KPK Periksa Dua Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Jalan di Bengkalis

Plt. Juru Bicara KPK, Ali Fikri, memberikan keterangan perdana kepada awak media, di gedung KPK, Jakarta, Jumat, 27 Desember 2019. Ali Fikri bertugas sebagai Jubir KPK di bidang penindakan. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta -Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua orang saksi untuk kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Jalan Batu Panjang - Pangkalan Nyirih, Bengkalis, Riau. Korupsi pembuatan jalan itu diduga terjadi pada tahun 2013-2015 dan 10 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Saksi yang diperiksa hari ini Prisyanur Hartanto selaku Site Engineer Manager Proyek Pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri (Multiyears) 2013-2015 dan Andika Prabowo selaku karyawan BUMN," ujar pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat, 29 Juli 2022. 

Ali menjelaskan kedua saksi diperiksa untuk menggali keterlibatan seorang tersangka bernama M. Nasir (MNS), selaku pejabat pembuat komitmen  dalam kasus ini. Tindak pidana korupsi ini berawal saat Pemerintah Provinsi Riau melakukan open tender terhadap enam proyek multiyears di Kabupaten Bengkalis dengan nilai total proyek sebesar Rp2,5 triliun pada tahun 2013.

Proyek tersebut misalnya peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih dan proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning; proyek peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil; proyek peningkatan Jalan Lingkar Pulau Bengkalis; proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri; dan proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri.

Dalam pengerjaannya, KPK menemukan dugaan korupsi berulang-ulang pengaturan tender, hasil pekerjaan tidak sesuai spesifikasi dan kualitas pekerjaan jauh dari yang dipersyaratkan. Atas dasar hal ini, KPK melakukan pengusutan hingga menetapkan 10 orang sebagai tersangka.

Dua orang di antaranya dari unsur pemerintahan, yakni MNS, Tirtha Adhi Kazmi selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK). Lalu delapan orang merupakan kontraktor, yakni Handoko Setiono, Melia Boentaran, I Ketut Surbawa, Petrus Edy Susanto, Didiet Hadianto, Firjan Taufa, Victor Sitorus dan Suryadi Halim alias Tando.

Penyidik KPK menjerat 10 tersangka tersebut dengan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

M JULNIS FIRMANSYAH 

Baca Juga: KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Jalan di Bengkalis






Serba-serbi Balap Sepeda Tour de Siak 2022, Rute Diperluas sampai Pekanbaru

5 jam lalu

Serba-serbi Balap Sepeda Tour de Siak 2022, Rute Diperluas sampai Pekanbaru

Balap sepeda Tour de Siak (TdSi) ke-8 pada 2022 ini diikuti 13 tim yang terdiri dari 8 tim dalam negeri dan 5 tim luar negeri antara lain Malaysia.


KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

1 hari lalu

KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

Gazalba Saleh ditetapkan tersangka oleh KPK pada 28 November 2022. Ia menjadi tersangka atas dugaan penerimaan suap.


KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

1 hari lalu

KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

KPK akan mendalami nama-nama pejabat yang disebut oleh Rektor Unila nonaktif Karomani dalam persidangan dalam perkara suap penerimaan mahasiswa.


Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

1 hari lalu

Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

KPK menyatakan masih menelusuri peristiwa pertemuan kuasa hukum Lukas Enembe dengan sejumlah saksi.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

1 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

Dalam LHKPN, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto memilki 1 mobil pada 2011 dan memiliki 2 mobil di LHKPN 2008.


Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

2 hari lalu

Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

Terdakwa kasus gratifikasi perizinan tamba Mardani Maming memaksa eks Kadis Pertandingan dan Energi untuk memproses pengalihan IUP dari BKPL ke PCN.


KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

2 hari lalu

KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

Karomani menyebut nama Zulkifli Hasan ikut menitipkan seseorang untuk dimasukkan sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila.


Selain Aceh, NasDem Sebut Riau juga Cabut Izin Penggunaan Tempat untuk Safari Anies Baswedan

2 hari lalu

Selain Aceh, NasDem Sebut Riau juga Cabut Izin Penggunaan Tempat untuk Safari Anies Baswedan

Setelah izin lokasi tempat safari politik Anies Baswedan dicabut, NasDem juga mendapat informasi soal hal yang sama terjadi di Pekanbaru, Riau.


Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

2 hari lalu

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK membawa sejumlah alat bukti.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

2 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

Kelompok yang menamakan dirinya sebagai Koalisi Solidaritas Pemuda Mahasiswa melaporkan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK.