BNPP Gelar Rakordal Konsolidasi Pengelolaan Perbatasan Negara


INFO NASIONAL - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Perbatasan Negara di Jakarta, Kamis, 4 Agustus 2022. Rapat ini dilaksanakan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi alokasi sumber daya, akuntabilitas dan mengoptimalkan kinerja program pengelolaan perbatasan negara yang dimandatkan kepada Kementerian/Lembaga, hingga Semester I Tahun 2022.

Sekretaris BNPP, Restuardy Daud, mengatakan tahun 2022 adalah tahun ke-3 pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Pelaksanaan kegiatan pembangunan sejak tahun 2019 menghadapi situasi yang kurang kondusif akibat pandemi Covid-19. Selain itu disrupsi pengaruh geopolitik global akibat konflik Rusia dan Ukraina, turut mempengaruhi pelambatan ekonomi dunia yang juga membawa dampak pada percepatan pembangunan termasuk di kawasan perbatasan.

"Rakordal ini perlu kita lakukan karena urgensi tersebut. Hal ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memastikan bahwa apa yang kita lakukan efektif dari segi hasil, efisien dari aspek pengelolaan keuangan, dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel, sekaligus mengoptimalkan kinerja program program terkait pengalolan perbatasan, yang selama ini kita lakukan dalam dua bentuk, yakni pengendalian dan evaluasi," tutur Restuardy.

Ia melanjutkan, pengelolaan perbatasan negara merupakan salah satu prioritas dari 9 kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden mengamanatkan untuk mengambil langkah-langkah kongkret dalam pengelolaan perbatasan negara. “Selain itu, dalam pelaksanaan APBN, kita diminta untuk tidak hanya 'sent', yaitu menyusun perencanaan kegiatan pembangunan di perbatasan, tetapi hasil dari kegiataan yang dilakukan harus bermanfaat dan berguna bagi masyarakat khususnya di perbatasan, atau 'delivery',” ujarnya.

Ada empat problem fokus yang dikelola, pertama, terkait dengan pengelolaan batas wilayah. Kedua, terkait pengelolaan lintas batas, yang ketiga terkait pembangunan kawasan perbatasan, dan keempat adalah tata kelolanya. Keempat isu tersebut diterjemahkan kedalam tataran kebijakan, selanjutnya strategi dan pelaksanaannya.

Untuk pengelolaan batas wilayah, penekanannya adalah bagaimana batas wilayah negara ini ditetapkan dan ditegaskan. Kemudian yang kedua memperkuat sistem pertahanan dan keamanan Indonesia. Selanjutnya yang ketiga penegakan hukum dikuti kesadaran politik warga negara di sepanjang perbatasan.

“Kemudian dalam konteks lintas batas, yang didorong adalah pelayanan lintas batas negara. Kita mendorong tidak hanya dalam konteks tertib, aman, dan maju, tapi juga bagaimana menjaga dan membangun hubungan yang harmonis dengan negara tetangga. Kita perlu membangun branding perbatasan terkait hal itu,” kata Restruardy.

Sementara untuk pembangunan kawasan dilakukan dengan mendorong pembangunan ekonomi, sarana dan prasarana, dan peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia.

Sementara itu, terkait perkembangan pengelolaan Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN), hasil pengukutan Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan (IPKP) Tahun 2021 di 18 PKSN mencatat nilai rata-rata IPKP sebesar 0.45 atau sama dengan target RPJMN Tahun 2021.

Berdasarkan IPKP PKSN Tahun 2021 tersebut, terdapat 14 PKSN dari 18 PKSN masuk Kategori Cukup, yaitu PKSN telah berfungsi dengan cukup baik, namun masih perlu perbaikan yang tidak mendasar. 14 PKSN tersebut adalah PKSN Sabang, Ranai, Paloh Aruk, Jagoi Babang, Nunukan, Atambua, Kefamenanu, Bengkalis, Tahuna, Melonguane, Saumlaki, Daruba, Jayapura, dan Merauke.

