Penyelidikan Kasus Brigadir J, Komnas HAM: Ada Kemajuan Signifikan

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik (tengah) bersama Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto, Brigjen Pol Hariyanto (kiri), Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (kedua dari kiri) Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara (keempat dari kiri) Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam (ketiga dari kanan) Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Irjen Pol Asep Hendradiana (kedua dari kanan) dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Brigjen Pol Ahmad Ramadhan (kanan) saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan kasus tewasnya Brigadir Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Senin, 25 Juli 2022. Pengambilan keterangan ini berkaitan dengan hasil autopsi yang dilakukan Tim Forensik Polri terhadap jenazah Brigadir J paska tewas akibat baku tembak dengan Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam, Irjen Pol Ferdy Sambo nonaktif. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan telah mendapat kemajuan signifikan dari proses penyelidikan kasus kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat pada hari ini.

Komisoner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menuturkan, pihaknya telah meminta keterangan pada aide- de camp (ADC) atau ajudan Inspektur Jenderal Ferdy Sambo yang belum datang sebelumnya dan asisten rumah tangga.

"Kenapa signifikan? Karena melengkapi keterangan yang sudah disampaikan pada minggu lalu oleh ADC-ADC yang lain, itu yang pertama. Yang kedua, kami memperoleh bukti tambahan, terkait dengan PCR," ujarnya saat konferensi pers di Komnas HAM, Senin, 1 Agustus 2022.

Dia menyampaikan bahwa sudah ada hasil dari tes yang dilakukan di rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Jakarta. Tes tersebut dilakukan oleh petugas swasta dan bukan dari Polri.

"Kemudian yang lain juga soal kerangka-kerangka waktu yang dikerjakan atau dilakukan oleh orang-orang tersebut. Pihak-pihak yang sudah kami periksa. Itu secara garis besar," ujarnya.

Orang-orang yang diperiksa hari ini adalah ajudan Irjen Sambo yang belum hadir saat permintaan keterangan pekan lalu. Kemudian hadir juga pihak asisten rumah tangga yang hari ini dimintai keterangannya.

Proses tersebut dilakukan dari pukul 10.10 WIB sampai sekitar pukul 17.00 WIB. Namun mereka yang dimintai keterangannya tidak memberi tanggapan saat datang pertama kali.

Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam menuturkan, pihaknya juga ditunjukkan dokumen yang bisa mendukung dalam pembuktian kematian Brigadir J. Namun dokumen tersebut tidak dijelaskan lebih spesifik apa isinya.

"Jadi tidak hanya berupa keterangan, tapi juga ada dokumennya. Dokumen ini yang nantinya kami akan juga cek," tuturnya pada kesempatan yang sama.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi mengatakan, tim khusus melakukan pemeriksaan terhadap petugas Smartco Lab. Petugas itu disebut melakukan tes PCR terhadap Irjen Sambo saat peristiwa kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Selain itu, tim khusus juga memeriksa sopir Ferdy Sambo.

"Pemeriksaan di Bareskrim Polri, petugas Smartco Lab yang melakukan PCR dan Sopir IJP FS saat hari kejadian," kata Andi.

Baca juga: Tim Khusus Polri Periksa Petugas PCR Irjen Ferdy Sambo






Penumpang Kereta Belum Booster Wajib PCR, KAI Yakin Pembelian Tiket Tetap Stabil

16 menit lalu

Penumpang Kereta Belum Booster Wajib PCR, KAI Yakin Pembelian Tiket Tetap Stabil

Kewajiban PCR berlaku untuk penumpang kereta api berusia 18 tahun ke atas yang belum mendapatkan vaksin booster.


Kisah di Magelang yang Disebut Bikin Ferdy Sambo Marah ke Brigadir J

25 menit lalu

Kisah di Magelang yang Disebut Bikin Ferdy Sambo Marah ke Brigadir J

Ferdy Sambo jadi tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Peristiwa di Magelang disebut jadi motif pembunuhan.


Rumah Pribadi dan Dinas Ferdy Sambo Dijaga Ketat, Komnas HAM Tinjau TKP Brigadir J

1 jam lalu

Rumah Pribadi dan Dinas Ferdy Sambo Dijaga Ketat, Komnas HAM Tinjau TKP Brigadir J

Hari ini Komnas HAM berencana meninjau lokasi penembakan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga.


Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo Dihentikan, Pakar Hukum Bicara Laporan Palsu

1 jam lalu

Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo Dihentikan, Pakar Hukum Bicara Laporan Palsu

Laporan soal ini awalnya atas tudingan bahwa Brigadir J melakukan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.


Peristiwa di Rumah Ferdy Sambo di Magelang: Bripka Ricky Lucuti Senjata Brigadir J

2 jam lalu

Peristiwa di Rumah Ferdy Sambo di Magelang: Bripka Ricky Lucuti Senjata Brigadir J

Dari rumah Ferdy Sambo di Magelang, rombongan Putri Candrawathi pulang ke Jakarta. Tapi Brigadir J tak satu mobil dengan Putri.


Sejumlah Advokat akan Lapor ke KPK soal Dugaan Suap di Kasus Brigadir J

2 jam lalu

Sejumlah Advokat akan Lapor ke KPK soal Dugaan Suap di Kasus Brigadir J

KPK diminta aktif mencari bukti dugaan suap ini, termasuk kemungkinan penyuapan selain kepada LPSK dalam kasus Brigadir J.


Kapolri Ungkap Bharada E Sebut Ferdy Sambo Ikut Tembak Brigadir J

2 jam lalu

Kapolri Ungkap Bharada E Sebut Ferdy Sambo Ikut Tembak Brigadir J

Bharada E mengungkap perintah Irjen Ferdy Sambo untuk menghabisi nyawa Brigadir Yosua. Pengakuan itu dituangkan dalam tulisan tangan.


Tim Khusus Polri Bakal Mintai Keterangan Istri Ferdy Sambo

2 jam lalu

Tim Khusus Polri Bakal Mintai Keterangan Istri Ferdy Sambo

Polri akan menentukan status hukum istri Ferdy Sambo setelah penyidikan dugaan pelecehan seksual dihentikan.


Ferdy Sambo Makin Tersudut Temuan Baru

3 jam lalu

Ferdy Sambo Makin Tersudut Temuan Baru

Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan Inspektur Jenderal Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir Yosua dua kali.


Syarat PCR Kembali Berlaku untuk Penumpang Kereta, Cek Posko Vaksin Gratis KAI

3 jam lalu

Syarat PCR Kembali Berlaku untuk Penumpang Kereta, Cek Posko Vaksin Gratis KAI

Kwajiban penumpang kereta jarak jauh menunjukkan dokumen tes PCR bagi yang belum vaksin booster berlaku mulai 15 Agustus 2022.