Disinggung Soal Perusahaan Cangkang, Pendiri ACT: Kewenangan Penyidik

Mantan presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin menjalani pemeriksaan lanjutan terkait penyelewengan dana umat di Bareskrim Mabes Polri. Jakarta Selatan. Senin 11 Juli 2022. Menurut pengacara Ahyudin, Teuku Pupun Zulkifli membantah adanya temuan aliran dana ke kelompok Al- Qaeda, sebelumnya, kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana pada 6 Juli lalu mengidentifikasi adanya aliran dana ke salah satu anggota Al-Qaeda. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Eks presiden sekaligus pendiri yayasan Aksi Cepat Tanggap atau ACT  Ahyudin memilih meninggalkan wartawan saat ditanya soal dugaan adanya perusahaan cangkang yang digunakan sebagai tempat pencucian uang atau money laundering. “Itu kewenangan penyidik, langsung ke penyidik saja,” kata Ahyudin kepada wartawan di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis malam, 14 Juli 2022.

Diketahui bahwa pemeriksaan tersebut merupakan yang kelima kalinya. Pemeriksaan, kata Ahyudin, masih sama denga hari-hari sebelumnya. “Saya yakin ini proses mencari fakta kebenaran sangat detail sekali, maklumlah,” ujarnya.

Selain Ahyudin, penyidik Bareskrim Polri turut memeriksa Manager PT Lion Mentari (Lion Air) Ganjar Rahayu sebagai saksi. Namun, ketika ditanya apakah Ahyudin melakukan komunikasi dengan pihak Lion, pendiri ACT itu memilih menghindar dengan memberikan jawaban singkat. “Saya enggak ngerti itu,” kata Ahyudin.

Ahyudin kembali menegaskan dana CSR korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang dipercayakan Boeing kepada ACT disalurkan tidak dalam bentuk uang tunai, melainkan dalam bentuk program yang sampai saat ini masih berjalan.

Sejak Januari hingga Juli 2022, kata Ahyudin, program tersebut sudah tidak terpantau lagi olehnya. Sebab, ia bukan lagi bagian dari pengurus ACT. Menurutnya, program yang diperuntukan sebagai pengembangan fasilitas umum itu memiliki laporan pertanggungjawaban. Mengingat, program tersebut merupakan bisnis antara ACT dan Boeing.

“Ada dong, belum selesai, kalau ada kekurangan itu, ini kan B2B (business to business) antara Boeing dengan ACT. Kalaupun ada kekurangan sana sini, tentunya nanti dievaluasi di akhir. Akan ditindaklanjuti, mana yang kurang, tentu saja diperbaiki,” kata Ahyudin.

MUTIA YUANTISYA

Baca Juga: Hari Kelima Pemeriksaan Petinggi ACT dengan Perwakilan Lion Air, Penyidik Dalami 3 Hal






Lion Air Grup Kembali Minta Maaf, Cerita Kaesang Kesal Jadwal Penerbangannya Diubah

10 hari lalu

Lion Air Grup Kembali Minta Maaf, Cerita Kaesang Kesal Jadwal Penerbangannya Diubah

Lion Air meminta maaf atas keluhan dari salah satu penumpang yang tak lain adalah Putra Kedua Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.


Kuasa Hukum Petinggi ACT Minta Hakim Bebaskan Kliennya, Ini Alasannya

10 hari lalu

Kuasa Hukum Petinggi ACT Minta Hakim Bebaskan Kliennya, Ini Alasannya

Kuasa hukum petinggi ACT meminta majelis hakim agar menolak surat dakwaan dan melepaskan kliennya dalam nota keberatan atau eksepsi


ACT Disebut Hanya Keluarkan Rp 900 Juta dari Dana Rp 2 Miliar untuk Bangun Sekolah

11 hari lalu

ACT Disebut Hanya Keluarkan Rp 900 Juta dari Dana Rp 2 Miliar untuk Bangun Sekolah

Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) disebut melakukan pemotongan anggaran Boeing Community Investment Fund. Dalam penggunaannya tak libatkan ahli waris


Tak Ada Pasal Pencucian Uang dalam Dakwaan Kasus ACT, Ini Kata Bareskrim

17 hari lalu

Tak Ada Pasal Pencucian Uang dalam Dakwaan Kasus ACT, Ini Kata Bareskrim

Bareskrim mengungkap alasan tidak adanya pasal dugaan tindak pidana pencucian uang dalam dakwaan Ahyudin cs di kasus ACT


Bareskrim Tetap Usut Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang Eks Petinggi ACT

17 hari lalu

Bareskrim Tetap Usut Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang Eks Petinggi ACT

Bareskrim Polri saat ini masih melakukan penyidikan kasus tindak pidana pencucian uang dalam perkara yang melibatkan eks petinggi ACT.


Kejaksaan Ungkap Alasan Pasal Pencucian Uang dan ITE Tidak Masuk Dakwaan Kasus ACT

17 hari lalu

Kejaksaan Ungkap Alasan Pasal Pencucian Uang dan ITE Tidak Masuk Dakwaan Kasus ACT

Dakwaan terhadap tiga tersangka kasus ACT tak menyertakan pasal pencucian uang. Jaksa menyebut sangkaan TPPU masih tahap penyidikan Bareskrim.


ACT Tidak Pernah Laporkan Progres Progam Sosial dari Dana Bantuan Boeing

17 hari lalu

ACT Tidak Pernah Laporkan Progres Progam Sosial dari Dana Bantuan Boeing

Jaksa mengatakan, ACT tak pernah melaporkan progres penggunaan dana bantuan sosial Boeing senilai Rp 138 miliar.


Sidang Dakwaan Ahyudin ACT, Pengacara: Jaksa Tak Sertakan Pasal Pencucian Uang

17 hari lalu

Sidang Dakwaan Ahyudin ACT, Pengacara: Jaksa Tak Sertakan Pasal Pencucian Uang

Jaksa membacakan dakwaan terhadap terdakwa eks Presiden ACT Ahyudin. Dalam dakwaannya, jaksa tak menyertakan pasal pencucian uang.


ACT Sebut Ditunjuk Boeing untuk Kelola Dana Santunan Kecelakaan Lion Air JT610

18 hari lalu

ACT Sebut Ditunjuk Boeing untuk Kelola Dana Santunan Kecelakaan Lion Air JT610

ACT menyatakan kepada ahli waris kecelakaan pesawat Lion Air JT610 bahwa telah ditunjuk Boeing untuk mengelola dana santunan


Sidang ACT Digelar Virtual, Ahyudin Dengarkan Dakwaan dari Ruang di Bareskrim

18 hari lalu

Sidang ACT Digelar Virtual, Ahyudin Dengarkan Dakwaan dari Ruang di Bareskrim

Sidang perdana penggelapan dana bantuan Boeing oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan terdakwa mantan Presiden ACT Ahyudin digelar secara virtual