Sementara 4 PKSN lainnya yaitu PKSN Tou Lumbis, Long Midang, Long Nawang, dan Tanah Merah, sudah mulai memenuhi funsgi PKSN, namun masih memerlukan perbaikan yang mendasar, atau Kategori Kurang, dan memerlukan peningkatan kedepan.

“PKSN adalah kawasan perbatasan berkaresteristik perkotaan yang ditetapkan untuk mendorong pengembangan kawasan perbatasan, sehingga diharapkan akan dapat menjadi episentrum atau pusat pertumbuhan ekonomi baru yang dapat meng-generate ekonomi masyarakat perbatasan dan kawasan sekitarnya,” kata Restruardy.

Rakordal juga menghadirkan Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Robert Simbolon; Pelaksana Harian (Plh) Deputi Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP, Tumpak Haposan Simanjuntak; dan Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan BNPP, Jeffry Apoly Rahawarin.

Sebagai puncak acara Rakordal, dilaksanakan pembahasan desk bersama KL yang dilaksanakan dalam 3 kelompok masing-masing Desk Batas Wilayah, Desk Potensi Kawasan Perbatasan, dan Desk Infrastruktur Kawasan Perbatasan. Pembahasan Desk dipimpin oleh para Asdep terkait, mengunakan Instrumen Monev Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan (BWN-KP) Tahun 2022. (*)






Mendagri Hadiri Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

8 menit lalu

Mendagri Hadiri Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Mendagri mengingatkan para generasi penerus agar terus menjaga persatuan dan kesatuan.


Rachmat Gobel Dorong Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi Masyarakat Perbatasan

4 jam lalu

Rachmat Gobel Dorong Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi Masyarakat Perbatasan

Perlu perhatian khusus terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga.


Ini Jam dan Rute Penutupan Arus Saat Sinau Bareng Cak Nun

4 jam lalu

Ini Jam dan Rute Penutupan Arus Saat Sinau Bareng Cak Nun

Dinas Perhubungan akan melakukan pengalihan arus di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG).


Pelatihan Literasi Keuangan Jadi Bekal Meningkatkan Kesejahteraan Petani

7 jam lalu

Pelatihan Literasi Keuangan Jadi Bekal Meningkatkan Kesejahteraan Petani

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, petani harus menguasai literasi keuangan. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga petani.


Kementan Perluas Wawasan Penyuluh Pertanian di 5 Wilayah

7 jam lalu

Kementan Perluas Wawasan Penyuluh Pertanian di 5 Wilayah

Program READSI membantu meningkatkan kualitas pendampingan penyuluh kepada petani.


Harapan Baru Hukum Pidana Indonesia

7 jam lalu

Harapan Baru Hukum Pidana Indonesia

Ruang bagi masyarakat menyampaikan masukan terhadap RUU KUHP tetap terbuka.


HNW Mengajak Organisasi Pesantren Mensyukuri Kemerdekaan RI

8 jam lalu

HNW Mengajak Organisasi Pesantren Mensyukuri Kemerdekaan RI

HNW mengajak untuk bersama-sama berkontribusi mengisi kemerdekaan dengan segala yang positif dan konstruktif untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi.


Mbak Cicha Beri Panggung untuk Anak Berkebutuhan Khusus

12 jam lalu

Mbak Cicha Beri Panggung untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Anak-anak berkebutuhan khusus yang sering tampil akan menumbuhkan rasa percaya diri.


Sinergi KUB untuk Pengembangan Bisnis BPD

20 jam lalu

Sinergi KUB untuk Pengembangan Bisnis BPD

Pelaksanaan KUB antara BPD merupakan upaya bersama memajukan ekonomi bangsa.


Segera Beli Tiket Allgorhythm Fest di Pospay agar Dapat Diskon

23 jam lalu

Segera Beli Tiket Allgorhythm Fest di Pospay agar Dapat Diskon

Enam band keren bakal hadir yakni The Upstair, Goodnight Electric, Ten2Five, RAN, Sore, dan Motives.