Anies Baswedan Sebut Polarisasi Tak Selamanya Berujung Konflik dan Perpecahan

Reporter

Editor

Febriyan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berikan ucapan selamat kepada dua politikus PAN yang baru dilantik di Ruang Rapat Paripurna DPRD Prov DKI Jakarta, Selasa, 2 Agustus 2022. Tempo/Mutia Yuantisya

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai polarisasi tak selamanya menimbulkan konflik dan perpecahan. Hal itu dinyatakan Anies menjawab kekhawatiran berbagai pihak soal Pilpres 2024 yang mungkin akan menyebabkan perpecahan seperti pada 2019.

"Tidak selamanya polarisasi itu adalah konflik dan tidak selamanya polarisasi itu adalah perpecahan," ujar Anies dalam sebuah acara di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Agustus 2022. 

Anies pun menjelaskan soal bagaimana perbedaan bisa berujung pada perpecahan. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Rektor Universitas Paramadina itu menyatakan bahwa perbedaan dalam demokrasi adalah keniscayaan. Hanya saja, dia menyatakan tidak semua perbedaan akan berujung pada perpecahan. 

"Dalam sebuah demokrasi, ruang perdebatan dibuka. Pandangan A, pandangan B, pandangan C, pandangan D, dan permunculannya itu bisa menimbulkan yang disebut polarisasi," ujar dia.

"Ada urutannya polarisasi itu. Perbedaan pandangan menghasilkan polarisasi, polarisasi bisa friksi, friksi bisa melurus pada konflik, konflik baru perpecahan, jadi ada fasenya. Nah, seringkali kita melihat perbedaan pandangan langsung buru-buru menyimpulkan perpecahan, tidak. Perpecahan itu paling ujung," tuturnya.

Karena itu, Anies menilai ruang perdebatan harus dijaga agar tetap sehat. Dia menilai media berperan penting dalam hal ini. Media dapat menjadi medium bertukar gagasan yang menjamin kesetaraan demi mencapai tujuan yang sama.

"Tujuannya apa? menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar dia.

Menurut Anies, persatuan hanya bisa hadir jika keadilan terwujud. "Namun akhir-akhir ini, kalau kita bicara persatuan, kita mau menyatukan asal-usul. Padahal asal-usul tidak bisa dipersatukan, yang bisa disatukan tujuan bersama, yakni keadilan sosial," tuturnya.

Kekhawatiran akan adanya polarisasi yang berujung pada perpecahan pada Pilpres 2024 belakangan memang mencuat. Sejumlah kalangan menilai polarisasi seperti 2019 sangat mungkin terjadi jika nantinya hanya akan ada sedikit kandidat yang bersaing. Karena itu, sejumlah upaya agar Pilpres 2024 tidak hanya diikuti oleh dua pasangan calon saja tengah diperjuangkan. Salah satunya adalah melalui uji materi soal ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold. 

Anies Baswedan sendiri disebut sebagai satu dari tiga calon yang berpeluang besar untuk maju pada Pilpres 2024. Sejumlah survei menyebutkan dia bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai tiga tokoh dengan elektabilitas tertinggi saat ini. Akan tetapi, dari ketiga tokoh itu belum ada satu pun yang dipastikan mendapatkan perahu untuk mencalonkan diri. 






Mewakili Anies Baswedan, Riza Patria Buka Jakarnaval 2022 di Sirkuit Formula E Ancol

1 jam lalu

Mewakili Anies Baswedan, Riza Patria Buka Jakarnaval 2022 di Sirkuit Formula E Ancol

Mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patri membuka Jakarnaval 2022 secara resmi di Sirkuit Formula E Ancol.


Anies Baswedan Banggakan Jakarta di Instagram, Cerita Staf Gubernur Tokyo Minta Foto Bersama

3 jam lalu

Anies Baswedan Banggakan Jakarta di Instagram, Cerita Staf Gubernur Tokyo Minta Foto Bersama

Anies Baswedan dalam kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang berbagi cerita pengakuan warga Jepang yang merasakan nyamannya angkot di Jakarta.


Anies Baswedan Bertemu JICA di Jepang Bahas Progres Proyek MRT Jakarta

3 jam lalu

Anies Baswedan Bertemu JICA di Jepang Bahas Progres Proyek MRT Jakarta

Gubernur DKI Anies Baswedan bertemu JICA dalam lawatannya ke Jepang. Membahas progres proyek MRT Jakarta.


Pengamat Sebut Gerindra-PKB Berpeluang Pecah Kongsi, Ini Sebabnya

5 jam lalu

Pengamat Sebut Gerindra-PKB Berpeluang Pecah Kongsi, Ini Sebabnya

Umam mengatakan belum adanya deklarasi Capres-Cawapres dalam koalisi itu bisa dimaknai Gerindra - PKB masih membuka peluang masuknya parpol lain


Anies Baswedan Bertemu Gubernur Tokyo, Perempuan Jepang Fasih Bahasa Inggris dan Arab

6 jam lalu

Anies Baswedan Bertemu Gubernur Tokyo, Perempuan Jepang Fasih Bahasa Inggris dan Arab

Bertemu Gubernur Tokyo Yuriko Koike, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membahas usaha untuk bangkit dari pandemi Covid-19.


Penasaran Tak Pernah Menang Diduga Jadi Alasan Prabowo Nyapres Ketiga Kalinya

7 jam lalu

Penasaran Tak Pernah Menang Diduga Jadi Alasan Prabowo Nyapres Ketiga Kalinya

Prabowo menyampaikan dirinya sudah masak-masak memikirkan tawaran dari kader Gerindra guna menjadi calon di Pilpres 2024.


Kata Gerindra soal Kemungkinan Prabowo Duet dengan Cak Imin hingga Puan Maharani

8 jam lalu

Kata Gerindra soal Kemungkinan Prabowo Duet dengan Cak Imin hingga Puan Maharani

Dengan dibukanya kemungkinan tersebut, Gerindra disebut masih bisa berkoalisi dengan PDIP, termasuk Prabowo Subianto berduet dengan Puan Maharani.


Gerindra Godok Strategi Baru agar Prabowo Tak Kalah Pilpres Ketiga Kalinya

8 jam lalu

Gerindra Godok Strategi Baru agar Prabowo Tak Kalah Pilpres Ketiga Kalinya

Irfan menyebut partainya akan sangat mempertimbangkan kekuatan pasangan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.


Gerindra Tak Kunci Posisi Capres dalam Koalisi dengan PKB

9 jam lalu

Gerindra Tak Kunci Posisi Capres dalam Koalisi dengan PKB

Cak Imin menyebutkan bahwa koalisi antara PKB dan Partai Gerindra di Pilpres 2024 akan mencetak sejarah baru.


Koalisi Gerindra-PKB, Partai Demokrat Bilang Sedang Godok Kerjasama dengan Parpol Lain

21 jam lalu

Koalisi Gerindra-PKB, Partai Demokrat Bilang Sedang Godok Kerjasama dengan Parpol Lain

Setelah koalisi Gerindra-PKB, Partai Demokrat mengklaim sedang intens berkomunikasi dengan Partai NasDem dan PKS untuk koalisi di Pilpres 2024.