Komisi X Minta Kemendikbud Ristek Cermat Menyusun Buku Pelajaran

Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira

INFO NASIONAL - Komisi X DPR meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) lebih cermat dan berhati-hati dalam menyusun materi buku-buku pelajaran sekolah.

 “DPR mengingatkan Kemendikbudristek untuk selektif dalam menentukan penulis buku, apapun jenis bukunya, terutama yang akan menjadi pegangan wajib bagi siswa,” kata Anggota Komisi X DPR, Andreas Hugo Pareira, Jumat, 29 Juli 2022.

Sebelumnya, Kemendikbud Ristek menarik peredaran buku cetak Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) SMP kelas 7 untuk direvisi, lantaran ada kesalahan materi terkait konsep ketuhanan dan Trinitas dalam agama Kristen.

Karena itu, Komisi X DPR yang membidangi urusan pendidikan meminta Kemendikbud Ristek melibatkan pakar dari berbagai latar belakang untuk setiap penyusunan materi pembelajaran. Hal ini, kata Andreas, guna menghindari terjadinya kekeliruan materi di buku pelajaran sekolah.

“Khusus menyangkut agama, sebaiknya melibatkan penulis yang benar-benar mempunyai keahlian dalam agama dan sebaiknya dari agama yang sama dengan bidang keagamaan yang ditulis,” tutur politisi PDI-Perjuangan itu.

Andreas pun mengingatkan, penyusunan buku pelajaran harus melalui proses verifikasi sebelum resmi diedarkan. Ia mengungkap, buku pelajaran tidak boleh asal dibuat karena bisa berdampak fatal. (*)






DPR Sepakati Laksamana Yudo Margono Menjadi Panglima TNI

32 menit lalu

DPR Sepakati Laksamana Yudo Margono Menjadi Panglima TNI

Laksamana Yudo Margono menjalani rangkaian uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI.


Penyandang Disabilitas Miliki Hak yang Sama Berpartisipasi dalam Pembangunan

2 jam lalu

Penyandang Disabilitas Miliki Hak yang Sama Berpartisipasi dalam Pembangunan

Penyandang disabilitas maupun ormas yang menaunginya memiliki hak untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan


MIPI Gelar Webinar, Bahas Tata Kelola Pemerintahan di Sulawesi Selatan

3 jam lalu

MIPI Gelar Webinar, Bahas Tata Kelola Pemerintahan di Sulawesi Selatan

Sulsel mempunyai potensi untuk menjadi barometer pembangunan di Indonesia Timur.


Suwannarut dan Keyser Saling Tempel di BNI Indonesian Masters 2022

3 jam lalu

Suwannarut dan Keyser Saling Tempel di BNI Indonesian Masters 2022

Suwannarut mengaku faktor fokus pada pukulan menjadi senjata ampuhnya.


Bertanya Langsung Ke Bupati Kediri Perihal KIP, Brian Dijanjikan Dapat Sepeda

7 jam lalu

Bertanya Langsung Ke Bupati Kediri Perihal KIP, Brian Dijanjikan Dapat Sepeda

Brian menyampaikan keinginannya supaya bisa mendapatkan uang seperti temannya.


PLN Siapkan Pasokan Listrik Untuk Hilirisasi Industri

8 jam lalu

PLN Siapkan Pasokan Listrik Untuk Hilirisasi Industri

Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk membangun ekosistem kendaraan listrik


Erick Thohir Tunjuk BNI Kembangkan Bakauheni Harbour City

19 jam lalu

Erick Thohir Tunjuk BNI Kembangkan Bakauheni Harbour City

Di kawasan ini BNI akan membangun BNI Xpora Creative Hub.


Rekomendasi Rangkaian Make-up Natural Murah dari YOU Simplicity Series

20 jam lalu

Rekomendasi Rangkaian Make-up Natural Murah dari YOU Simplicity Series

Tersedia 10 jenis produk YOU dengan kisaran harga 50 ribu hingga 100 ribu rupiah saja.


Syarief Hasan Sebut Tiga Tantangan untuk Panglima TNI yang Baru

20 jam lalu

Syarief Hasan Sebut Tiga Tantangan untuk Panglima TNI yang Baru

Tantangan tersebut datang dari eksternal dan internal Indonesia.


Bamsoet Apresiasi Tim Medis Gerak BS Sukses Operasi Bayi Hydrocephalus

21 jam lalu

Bamsoet Apresiasi Tim Medis Gerak BS Sukses Operasi Bayi Hydrocephalus

Seluruh biaya operasi dan pengobatan ditanggung oleh Relawan 4 Pilar MPR RI, Gerak BS, Perikhsa, dan PT Indoprima Bionet.