ICW Gelar Aksi Penyerahan Balsem Masuk Angin kepada Dewan Pengawas KPK

Reporter

Editor

Amirullah

ICW gelar aksi kecil-kecilan dengan tema Penyerahan Balsem Masuk Angin kepada Dewan Pengawas KPK, menanggapi soal sidang etik terhadap Lili Pintauli Siregar, Jumat, 15 Juli 2022. Tempo/M. Faiz Zaki

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Corruption Watch gelar aksi merespons sikap Dewan Pengawas KPK yang menggugurkan sidang kode etik mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Lili Pintauli Siregar. Peneliti ICW Kurnia Ramadhana mengatakan, pihaknya menyoroti celah sidang etik jika insan KPK ada yang bermasalah.

“Kalau kondisi ini terus-menerus dipertahankan oleh Dewan Pengawas, maka kalau ada insan KPK yang melanggar kode etik atau dia sudah tahu putusannya akan tiba pada sanksi berat, ringan, atau sedang, dia bisa langsung mengundurkan diri,” ujarnya saat ditemui di gedung lama KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat, 15 Juli 2022.

Menurut Kurnia, cara tersebut bisa menjadi jalan pintas untuk pencucian dosa. Ketika insan KPK bermasalah, maka pengunduran diri bisa ditempuh ketika tersandung terkait etik.

Kurnia mengatakan, perlunya pemahaman bagi Dewas KPK untuk penyelenggaraan sidang etik. Dia pun menyarankan agar ke depannya surat pengunduran diri diterima ketika insan yang bermasalah selesai disidang.

“Sebenarnya bukan perubahan aturan, tapi perubahan mindset dari Dewan Pengawas untuk lebih memahani bagaimana sebenarnya praktik ideal penyelenggaraan persidangan dugaan pelanggaran kode etik,” tutur Kurnia.

Siang tadi, ICW menggelar aksi dengan membawa foto para anggota Dewan Pengawas KPK dan sebuah ember berwarna hijau. Tertulis judul besar “Balsem Antimasuk Angin” dengan tiga poin narasi. Sekitar 5 orang terlibat dalam aksi kecil-kecilan tersebut.

Pertama, meringankan gejala akal-akalan Dewan Pengawas KPK, dan kedua, membantu meredakan putusan plin-plan Dewan Pengawas KPK. “Membantu meningkatkan integritas Dewan Pengawas KPK,” tulis poin ketiga pada ember tersebut.

Seseorang yang memegang ember mengenakan kaus warna putih, celana panjang coklat, dan bertopeng wajah anggota Dewan Pengawas KPK. Bagian belakang kaus ditempeli stiker garis merah seperti tanda kulit badan belakang yang dikerok.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






ICW Desak Jokowi Tolak Keluarkan Kepres Pemberhentian Hakim MK Aswanto

2 hari lalu

ICW Desak Jokowi Tolak Keluarkan Kepres Pemberhentian Hakim MK Aswanto

DPR mencopot hakim MK Aswanto. ICW menilai DPR memperlihatkan sikap otoritarianisme dan pembangkangan hukum.


Soal Dugaan Upaya Kriminalisasi Anies Baswedan, Forum Advokat Indonesia Minta Dewas KPK Periksa Firli Bahuri

2 hari lalu

Soal Dugaan Upaya Kriminalisasi Anies Baswedan, Forum Advokat Indonesia Minta Dewas KPK Periksa Firli Bahuri

Forum Advokat Indonesia meminta Dewas KPK memeriksa Firli Bahuri terkait upayanya mengkriminalisasi Anies Baswedan.


Dewas Tolak Laporan Dugaan Konflik Kepentingan Lagu Mars KPK Bikinan Istri Firli

3 hari lalu

Dewas Tolak Laporan Dugaan Konflik Kepentingan Lagu Mars KPK Bikinan Istri Firli

Dewas menilai tidak menemukan benturan kepentingan dalam pemilihan lagu mars KPK bikinan istri Firli Bahuri.


Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

5 hari lalu

Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

Lebih dari 2 tahun Harun Masiku jadi buron KPK, hingga kini kasusnya belum terang. Firli Bahuri menyebut tak tahu kapan politisi PDIP akan tertangkap


Jadi Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak Punya Harta Rp 8,9 Miliar

6 hari lalu

Jadi Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak Punya Harta Rp 8,9 Miliar

Johanis Tanak terakhir kali melaporkan hartanya pada 14 April 2022. Kala itu jabatannya adalah jaksa fungsional menjelang pensiun.


3 Fakta tentang Johanis Tanak Pimpinan Baru KPK

7 hari lalu

3 Fakta tentang Johanis Tanak Pimpinan Baru KPK

Komisi III DPR menyetujui Johanis Tanak untuk menggantikan Lili Pintauli Siregar sebagai Wakil Ketua KPK


Johanis Tanak Jadi Pimpinan KPK, Impunitas Terhadap Koruptor Dikhawatirkan Semakin Menjadi

7 hari lalu

Johanis Tanak Jadi Pimpinan KPK, Impunitas Terhadap Koruptor Dikhawatirkan Semakin Menjadi

Terpilihnya Johanis Tanak sebagai penggati Lili Pintauli Siregar dikhawatirkan membuat impunitas terhadap koruptor semakin menjadi.


Johanis Tanak Mantan Jaksa, Anggota Komisi III: Lengkapi Komposisi Pimpinan KPK

7 hari lalu

Johanis Tanak Mantan Jaksa, Anggota Komisi III: Lengkapi Komposisi Pimpinan KPK

Menurut Benny, latar belakang Johanis Tanak sebagai jaksa bakal melengkapi komposisi pimpinan di lembaga antirasuah tersebut.


Gantikan Lili Pintauli Jadi Pimpinan KPK, Johanis Tanak Usulkan Pendekatan Keadilan Restoratif

7 hari lalu

Gantikan Lili Pintauli Jadi Pimpinan KPK, Johanis Tanak Usulkan Pendekatan Keadilan Restoratif

Wakil Ketua KPK yang baru terpilih, Johanis Tanak, mengusulkan untuk menggunakan pendekatan keadilan restoratif dalam memberantas korupsi.


Johanis Tanak Terpilih Menjadi Wakil Ketua KPK Gantikan Lili Pintauli

8 hari lalu

Johanis Tanak Terpilih Menjadi Wakil Ketua KPK Gantikan Lili Pintauli

Johanis Tanak mendapat suara terbanyak dalam voting tertutup yang digelar Komisi III DPR. Setelah ini nama Johanis Tanak diserahkan ke Presiden.