Tak Banyak yang Tahu, Inilah Perbedaan Pistol TNI dan Polri

Reporter

Editor

Nurhadi

Ilustrasi pistol. ANTARA/Ardiansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai dua instansi yang bertugas untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Indonesia, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tentunya dibekali senjata api berupa pistol sebagai upaya pertama dalam pertahanan dan perlindungan diri.

Pasal 1 Angka (4) Peraturan Kepala Polisi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 menjelaskan senjata api dengan standar Polri adalah pistol dengan kaliber 5,5 milimeter ke atas dengan sistem kerja manual, semi otomatis, atau otomatis, serta telah dimodifikasi, termasuk amunisi, granat, dan bahan peledak untuk keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sedangkan standar pistol yang digunakan TNI diatur dalam Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2010. Pasal 1 Angka (3) menjelaskan bahwa senjata api dengan standar militer adalah pistol yang digunakan untuk membunuh dan mematikan dalam rangka tugas pertahanan negara dengan kaliber laras mulai dari 5,56 milimeter ke atas dengan sistem kerja semi otomatis atau otomatis, termasuk yang telah dimodifikasi.

Walau kedua instansi tersebut memiliki tujuan yang sama, dengan melihat ketentuan standar penggunaan senjata api, terdapat perbedaan dari tujuan penggunaan senjata pistol TNI dan Polri. Pasal 4 UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia menjelaskan tujuan dari instansi Polri adalah mewujudkan keamanan dalam negeri, sehingga penggunaan senjata pistol dari Polri bersifat untuk melumpuhkan.

Di lain sisi, menurut Pasal 7 UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia,TNI memiliki tujuan untuk menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara, sehingga penggunaan senjata pistol standar militer adalah bersifat untuk mematikan atau membunuh.

Namun, secara umum senjata organik yang digunakan TNI dan Polri terdiri atas jenis senjata yang sama. Menurut Pasal 2 Peraturan Kepala Polisi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 menjelaskan senjata organik terdiri atas:

  1. Senjata Api genggam
  2. Senjata Api pistol mitraliur
  3. Senjata Api serbu
  4. Senjata Api mesin ringan, sedang dan berat
  5. Senjata Api tembak jitu
  6. Senjata Api tembak runduk
  7. Senjata Api pelontar
  8. Senjata Api laras licin.

Dengan demikian, perbedaan antara pistol yang digunakan TNI dan Polri hanya terbatas di ukuran kalibernya serta sifat dari penggunaan kedua senjata tersebut.

MUHAMMAD SYAIFULLOH

Baca juga: Inilah 5 Jenis Senjata Api yang Dipakai Polisi






Anggota DPR Sebut Hubungan Andika Perkasa dan Dudung Abdurachman Terlihat Baik

5 jam lalu

Anggota DPR Sebut Hubungan Andika Perkasa dan Dudung Abdurachman Terlihat Baik

Andika Perkasa dan Dudung Abdurachman hadir dalam rapat di Komisi I DPR.


5 Situasi Menjelang G30S, Pertentangan TNI dan PKI Makin Memanas

9 jam lalu

5 Situasi Menjelang G30S, Pertentangan TNI dan PKI Makin Memanas

G30S menjadi salah satu peristiwa kelam perjalanan bangsa ini. Berikut situasi-situasi menjadi penyebab peristiwa itu, termasuk dampak setelah G30S.


Kapolri Mutasi 30 Perwira, Kombes Ade Ary Syam Jabat Kapolres Metro Jaksel

11 jam lalu

Kapolri Mutasi 30 Perwira, Kombes Ade Ary Syam Jabat Kapolres Metro Jaksel

Pada 22 Agustus, Kapolri juga telah menerbitkan surat telegram memutasi 24 personel Polri yang sebagian besar terlibat dalam kasus Brigadir J.


DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur Bersihkan Waduk Pluit Jakarta

12 jam lalu

DKI Ajak TNI dan Polri Gerebek Lumpur Bersihkan Waduk Pluit Jakarta

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Juaini bersama personel gabungan Pemerintah Kota, TNI, Polri, dan komunitas menjalankan gerebek lumpur di Waduk Pluit.


Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

14 jam lalu

Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

Untuk mengusut penyebab ledakan, Polri mengerahkan tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polresta Solo dan dibantu Satgaswil Densus 88


23 Tahun Tragedi Semanggi II: Nasi Bungkus Terakhir Mahasiswa UI Yap Yun Hap

1 hari lalu

23 Tahun Tragedi Semanggi II: Nasi Bungkus Terakhir Mahasiswa UI Yap Yun Hap

Yap Yun Hap adalah salah seorang korban penembakan pada 24 September 1999 dalam Tragedi Semanggi. Siapa pembunuh Yun Hap belum terungkap.


Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

2 hari lalu

Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

Empat polisi bekas bawahan Irjen Ferdy Sambo diwajibkan menjalani pembinaan mental kepribadian, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan


Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

2 hari lalu

Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

Gudang yang menjadi lokasi perencanaan pembunuhan dan mutilasi 4 warga Papua diduga juga berfungsi sebagai lokasi penimbunan BBM jenis Solar.


Ini Kronologi Mutilasi 4 Warga Papua oleh anggota TNI Versi KontraS

2 hari lalu

Ini Kronologi Mutilasi 4 Warga Papua oleh anggota TNI Versi KontraS

KontraS mengungkap fakta kasus mutilasi 4 warga Papua oleh para anggota TNI. Berbeda dari temuan polisi.


Satu Korban Mutilasi oleh Anggota TNI di Papua Ternyata Masih Anak di bawah Umur

3 hari lalu

Satu Korban Mutilasi oleh Anggota TNI di Papua Ternyata Masih Anak di bawah Umur

KontraS mengatakan, tuduhan aparat yang mengatakan empat korban mutilasi di Papua terlibat gerakan separatis tidak terbukti.