Kasus Brigadir J, Komnas HAM Akan Lakukan Proses Siber dan Digital Forensik Besok

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan kasus tewasnya Brigadir Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Senin, 25 Juli 2022. Komnas HAM memanggil tim forensik yang melakukan autopsi jenazah Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J untuk dimintai keterangan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan Komnas akan memasuki proses siber dan digital forensik kasus Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat besok, Rabu, 3 Agustus 2022.

“Rencananya (besok) dari siber, tetapi kami masih lihat sore ini kepastiannya karena kami kan sedang menyiapkan bahan-bahan yang kami minta,” kata Ahmad Taufan Damanik saat ditemui di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Agustus 2022. 

Ahmad Taufan mengatakan Komnas HAM hari ini menyetop sementara kasus Brigadir J karena ada sidang paripurna bulanan sehingga tidak ada pemeriksaan untuk hari ini. Untuk saat ini, Taufan mengatakan timnya sedang menganalisa semua bahan-bahan yang sudah masuk dan telah memeriksa kekasih Brigadir J, Vera Simanjuntak. Ia mengatakan Vera mengirimkan screenshot panggilan terakhir dari kekasihnya pada pukul 16.31 WIB.

“Dari keluarga, terutama Vera yang sekarang banyak sekali informasi dari dia yang viral dan berani mengatakan bahwa dalam data kami memang pada 8 Juli itu pukul 16.31 persis, sehingga kemudian kami kroscek lagi sama dia,” katanya.

Selain Vera, Komnas HAM juga telah memeriksa seluruh aide de camp (ADC) atau ajudan dan asisten rumah tangga (ART) Irjen Ferdy Sambo. Komnas HAM memeriksa petugas kepolisian dan sipil yang bekerja di rumah Ferdy Sambo di Saguling dan tiga orang yang bekerja di Magelang, termasuk beberapa pihak lain yang menyaksikan atau berada di titik-titik tertentu.

“Ini kan sekarang ruang yang kami anggap sebagai ruang krusial yang masih harus dibongkar lagi, apa yang terjadi itu adalah di tempat rumah dinas atau diduga TKP itu,” kata Ahmad Taufan.

Sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan melanjutkan pemeriksaan terkait kasus kematian Brigadir J pada Rabu, 3 Juli 2022. Komisoner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam menuturkan, pemeriksaan yang bakal dilakukan itu materinya soal uji balistik.

Langkah ini dilakukan setelah Komnas HAM memeriksa para ajudan Inspektur Jenderal Ferdy Sambo dan asisten rumah tangganya pada hari ini. Maka hari Rabu lusa, Pusat Laboratorium Forensik yang menangani uji balistik akan dimintai keterangannya.

“Minggu ini, hari Rabu, kami meminta untuk Puslabfor yang menangani soal balistik datang ke Komnas HAM memberikan keterangan,” kata Choirul Amam saat konferensi pers 1 Agustus lalu.






Sidang Ferdy Sambo Kemarin, Hakim Sebut Cerita Mau Main Bulutangkis Tak Masuk Akal

34 menit lalu

Sidang Ferdy Sambo Kemarin, Hakim Sebut Cerita Mau Main Bulutangkis Tak Masuk Akal

Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso memperingatkan bahwa Ferdy Sambo masih diperiksa sebagai saksi, dan belum terdakwa.


Komnas HAM Meminta Pengusutan Tuntas Kasus Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar

2 jam lalu

Komnas HAM Meminta Pengusutan Tuntas Kasus Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar

Komnas HAM mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar kemarin. Mereka meminta pengusutan kasus ini secara tuntas.


Bantah Kronologi Eksekusi versi Ferdy Sambo, Bharada E: Beliau Susun Rencana dan Ikut Nembak

4 jam lalu

Bantah Kronologi Eksekusi versi Ferdy Sambo, Bharada E: Beliau Susun Rencana dan Ikut Nembak

Richard Eliezer atau Bharada E mengatakan Ferdy Sambo tidak pernah meminta dirinya menghajar Brigadir J tapi menembak


Ferdy Sambo Keberatan Dicap Berbohong dari Hasil Tes Poligraf

12 jam lalu

Ferdy Sambo Keberatan Dicap Berbohong dari Hasil Tes Poligraf

Ferdy Sambo menyatakan hasil tes Poligraf tak bisa digunakan untuk pembuktian dalam persidangan.


Hakim Nilai Cerita Ferdy Sambo Tidak Masuk Akal Jika Disandingkan Bukti yang Ada

13 jam lalu

Hakim Nilai Cerita Ferdy Sambo Tidak Masuk Akal Jika Disandingkan Bukti yang Ada

Hakim menilai cerita Ferdy Sambo tidak masuk akal karena bertentangan dengan bukti dan keterangan saksi lainnya.


Ferdy Sambo Klaim Istrinya Marah Dilibatkan dalam Skenario Penembakan Brigadir J

13 jam lalu

Ferdy Sambo Klaim Istrinya Marah Dilibatkan dalam Skenario Penembakan Brigadir J

Ferdy Sambo mengaku dimarahi oleh Putri Candrawathi karena melibatkan dia soal pelecehan seksual dalam skenario pembunuhan Yosua.


Ferdy Sambo Mengaku Tidak Ikut Tembak Brigadir Yosua, Tapi Tidak Bisa Jelaskan Kelebihan Luka Tembak

13 jam lalu

Ferdy Sambo Mengaku Tidak Ikut Tembak Brigadir Yosua, Tapi Tidak Bisa Jelaskan Kelebihan Luka Tembak

Ferdy Sambo tak bisa menjawab pertanyaan hakim soal tujuh luka tembak yang ada di tubuh Brigadir Yosua sesuai hasil autopsi.


Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kliennya Sudah Menjadi Pemilik Tambang Ilegal Saat Masih Menjadi Anggota Polri

13 jam lalu

Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kliennya Sudah Menjadi Pemilik Tambang Ilegal Saat Masih Menjadi Anggota Polri

Ismail Bolong mengaku sudah menjadi pemilik tambang ilegal saat masih menjadi anggota Polri.


Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Sudah Ada 3 Orang Ditahan Dalam Kasus Tambang Ilegal

14 jam lalu

Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Sudah Ada 3 Orang Ditahan Dalam Kasus Tambang Ilegal

Kuasa hukum Ismail Bolong, Yohannes Tobing mengungkapkan bahwa sudah ada 3 tersangka dalam kasus perizinan tambang ilegal ini. Ketiga tersangka tersebut pun saat ini telah menjadi tahanan di Rutan Bareskrim Polri.


Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kasus Kliennya Adalah Perizinan Tambang Ilegal, Bukan Suap

15 jam lalu

Kuasa Hukum Ismail Bolong Sebut Kasus Kliennya Adalah Perizinan Tambang Ilegal, Bukan Suap

Kuasa hukum Ismail Bolong menyatakan kliennya tak dijerat soal aliran dana tambang ilegal ke sejumlah perwira Polri.