yosua, Richard Eliezer: Tidak Mungkin

Richard Eliezer mengatakan tidak mungkin Ricky Rizal tak mendengar perintah yang diberikan Ferdy Sambo saat eksekusi Yosua.


Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Polri Terbitkan Red Notice Untuk 2 Tersangka

9 jam lalu

Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Polri Terbitkan Red Notice Untuk 2 Tersangka

Dua orang tersangka penipuan robot trading Net89 diduga berada di luar negeri. Bareskrim Polri menerbitkan red notice terhadap mereka.


Ferdy Sambo, Yosua, dan Rusak Otak karena Luka Tembak

9 jam lalu

Ferdy Sambo, Yosua, dan Rusak Otak karena Luka Tembak

Proses persidangan menguak bagaimana kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di tangan atasannya eks Kepala Divisi Propam Polri Ferdy Sambo.


Ricky Rizal Sempat Diminta Baca Alquran Sebelum Ubah Keterangan BAP

10 jam lalu

Ricky Rizal Sempat Diminta Baca Alquran Sebelum Ubah Keterangan BAP

Setiap selesai pemeriksaan, Ricky Rizal selalu ditanya Ferdy Sambo apa yang ia ceritakan atau apakah ia masih menggunakan skenario awal.


Ricky Rizal Mengaku Ubah BAP Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka

10 jam lalu

Ricky Rizal Mengaku Ubah BAP Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka

Ricky Rizal mengaku ditunjukkan BAP Richard Eliezer yang mengubah keterangannya melawan skenario Ferdy Sambo pada 8 Agustus 2022.


Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Sebut Ricky Rizal Pencuri

11 jam lalu

Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Sebut Ricky Rizal Pencuri

Ricky Rizal disebut sebagai pencuri karena memindahkan dana dari rekening Brigadir Yosua yang telah meninggal.


Sidang Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Endus Adanya Tindak Pidana Pencucian Uang

12 jam lalu

Sidang Pembunuhan Brigadir Yosua, Hakim Endus Adanya Tindak Pidana Pencucian Uang

Hakim mengendus adanya praktek pencucian uang oleh Ferdy Sambo dan anak buahnya dalam sidang pembunuhan Brigadir Yosua.


Tragedi Kanjuruhan, TGA Laporkan Bareskrim ke Ombudsman

13 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, TGA Laporkan Bareskrim ke Ombudsman

TGA melapokan Bareskrim ke Ombudsman Republik Indonesia karena diduga melakukan maladministrasi dalam laporan mereka soal Tragedi Kanjuruhan.


Baim Wong Laporkan Kasus Penipuan Rp 140 Juta ke Bareskrim Polri

13 jam lalu

Baim Wong Laporkan Kasus Penipuan Rp 140 Juta ke Bareskrim Polri

Baim Wong mengungkapkan bahwa penipuan tersebut terjadi saat sebuah kegiatan bagi-bagi hadiah atau giveaway mengatasnamakan dirinya.