Kode Apel Kroak di Kasus Suap Restitusi Pajak Tol Solo-Kertosono

Reporter

Kendaraan melintas di jalan tol Solo-Ngawi saat puncak arus balik di wilayah Kartoharjo, Ngawi, Jawa Timur, Minggu 8 Mei 2022. PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mencatat jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol Ngawi-Solo pada puncak arus balik Sabtu (7/8) sebanyak 23.224 kendaraan. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

TEMPO.CO, Jakarta -Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan 3 tersangka di kasus suap restitusi pajak Tol Solo-Kertosono. KPK mengungkap adanya kode suap, yaitu apel kroak (bekas gigitan) saat penyerahan uang suap. “Tersangka berkomunikasi membicarakan kelanjutan penyerahan uang dengan dengan istilah apelnya kroak,” kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu, di kantornya, Jakarta, Jumat, 5 Agustus 2022.

Guntur berujar kode apel kroak itu merujuk pada jumlah uang yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal antara tersangka pemberi dan penerima suap. KPK  menetapkan satu orang sebagai tersangka pemberi suap.

Dia adalah Tri Atmoko, kuasa Joint Operation China Road and Bridge Corporation, PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan. Sementara dua orang ditetapkan menjadi tersangka penerima suap, yakni Abdul Rachman, Supervisor Tim Pemeriksa Pajak pada Kantor Pajak Pratama Pare; dan Suheri, seorang swasta.

Kasus bermula ketika joint operation tiga perusahaan konstruksi itu mengajukan restitusi pajak proyek pembangunan tol untuk tahun 2016 ke Kantor Pajak Pratama Pare. Ketiga perusahaan itu merupakan kontraktor pembangunan tol tersebut. KPK menengarai Tri Atmoko berinisiatif memberikan sejumlah uang untuk Abdul Rachman dan tim pemeriksa. Tri memberikan uang supaya pengajuan restitusi pajak itu disetujui.

Guntur mengatakan lembaganya menduga Abdul Rachman menyetujui keinginan Tri dengan kesepakatan imbalan berupa 10 persen dari nilai restitusi. Nilai restitusi pajak itu sendiri berjumlah Rp 13,2 miliar, sehingga imbalan yang harus diserahkan Tri kepada Abdul Rachman sekitar Rp 1 miliar.

Pada Mei 2018, Tri menghubungi Abdul untuk melakukan penyerahan uang di Jakarta melalui orang kepercayaannya Suheri. Namun, Tri baru bisa menyerahkan Rp 895 juta. Karena itu, dalam komunikasi itu Tri menggunakan istilah apelnya kroak.

Penyerahan itu pun akhirnya berlangsung pada sekitar Mei 2018. Awalnya Tri ingin uang diserahkan di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak. Lokasi penyerahan kemudian bergeser di tepi jalan di daerah Blok M, dekat dengan kantor lembaga penegak hukum.

Setelah pengumuman ini, KPK melakukan penahanan terhadap tiga orang tersangka kasus restitusi  pajak tersebut. Tri ditahan di Rumah Tahanan KPK pada Pomdam Jaya Guntur; Abdul Rachman ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1; dan Suheri ditahan di Rutan KPK pada gedung Merah Putih.

Baca Juga: Tersangka Kasus Korupsi Restitusi Pajak Tol Solo-Kertosono






LPSK Sebut Kuasa Hukum Brigadir J Menolak Advokasi soal Restitusi

1 jam lalu

LPSK Sebut Kuasa Hukum Brigadir J Menolak Advokasi soal Restitusi

Kepada penyidik, Ferdy Sambo merencanakan pembunuhan Brigadir J di Magelang. Namun, dirinya baru melakukan eksekusi itu saat tiba di Jakarta


Tol Cisumdawu Ditargetkan Rampung Akhir 2022, Ini Progresnya

4 jam lalu

Tol Cisumdawu Ditargetkan Rampung Akhir 2022, Ini Progresnya

Penyelesaian konstruksi Jalan Tol Cisumdawu Seksi 2-6 ditargetkan rampung menjelang akhir tahun 2022.


Ini Kronologi OTT Bupati Pemalang: Ditangkap Setelah Bertemu Orang di DPR

1 hari lalu

Ini Kronologi OTT Bupati Pemalang: Ditangkap Setelah Bertemu Orang di DPR

Bupati Pemalang ditangkap KPK di gerbang belakang Komplek DPR RI pada Kamis kemarin, 11 Agustus 2022.


KPK Tahan Mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung

1 hari lalu

KPK Tahan Mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung

KPK menahan mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung Agus Budiarto dalam perkara suap ketok palu pembahasan dan pengesahan APBD dan APBD-P .


OTT Bupati Pemalang, KPK Sita Uang Rupiah

2 hari lalu

OTT Bupati Pemalang, KPK Sita Uang Rupiah

KPK menyita duit dengan mata uang rupiah dalam operasi tangkap tangan terhadap Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo.


PPN 11 Persen Tambah Penerimaan Negara Rp 21,1 Triliun, Sri Mulyani: Ekonomi Menderu-deru

2 hari lalu

PPN 11 Persen Tambah Penerimaan Negara Rp 21,1 Triliun, Sri Mulyani: Ekonomi Menderu-deru

Sri Mulyani mengatakan peningkatan PPN menjadi 11 persen berkontribusi menambah penerimaan negara sebesar Rp 21,1 triliun.


Bupati Pemalang Kena OTT, Ganjar Pranowo: Jangan Khianati Rakyat Seperti Ini

2 hari lalu

Bupati Pemalang Kena OTT, Ganjar Pranowo: Jangan Khianati Rakyat Seperti Ini

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo hari ini mengunjungi kantor Bupati Pemalang setelah sebelumnya Mukti Agung Wibowo ditangkap KPK.


OTT Bupati Pemalang, Sekda dan Kepala Dinas Ikut Diringkus

2 hari lalu

OTT Bupati Pemalang, Sekda dan Kepala Dinas Ikut Diringkus

Dalam operasi tangkap tangan KPK ini, selain Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, diringkus juga Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas.


OTT Bupati Pemalang, Jumlah Orang yang Ditangkap Bertambah Jadi 34 Orang

2 hari lalu

OTT Bupati Pemalang, Jumlah Orang yang Ditangkap Bertambah Jadi 34 Orang

Orang yang ditangkap dalam OTT itu terdiri dari Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, Sekretaris Daerah, dan beberapa pejabat lainnya.


Bambang Widjojanto Protes, Tangis Putri Candrawathi, dan Pengakuan Ferdy Sambo Jadi Top 3 Metro

2 hari lalu

Bambang Widjojanto Protes, Tangis Putri Candrawathi, dan Pengakuan Ferdy Sambo Jadi Top 3 Metro

Berita eks pimpinan KPK Bambang Widjojanto protes Poskota, tangis Putri Candrawathi, dan Ferdy Sambo merencanakan pembunuhan jadi Top 3 Metro.