Hasil Survei: Gara-Gara Dukung Anies Baswedan, Elektabilitas NasDem Turun

Reporter

Editor

Febriyan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencabutan Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi (RDTR-PZ) di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin, 1 Agustus 2022. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Elektabilitas Partai NasDem disebut menurun akibat mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjadi calon presiden. Hal itu terungkap dalam hasil survei yang dilakukan lembaga Center for Political Communication Studies (CPCS). 

Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta menyatakan elektabilitas Partai NasDem turun menjadi 2,1 persen dalam survei terbaru yang mereka lakukan pada 22-27 Juli 2022. Padahal, pada survei April 2022, partai besutan Surya Paloh itu disebut memiliki elektabilitas mencapai 4,0 persen. 

“Keputusan mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden membuat NasDem ditinggal oleh sebagian pemilih nasionalis,” kata Tri Okta dalam keterangan tertulis yang dilansir Antara, Kamis, 4 Agustus 2022.

Survei CPCS dilakukan pada 22-27 Juli 2022 dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili 34 provinsi yang diwawancarai secara tatap muka. Metode survei adalah multistage random sampling, dengan margin of error sekitar 2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Okta menyatakan bahwa anjloknya elektabilitas NasDem dibarengi dengan kenaikan eletabilitas partai nasionalis lain. PDIP misalnya, tetap unggul pada peringkat pertama dan mengalami kenaikan elektabilitas dari 18,1 persen pada bulan April menjadi 19,5 persen pada survei teranyar kali ini. 

Sementara kenaikan signifikan terjadi pada elektabilitas Partai Gerindra. Menurut hasil survei itu, Gerindra kini memiliki elektabilitas sebesar 13,2 persen, sementara elektabilitas Partai Golkar mencapai 8,8 persen.

“Anjloknya dukungan terhadap NasDem berbanding terbalik dengan kenaikan elektabilitas partai-partai nasionalis lainnya,” ucap Okta.

Di antara tiga partai yang berpeluang mengusung Anies, menurut Okta, hanya PKS yang tampak menikmati kenaikan elektabilitas. PKS meraih elektabilitas 6,0 persen di bawah PKB (7,1 persen). Sedangkan, Demokrat cenderung stagnan (5,3 persen) di bawah PSI (5,6 persen).

Menurut Okta, keputusan NasDem mencapreskan Anies memang belum tentu bersifat final. Dia pun berpandangan peta koalisi dan bursa capres masih sangat dinamis, termasuk pertimbangan NasDem untuk mengusung Anies. 

Sejauh ini, kata dia, Anies masih menjadi figur sentral di kubu oposisi pemerintahan Presiden Jokowi, dan kerap dirangkul untuk meningkatkan posisi tawar dalam politik.

“Mencapreskan Anies merupakan strategi NasDem untuk memimpin poros koalisi di luar PDIP, Gerindra, dan Golkar,” kata Okta.

NasDem menyebut tiga kandidat calon presiden yang akan mereka usung pada Pilpres 2024. Selain Anies Baswedan, terdapat nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Akan tetapi NasDem belum memiliki tiket untuk mengusung satu dari tiga calon tersebut. Pasalnya koalisi mereka bersama PKS dan Partai Demokrat hingga saat ini masih belum secara resmi terbentuk. Anies Baswedan, Andika Perkasa atau pun Ganjar Pranowo pun dipastikan belum mendapatkan perahu untuk menjadi salah satu penantang kuat dalam Pilpres 2024. 






Mewakili Anies Baswedan, Riza Patria Buka Jakarnaval 2022 di Sirkuit Formula E Ancol

1 jam lalu

Mewakili Anies Baswedan, Riza Patria Buka Jakarnaval 2022 di Sirkuit Formula E Ancol

Mewakili Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patri membuka Jakarnaval 2022 secara resmi di Sirkuit Formula E Ancol.


Anies Baswedan Banggakan Jakarta di Instagram, Cerita Staf Gubernur Tokyo Minta Foto Bersama

3 jam lalu

Anies Baswedan Banggakan Jakarta di Instagram, Cerita Staf Gubernur Tokyo Minta Foto Bersama

Anies Baswedan dalam kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang berbagi cerita pengakuan warga Jepang yang merasakan nyamannya angkot di Jakarta.


Anies Baswedan Bertemu JICA di Jepang Bahas Progres Proyek MRT Jakarta

4 jam lalu

Anies Baswedan Bertemu JICA di Jepang Bahas Progres Proyek MRT Jakarta

Gubernur DKI Anies Baswedan bertemu JICA dalam lawatannya ke Jepang. Membahas progres proyek MRT Jakarta.


Deklarasi KIB, Tiga Ketum Bakal Sampaikan Visi dan Misi Jelang Pemilu 2024

5 jam lalu

Deklarasi KIB, Tiga Ketum Bakal Sampaikan Visi dan Misi Jelang Pemilu 2024

Tiga Ketua Umum partai politik Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bakal menyampaikan visi dan misi menghadapi Pemilu 2024 saat deklarasi


Pengamat Sebut Gerindra-PKB Berpeluang Pecah Kongsi, Ini Sebabnya

6 jam lalu

Pengamat Sebut Gerindra-PKB Berpeluang Pecah Kongsi, Ini Sebabnya

Umam mengatakan belum adanya deklarasi Capres-Cawapres dalam koalisi itu bisa dimaknai Gerindra - PKB masih membuka peluang masuknya parpol lain


Anies Baswedan Bertemu Gubernur Tokyo, Perempuan Jepang Fasih Bahasa Inggris dan Arab

6 jam lalu

Anies Baswedan Bertemu Gubernur Tokyo, Perempuan Jepang Fasih Bahasa Inggris dan Arab

Bertemu Gubernur Tokyo Yuriko Koike, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membahas usaha untuk bangkit dari pandemi Covid-19.


Singgung Alasan Pembentukan KIB, Suharso Monoarfa: Agar Tak Durhaka pada Zamannya

6 jam lalu

Singgung Alasan Pembentukan KIB, Suharso Monoarfa: Agar Tak Durhaka pada Zamannya

Suharso Monoarfa menyebut salah satu tanda zaman besar adalah Masa Keemasan (Golden Time) yang akan dihadapi Indonesia.


Penasaran Tak Pernah Menang Diduga Jadi Alasan Prabowo Nyapres Ketiga Kalinya

8 jam lalu

Penasaran Tak Pernah Menang Diduga Jadi Alasan Prabowo Nyapres Ketiga Kalinya

Prabowo menyampaikan dirinya sudah masak-masak memikirkan tawaran dari kader Gerindra guna menjadi calon di Pilpres 2024.


Kata Gerindra soal Kemungkinan Prabowo Duet dengan Cak Imin hingga Puan Maharani

8 jam lalu

Kata Gerindra soal Kemungkinan Prabowo Duet dengan Cak Imin hingga Puan Maharani

Dengan dibukanya kemungkinan tersebut, Gerindra disebut masih bisa berkoalisi dengan PDIP, termasuk Prabowo Subianto berduet dengan Puan Maharani.


Gerindra Godok Strategi Baru agar Prabowo Tak Kalah Pilpres Ketiga Kalinya

9 jam lalu

Gerindra Godok Strategi Baru agar Prabowo Tak Kalah Pilpres Ketiga Kalinya

Irfan menyebut partainya akan sangat mempertimbangkan kekuatan pasangan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.