Kompetisi dan Pameran Filateli Dunia Hadir di JIExpo Kemayoran

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen Dunia (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menghadiri Kompetisi dan Pameran Filateli Dunia (World Stamp Championship and Exhibition Indonesia). Foto: Naefuroji/OD

INFO NASIONAL – Dalam rangka menyambut puncak agenda G20 November 2022 dan P20 Oktober 2022 mendatang, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen Dunia (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menghadirkan Kompetisi dan Pameran Filateli Dunia (World Stamp Championship and Exhibition Indonesia). Kegiatan ini sekaligus memperingati 77 tahun Indonesia Merdeka dan 100 tahun usia perkumpulan filateli se-Indonesia.

Acara yang berlangsung pada 4-9 Agustus 2022 di Hall C2, JIExpo Kemayoran itu memperebutkan medali dan penghargaan khusus dalam 13 kelas koleksi filateli yang dipertandingkan. Juga sebanyak lebih dari 500 kolektor dari 65 negara anggota filateli dunia ikut bertanding di acara tersebut. Adapun pada Minggu 7 Agustus 2022, Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani direncanakan turut memberikan sambutan pada Malam Penghargaan (Palmares Night) di Gedung DPR RI.

“Terdapat 61 negara yang berpartisipasi dalam acara ini dengan jumlah peserta lebih dari 500 dari berbagai negara, kemudian ada 2084 frame yang nanti akan kita lihat bersama-sama,” ujar Fadli baru-baru ini. 

Menurut dia, acara tersebut adalah yang terbesar di masa pandemi, termasuk dihadiri oleh masyarakat filateli internasional. Termasuk dihadiri oleh Presiden Filateli Dunia dan beberapa presiden dari berbagai wilayah, seperti Asia Pasifik, Amerika, dan Afrika. Karena itu, Fadli mengajak generasi muda untuk menekuni ragam benda-benda filateli, yang seolah terlihat sudah tidak relevan dengan era kekinian.

“Tetapi sebenarnya justru semakin relevan. Karena ketika semua digital, hal-hal yang berbau material itu semakin jarang dan hal-hal yang material itu sebenarnya yang membuat kita selalu sadar bahwa ada keterkaitan dari masa lalu, masa kini, dan masa depan,” ujar Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia tersebut.

Menurutnya, hampir semua negara di dunia saat ini masih memproduksi perangko dan memiliki kantor pos sebagai sarana untuk mengirim pesan secara tertulis (material). Termasuk, prangko yang diproduksi tersebut kini semakin variatif secara tampilan. Bahannya tidak hanya dari kertas, ada juga yang dari kayu, lempengan, multimedia, hologram, hingga Augmented Reality (AR). “Jadi, sangat bermacam–macam variasi dan inovasi yang disesuaikan dengan perkembangan zaman,” tutur Anggota Komisi I DPR RI itu. 

Dia pun berharap melalui pameran filateli dunia kali ini akan menarik dan menggerakkan generasi muda Indonesia. Terlebih pameran itu juga mengundang sejumlah UMKM, termasuk pedagang prangko dan benda-benda filateli, masyarakat numismatik (pengoleksi uang), dan juga komunitas keris. 

Dengan hadirnya pameran filateli dunia ini, akan melihat sejarah berdirinya setiap negara saat pertama kali merdeka. Karena setiap kali negara merdeka, hal yang pertama dilakukan adalah mencetak perangko dan uang sebagai identitas.

“Mudah-mudahan ini juga menggerakkan ekonomi kreatif kita dan juga terutama mengedukasi generasi muda ke depan. Karena benda pos dan filateli itu, tidak hanya sekadar alat untuk membayar suatu surat tetapi juga merekam sejarah dan menjadi diplomasi,” kata Fadli Zon. 

 






Mendagri Hadiri Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

36 menit lalu

Mendagri Hadiri Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Mendagri mengingatkan para generasi penerus agar terus menjaga persatuan dan kesatuan.


Rachmat Gobel Dorong Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi Masyarakat Perbatasan

5 jam lalu

Rachmat Gobel Dorong Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi Masyarakat Perbatasan

Perlu perhatian khusus terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga.


Ini Jam dan Rute Penutupan Arus Saat Sinau Bareng Cak Nun

5 jam lalu

Ini Jam dan Rute Penutupan Arus Saat Sinau Bareng Cak Nun

Dinas Perhubungan akan melakukan pengalihan arus di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG).


Pelatihan Literasi Keuangan Jadi Bekal Meningkatkan Kesejahteraan Petani

8 jam lalu

Pelatihan Literasi Keuangan Jadi Bekal Meningkatkan Kesejahteraan Petani

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, petani harus menguasai literasi keuangan. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga petani.


Kementan Perluas Wawasan Penyuluh Pertanian di 5 Wilayah

8 jam lalu

Kementan Perluas Wawasan Penyuluh Pertanian di 5 Wilayah

Program READSI membantu meningkatkan kualitas pendampingan penyuluh kepada petani.


Harapan Baru Hukum Pidana Indonesia

8 jam lalu

Harapan Baru Hukum Pidana Indonesia

Ruang bagi masyarakat menyampaikan masukan terhadap RUU KUHP tetap terbuka.


HNW Mengajak Organisasi Pesantren Mensyukuri Kemerdekaan RI

8 jam lalu

HNW Mengajak Organisasi Pesantren Mensyukuri Kemerdekaan RI

HNW mengajak untuk bersama-sama berkontribusi mengisi kemerdekaan dengan segala yang positif dan konstruktif untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi.


Mbak Cicha Beri Panggung untuk Anak Berkebutuhan Khusus

12 jam lalu

Mbak Cicha Beri Panggung untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Anak-anak berkebutuhan khusus yang sering tampil akan menumbuhkan rasa percaya diri.


Sinergi KUB untuk Pengembangan Bisnis BPD

21 jam lalu

Sinergi KUB untuk Pengembangan Bisnis BPD

Pelaksanaan KUB antara BPD merupakan upaya bersama memajukan ekonomi bangsa.


Segera Beli Tiket Allgorhythm Fest di Pospay agar Dapat Diskon

23 jam lalu

Segera Beli Tiket Allgorhythm Fest di Pospay agar Dapat Diskon

Enam band keren bakal hadir yakni The Upstair, Goodnight Electric, Ten2Five, RAN, Sore, dan Motives.