Kasus Aborsi, Bripda Randy Dihukum 5 Tahun Penjara oleh Pengadilan Tinggi Surabaya

Reporter

Editor

Amirullah

Foto Bripda Randy Bagus (kanan), anggota Polres Pasuruan mengenakan baju tahanan di dalam sel Polres Mojokerto. Kekasih mahasiswi NWS yang ditemukan bunuh diri di makam ayahnya ini ditahan setelah viralnya pengakuan korban pernah dipaksa aborsi oleh Randy. Foto Polda Jawa Timur

TEMPO.CO, Jakarta - Bripda Randy Bagus Hari Sasongko divonis hukuman lima tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi Surabaya. Ketetapan tersebut tertera pada Nomor 519/PID/2022/PT SBY tanggal 21 Juni 2022 setelah banding.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Randy Bagus Hari Sasongko dengan pidana penjara selama 5 (lima) tahun,” tulis amar putusan dilansir dari situs mahkamahagung.go.id, dikutip Jumat, 15 Juli 2022.

Ini merupakan penguatan putusan Pengadilan Negeri Mojokerto Nomor 46/PID.B/2022. Randy dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menyebabkan gugurnya kandungan seorang perempuan, yaitu kekasihnya berinisial NWR sebagai korban.

Sebagai terdakwa, Randy ditahan dalam rumah tahanan negara. Adapun barang bukti yang dilampirkan seperti bukti pembelian obat penggugur kandungan, bukti tangkapan layar, mutasi rekening bank, telepon selular, dan lain-lain.

Randy dibebankan juga membayar biaya perkara pada tingkat banding sejumlah Rp 2.500. Diberitakan sebelumnya, Randy diduga terlibat dalam kasus bunuh diri oleh kekasihnya yang tewas ditemukan di samping makam ayahnya.

Mereka berdua diketahui sudah berkenalan sejak Oktober 2019 dan berpacaran sejak 2020 sampai 2021. Polisi menemukan bukti bahwa korban telah menggugurkan kandungan pada Maret 2020 dan Agustus 2021.

Polri telah memberhentikan Randy dari korps Bhayangkara secara tidak terhormat setelah sidang etik. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen akan menindak tegas kepada anggota yang terbukti bersalah.

“Polri terus berkomitmen akan melakukan tindakan tegas kepada anggota yang terbukti bersalah,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo, Minggu, 5 Desember 2021.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Polri Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan

2 jam lalu

Polri Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan menyebabkan 131 orang meninggal. Sebanyak 35 orang telah diperiksa Polri.


Pentingnya Deteksi Dini Gejala Depresi untuk Cegah Bunuh Diri

20 jam lalu

Pentingnya Deteksi Dini Gejala Depresi untuk Cegah Bunuh Diri

Psikiater menekankan pentingnya deteksi dini gejala awal depresi untuk mencegah bunuh diri. Jika tak cepat ditangani dengan baik bisa semakin berat.


Tragedi Kanjuruhan, 23 Polisi dan 6 Panitia Penyelenggara Diperiksa

1 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, 23 Polisi dan 6 Panitia Penyelenggara Diperiksa

Polri telah menaikan status tragedi Kanjuruhan ke penyidikan.


Polisi Bantah Tangkap Aremania Pengunggah Video Penonton Terkunci di Kanjuruhan

2 hari lalu

Polisi Bantah Tangkap Aremania Pengunggah Video Penonton Terkunci di Kanjuruhan

Soal Aremania yang sempat ditangkap, Nico Afinta sempat membisik kepada Kadivhumas Polri. "Sudah dipulangkan."


Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni: Menentang Aborsi, Tak Setuju Eutanasia, Anti-LGBT

2 hari lalu

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni: Menentang Aborsi, Tak Setuju Eutanasia, Anti-LGBT

Perjalanan Giorgia Meloni perempuan pertama sebagai Perdana Menteri Italia. Ia menentang aborsi, tak menyetujui eutanasia, dan anti-LGBT.


Dampak Pelecehan Seksual, Anak Depresi dan Mau Bunuh Diri

2 hari lalu

Dampak Pelecehan Seksual, Anak Depresi dan Mau Bunuh Diri

Psikolog menyebut anak di bawah umur yang mengalami pelecehan seksual bisa mengalami depresi berat dan menyebabkan ingin bunuh diri.


Propam Periksa 18 Polisi yang Pegang Senjata Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

2 hari lalu

Propam Periksa 18 Polisi yang Pegang Senjata Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Diduga karena terkena gas air mata, suporter panik dan berusaha keluar Stadion Kanjuruhan.


Chandra Liow Bantah Lakukan Kekerasan dan Ajak Mantan Pacar Bunuh Diri, Besok akan Klarifikasi

4 hari lalu

Chandra Liow Bantah Lakukan Kekerasan dan Ajak Mantan Pacar Bunuh Diri, Besok akan Klarifikasi

Chandra Liow menyatakan, ia siap mengklarifikasi tuduhan bahwa telah melakukan kekerasan lantaran sudah merugikannya.


Mabes Polri Ungkap 612 Kasus Judi Online Sepanjang 2022

6 hari lalu

Mabes Polri Ungkap 612 Kasus Judi Online Sepanjang 2022

Tidak hanya pidana judinya, pelaku serta bandar judi online juga dijerat pasal pencucian uang.


Mabes Polri Menyebut Tidak Ada Anggota Terlibat Peretasan Awak Narasi TV

6 hari lalu

Mabes Polri Menyebut Tidak Ada Anggota Terlibat Peretasan Awak Narasi TV

Kadiv Humas Polri Dedi Prasetyo megatakan tidak ada anggota kepolisian yang terlibat peretasan akun digital milik sejumlah awak redaksi Narasi TV