Yahya Cholil Staquf Minta Identitas NU Tak Dijadikan Senjata di Pemilu 2024

Reporter

Editor

Febriyan

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf saat menghadiri acara Harlah PPP ke-49 di Malang, Jawa Timur, 27 Maret 2022.

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf berharap tidak ada pihak yang memperalat lembaganya untuk memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dia pun berharap  para kontestan tak lagi menggunakan identitas sebagai senjata. 

Belajar dari pengalaman pemilu sebelumnya, Yahya Cholil menilai NU selalu menjadi rebutan berbagai pihak untuk memenangkan pesta demokrasi lima tahunan itu. Dia pun memperbandingkan lembaganya dengan lembaga keagamaan lainnya, Muhammadiyah. 

"NU ini agak kurang beruntung dibanding Muhammadiyah, karena Muhammadiyah bisa bebas mengambil jarak dari kompetisi semacam ini. NU ini, mau lari pun dikejar-kejar," ujar Yahya Cholil dalam sebuah acara di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Agustus 2022.

Dia pun berharap semua pihak nantinya tidak menggunakan politik identitas sebagai senjata untuk memenangkan Pemilu 2024 dan Pilpres 2024. Secara khusus, Yahya berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang menarik-narik NU dalam gelanggang politik. 

"Kami sebetulnya sangat berharap bahwa dalam kompetisi nanti jangan sampai ada cara-cara yang memperalat identitas sebagai senjata," ujar dia.

"Jadi sebuntu apapun para kontestan ini di dalam menonjolkan atau di dalam menghadapi kompetisi yang ada, kami mohon betul, supaya jangan menggunakan identitas sebagai senjata. Apakah itu identitas etnik, identitas agama, termasuk identitas NU," tuturnya.

Dalam forum yang sama, Sekretaris Muhammadiyah Abdul Mu'ti menimpali pernyataaan Yahya dengan kelakar.

"Kalau NU ditarik-tarik itu memang sudah sesuai karena (lambang) NU itu bintangnya ada sembilan, sehingga bintang itu ke mana kita memang tidak tahu. Nah, Muhammadiyah tidak bisa ditarik-tarik karena memang sedikit dan mataharinya cuma satu," ujar dia sambil tertawa.

Sebagai lembaga keagamaan terbesar di Indonesia, suara lembaga pimpinan Yahya Cholil Staquf memang kerap menjadi rebutan para kontestan pemilu. Menjelang Pemilu 2024 dan Pilpres 2024 kali ini saja, sejumlah pihak mengklaim telah mendapatkan mandat dari para kiai NU untuk maju sebagai calon presiden. Salah satunya adalah Muhaimin Iskandar, ketua umum PKB, yang akan dideklarasikan sebagai calon presiden pada hari ini. 






Partai Masyumi Daftar ke KPU Diiringi Tarian Persembahan

35 menit lalu

Partai Masyumi Daftar ke KPU Diiringi Tarian Persembahan

Sebelum kedatangan Partai Masyumi, terdapat tiga partai politik yang telah mendaftarkan diri di KPU untuk menjadi partai peserta Pemilu 2024.


Daftarkan Partai Karya Republik ke KPU, Cucu Soeharto: Program Kami Buka Lapangan Kerja dan Kurangi Utang

2 jam lalu

Daftarkan Partai Karya Republik ke KPU, Cucu Soeharto: Program Kami Buka Lapangan Kerja dan Kurangi Utang

Partai Karya Republik menargetkan pemilih dengan basis agamis, nasionalis, dan milenial.


Deklarasi KIB, Tiga Ketum Bakal Sampaikan Visi dan Misi Jelang Pemilu 2024

4 jam lalu

Deklarasi KIB, Tiga Ketum Bakal Sampaikan Visi dan Misi Jelang Pemilu 2024

Tiga Ketua Umum partai politik Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bakal menyampaikan visi dan misi menghadapi Pemilu 2024 saat deklarasi


KPU Tak Perpanjang Tahapan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024

5 jam lalu

KPU Tak Perpanjang Tahapan Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024

Idham mengatakan KPU akan mengakumulasi dokumen pendaftar parpol calon peserta Pemilu 2024 Senin dini hari 15 Agustus 2022.


Pengamat Sebut Gerindra-PKB Berpeluang Pecah Kongsi, Ini Sebabnya

5 jam lalu

Pengamat Sebut Gerindra-PKB Berpeluang Pecah Kongsi, Ini Sebabnya

Umam mengatakan belum adanya deklarasi Capres-Cawapres dalam koalisi itu bisa dimaknai Gerindra - PKB masih membuka peluang masuknya parpol lain


Singgung Alasan Pembentukan KIB, Suharso Monoarfa: Agar Tak Durhaka pada Zamannya

5 jam lalu

Singgung Alasan Pembentukan KIB, Suharso Monoarfa: Agar Tak Durhaka pada Zamannya

Suharso Monoarfa menyebut salah satu tanda zaman besar adalah Masa Keemasan (Golden Time) yang akan dihadapi Indonesia.


Penasaran Tak Pernah Menang Diduga Jadi Alasan Prabowo Nyapres Ketiga Kalinya

7 jam lalu

Penasaran Tak Pernah Menang Diduga Jadi Alasan Prabowo Nyapres Ketiga Kalinya

Prabowo menyampaikan dirinya sudah masak-masak memikirkan tawaran dari kader Gerindra guna menjadi calon di Pilpres 2024.


Kata Gerindra soal Kemungkinan Prabowo Duet dengan Cak Imin hingga Puan Maharani

7 jam lalu

Kata Gerindra soal Kemungkinan Prabowo Duet dengan Cak Imin hingga Puan Maharani

Dengan dibukanya kemungkinan tersebut, Gerindra disebut masih bisa berkoalisi dengan PDIP, termasuk Prabowo Subianto berduet dengan Puan Maharani.


Gerindra Godok Strategi Baru agar Prabowo Tak Kalah Pilpres Ketiga Kalinya

8 jam lalu

Gerindra Godok Strategi Baru agar Prabowo Tak Kalah Pilpres Ketiga Kalinya

Irfan menyebut partainya akan sangat mempertimbangkan kekuatan pasangan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.


Gerindra Tak Kunci Posisi Capres dalam Koalisi dengan PKB

8 jam lalu

Gerindra Tak Kunci Posisi Capres dalam Koalisi dengan PKB

Cak Imin menyebutkan bahwa koalisi antara PKB dan Partai Gerindra di Pilpres 2024 akan mencetak sejarah baru.