Aset Eks Bupati Probolinggo Puput Tantriana Senilai Rp 60 Miliar Disita KPK

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Terpidana mantan Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 6 Juli 2022. Puput yang telah divonis 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta itu diperiksa kembali sebagai tersangka dalam pengembangan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait tindak pidana korupsi perkara kasus jual beli atau seleksi jabatan di Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, tahun 2021. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyita aset senilai Rp 60 miliar dari eks Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. Penyitaan itu dilakukan dalam penyidikan kasus tindak pidana pencucian uang yang menyeret Puput menjadi tersangka.

"Aset yang disita mencapai Rp 60 Miliar dalam bentuk berbagai aset bernilai ekonomis," kata Pelaksana tugas Juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis, 14 Juli 2022.

Ali mengatakan aset yang disita terdiri dari berbagai macam bentuk yang memiliki nilai ekonomis. Dia bilang jumlah itu masih sementara. Masih ada kemungkinan untuk bertambah.

Aset yang sudah disita KPK di antaranya 8 bidang tanah di berbagai lokasi di Probolinggo. Aset itu resmi disita sejak Juni 2022.

KPK menetapkan Puput Tantriana Sari dan suaminya yang juga anggota DPR, Hasan Aminuddin menjadi tersangka penerima gratifikasi dan pencucian uang. KPK menduga Puput menyamarkan harta bendanya dengan berbagai cara, misalnya menggunakan identitas orang lain. Sumber harta itu diduga dari tindak pidana korupsi.

Sebelum jadi tersangka TPPU, KPK lebih dulu menetapkan Puput dan suami jadi tersangka suap jual-beli jabatan camat dan kepala desa di Probolinggo. 

Dalam perkara itu, Puput dan Hasan divonis 4 tahun penjara. Vonis itu jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa KPK yaitu 8 tahun penjara.

Baca juga: KPK Sita 8 Tanah Punya Bupati Probolinggo Nonaktif






Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, Peneliti Sebut Komitmen Pemerintah Lemah

10 jam lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, Peneliti Sebut Komitmen Pemerintah Lemah

Melorotnya angka Indeks Persepsi Korupsi Indonesia dinilai sebagai cerminan lemahnya komitmen pemberantasan korupsi dari pemerintah.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, TII Singgung Lemahnya Penegakan Hukum

11 jam lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, TII Singgung Lemahnya Penegakan Hukum

TII menilai lemahnya penegakan hukum menjadi salah satu penyebab menurunnya indeks persepsi korupsi Indonesia.


KPK Dalami Peran Lukas Enembe Dalam Penentuan Pemenang Tender Proyek di Papua

12 jam lalu

KPK Dalami Peran Lukas Enembe Dalam Penentuan Pemenang Tender Proyek di Papua

KPK memeriksa dua saksi untuk mendalami peran Lukas Enembe dalam penentuan pemenang tender proyek di Papua.


Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA, KPK Panggil Tiga Staf Gazalba Saleh

17 jam lalu

Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA, KPK Panggil Tiga Staf Gazalba Saleh

Ali Fikri menyebut KPK telah memanggil sejumlah staf hakim agung Gazalba Saleh sebagai saksi di kasus suap pengurusan perkara di MA


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok di 2022, KPK Ungkap Susahnya Pencegahan

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok di 2022, KPK Ungkap Susahnya Pencegahan

Kata KPK, kalau nilai indeks persepsi korupsi 34 ini adalah buah dari kita yang merasa nyaman dengan kondisi sekarang tanpa terobosan.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada 2022 Melorot 4 Poin, TII: Drastis Sejak Reformasi

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada 2022 Melorot 4 Poin, TII: Drastis Sejak Reformasi

Transparency International Indonesia menyebut penurunan Indeks Persepsi Korupsi pada 2022 merupakan jumlah paling drastis sejak era reformasi.


Lukas Enembe Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Dicecar Soal Nama Pengusaha dan Hasil Kekayaan

1 hari lalu

Lukas Enembe Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Dicecar Soal Nama Pengusaha dan Hasil Kekayaan

Kuasa Hukum, Lukas Enembe Petrus Bala Pattyona, mengatakan kliennya ditanyai sejumlah pertanyaan termasuk mengkonfirmasi sejumlah nama pengusaha


KPK Periksa Kembali Lukas Enembe untuk Tanyakan Barang Bukti

1 hari lalu

KPK Periksa Kembali Lukas Enembe untuk Tanyakan Barang Bukti

Lukas Enembe menjadi tersangka dalam kasus suap sejumlah proyek pembangunan di Papua.


Nama Said Aqil Disebut di Sidang Kasus Unila, Sekretaris SAS Institute: Beliau Subyek Korban

1 hari lalu

Nama Said Aqil Disebut di Sidang Kasus Unila, Sekretaris SAS Institute: Beliau Subyek Korban

Sekretaris Eksekutif Said Aqil Siroj Institute, Abi Rekso menyatakan Said Aqil menjadi subjek korban dalam praktik korupsi di Unila.


Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

1 hari lalu

Ini Alasan KPK Menambah Personel dari Kepolisian

Sebanyak 15 orang personel Polri bergabung dengan KPK sebagai penyidik. Mereka telah menjalani serangkaian tahapan seleksi