Ketika Elite PDIP Beda Suara Soal Peluang Koalisi dengan PKS dan Demokrat

Reporter

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala/Wakil Kepala Daerah di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Juni 2022. TEMPO/Rahma Dwi Safitri


Direktur Eksekutif Institute of Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam menilai, untuk koalisi di Pilpres 2024, PDIP dan PKS memang sulit disatukan. Relasi keduanya ibarat air dan minyak.

"Tidak mudah menyatukan, karena memang ada garis perbedaan signifikan dalam pondasi ideologis keduanya. PKS di kanan dan PDIP di kiri," ujar Umam lewat keterangannya, Kamis, 14 Juli 2022.

Sementara itu, peluang koalisi PDIP dengan Partai Demokrat di Pilpres 2024 dinilai relatif lebih terbuka. Sebab, ujar Umam, tidak ada hambatan ideologis di antara keduanya. Keduanya sama-sama nasionalis dan juga dekat dengan elemen Islam moderat.

Bersatunya PDIP dan Partai Demokrat, menurut Umam, hanya butuh itikad baik dari para elit kedua belah pihak untuk memperbaiki berkomunikasi akibat dinamika politik masa lalu. Sudah lama jadi berita, hubungan SBY dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri renggang. Megawati disebut-sebut jengkel kepada SBY yang diam-diam menjadi pesaingnya sebagai kontestan Pilpres 2004. SBY yang saat itu menjabat sebagai Menkopolhukam disebut tidak meminta izin kepada Megawati sebagai Presiden. Bahkan dikabarkan, Megawati sampai menanyakan itu sampai tiga kali. Namun, SBY diseniry tak pernah memberi jawaban pasti. Sampai akhirnya, SBY mendeklarasikan pencalonannya sebagai Presiden.

Pada akhir Juli 2018, SBY pernah blak-blakan mengakui hubungannya dengan Megawati masih juga belum pulih. SBY menyiratkan bahwa hal tersebut menjadi faktor penyebab partainya tidak bisa berkoalisi dengan PDIP dalam mengusung pasangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 silam.

Menurut Umam, saat ini Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai pemimpin muda sepatutnya bisa mewujudkan islah politik antara kedua partai ke depan.

"Sebagai pemimpin muda, Puan Maharani dan AHY tentunya memiliki cara pandang yang lebih terbuka dan egaliter. Puan dan AHY harus bisa menjadi agen perubahan di lingkaran masing-masing. Sudah waktunya untuk saling memaafkan. Saya berkeyakinan, di tangan pemimpin muda seperti Puan dan AHY, langkah islah politik antara PDIP dan Partai Demokrat bisa terwujud," ujar Umam.

DEWI NURITA

Baca: Survei Charta Politika: Ganjar Unggul Telak 71,5 Persen di Jawa Tengah, Puan Nol Koma






Puan: Piala Dunia 2022 Bawa Pesan Persaudaraan

38 menit lalu

Puan: Piala Dunia 2022 Bawa Pesan Persaudaraan

Persaudaraan dan solidaritas diharapkan dapat meningkatkan kerja sama internasional.


Ganjar Pranowo Disarankan Turunkan Sekoci Politik Agar Pencapresan Semakin Mudah

2 jam lalu

Ganjar Pranowo Disarankan Turunkan Sekoci Politik Agar Pencapresan Semakin Mudah

Ganjar Pranowo dinilai harus mulai menurunkan sekoci politiknya dan tak menunggu restu dari PDIP jika ingin maju pada Pilpres 2024.


AHY Berpendapat Masyarakat Indonesia Perlu Meningkatkan Literasi Politik

20 jam lalu

AHY Berpendapat Masyarakat Indonesia Perlu Meningkatkan Literasi Politik

Literasi politik, kata AHY, merupakan salah satu cara melawan cara-cara kotor dalam berpolitik di dalam negeri.


Marullah Dicopot dari Sekda Jadi Deputi Gubernur DKI, PKS: Ada Muatan Politik dan Pengaruh Partai Berkuasa

1 hari lalu

Marullah Dicopot dari Sekda Jadi Deputi Gubernur DKI, PKS: Ada Muatan Politik dan Pengaruh Partai Berkuasa

Anggota DPRD DKI dari PKS Nasrullah mengaku tidak tahu-menahu soal pencopotan Marullah sebagai Sekda DKI oleh Heru Budi Hartono.


Politikus Demokrat Anggap Pelemparan Telur Busuk Kantor NasDem Aceh Memalukan

1 hari lalu

Politikus Demokrat Anggap Pelemparan Telur Busuk Kantor NasDem Aceh Memalukan

Ali menyebut Nasdem optimis bisa meraup suara hingga 85 persen di Aceh. Pasalnya, kata dia, semua masyarakat Serambi Mekkah menjagokan Anies.


Hasto PDIP Soal Pilpres: Turun ke Bawah Lebih Penting daripada Memanaskan Politik

2 hari lalu

Hasto PDIP Soal Pilpres: Turun ke Bawah Lebih Penting daripada Memanaskan Politik

Hasto Kristiyanto mengimbau kader PDIP turun menggerakkan perekonomian rakyat daripada bicara gimmick politik.


Jelang Pemilu 2024, PDIP Instruksikan Kader Disiplin Ikuti Instruksi Megawati

2 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, PDIP Instruksikan Kader Disiplin Ikuti Instruksi Megawati

Hasto menyebut Megawati menginstruksikan tiga pilar PDIP untuk rajin turun ke bawah demi meraih kepercayaan rakyat.


Tanggapi Dukungan dari PAN, Ganjar Pranowo: Biarlah Para Ketum yang Tentukan

2 hari lalu

Tanggapi Dukungan dari PAN, Ganjar Pranowo: Biarlah Para Ketum yang Tentukan

Ganjar Pranowo menanggapi dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap pencapresannya di Pilpres 2024.


Ganjar Pranowo Kenang Momen Bersama Ferry Mursyidan Baldan di Komisi II DPR

2 hari lalu

Ganjar Pranowo Kenang Momen Bersama Ferry Mursyidan Baldan di Komisi II DPR

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut melayat ke rumah duka politikus senior Ferry Mursyidan Baldan hari ini Jumat, 2 Desember 2022.


Pemilih Anies Baswedan Lebih Condong ke AHY Sebagai Cawapres, Ini Kata Demokrat

3 hari lalu

Pemilih Anies Baswedan Lebih Condong ke AHY Sebagai Cawapres, Ini Kata Demokrat

Demokrat menilai AHY memiliki keunggulan ketimbang Ridwan Kamil atau pun Sandiaga Uno untuk menjadi pendamping Anies Baswedan.